Kesehatan

Kok Bisa Berat Badan Naik Saat Puasa? Ini Jawabannya

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 26 April 2022
Kok Bisa Berat Badan Naik Saat Puasa? Ini Jawabannya

Kenaikan berat badan dipengaruhi oleh beberapa faktor. (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BULAN puasa nampaknya jadi momen yang pas buat kamu ingin menurunkan berat badan. Tapi, ternyata tidak sedikit juga yang berat badannya justru meningkat selama puasa. Kok bisa begitu, ya? Padahal jadwal makan selama puasa cenderung lebih sedikit dari biasanya.

Keterbatasan dalam makan dan minum di bulan puasa bisa menjadi cara yang sehat dan efektif untuk menurunkan berat badan. Meski begitu, ternyata ada beberapa hal yang bisa menyebabkan berat badan justru mengalami kenaikan selama puasa.

Melansir laman Alodokter, penyebab yang pertama adalah makan secara berlebihan. Hal ini bisa terjadi karena saat berpuasa, tubuh akan beradaptasi dengan cara menahan nafsu makan. Namun setelah berbuka, nafsu makan cenderung kembali meningkat, sehingga kamu mungkin akan merasa sangat lapar. Jika tidak dikendalikan dengan baik, rasa lapar tersebut bisa menyebabkan kamu makan secara berlebihan, mulai dari waktu berbuka hingga sahur.

Baca juga:

Tradisi Nyekar Setiap Tahun Sebelum Puasa

Kok Bisa Berat Badan Naik Saat Puasa?
Hindari makanan tinggi lemak saat berbuka atau sahur. (Foto: Unsplash/Jonathan Borba)


Mengonsumsi makanan yang tidak sehat seperti makanan terlalu manis, saji cepat, makanan tinggi lemak, atau goreng-gorengan, merupakan kebiasaan kurang baik yang kerap dilakukan ketika berbuka puasa.

Meski tinggi akan kalori, gula, dan lemak jenuh, tetapi minim kandungan nutrisi. Apabila dikonsumsi secara berlebihan, berbagai makanan tersebut dapat menyebabkan kenaikan berat badan di bulan puasa.

Faktor lainnya adalah berkuranganya aktivitas fisik. Tubuh lemas karena menahan lapar dan haus selama berpuasa kerap membuat orang menjadi malas untuk melakukan aktivitas fisik.

Padahal dengan begitu, badanmu tetap fit, segar, dan berat badan pun bisa terkendali. Jadi jika selama puasa pola makanmu tidur terkontrol dan tidak aktif secara fisik, maka jangan bingung kenapa berat badanmu naik.

Baca juga:

Kenali Ciri 'Si Pura-Pura Puasa' di Tongkrongan

Kok Bisa Berat Badan Naik Saat Puasa?
Kurang tidur akan memengaruhi nafsu makan. (Foto: Unsplash/Lux Graves)

Selain pola makan, berpuasa juga dapat memengaruhi pola tidur kita sehari-hari. Normalnya, orang dewasa perlu tidur setidaknya tujuh sampai sembilan jam setiap harinya. Namun, di bulan Ramadan, durasi tidur malam mungkin akan berkurang karena harus bangun untuk sahur.

Penelitian menunjukkan ada kaitan antara kurang tidur dan peningkatan berat badan. Alasannya, kurang tidur dapat memicu tubuh untuk menghasilkan hormon perangsang nafsu makan, sehingga kamu lebih berisiko untuk makan banyak.

Jika ingin mempertahankan berat badan, coba hindari makan secara berlebihan saat waktu berbuka dan sahur. Sebaliknya, konsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan kalorimu. Saat sahur dan berbuka, pilih makanan yang tinggi akan kandungan serat dan protein agar rasa kenyang bisa bertahan lebih lama. Hindari juga mengonsumsi makanan yang tinggi gula, tinggi garam, dan makanan berlemak. (and)

Baca juga:

Fakta-Fakta Puasa Muslim Islandia selama 22 Jam

#Kesehatan #Puasa #Info Kesehatan #Kesehatan #Puasa #Info Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Lifestyle
Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Rajab 1447 H: Bacaan, Jadwal, dan Keutamaannya
Niat puasa Ayyamul Bidh bulan Rajab 1447 H lengkap dengan jadwal Januari 2026 serta keutamaan puasa sunnah yang bernilai pahala besar.
ImanK - Minggu, 04 Januari 2026
Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Rajab 1447 H: Bacaan, Jadwal, dan Keutamaannya
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Bagikan