Kodam Jaya Pamerkan Alutsista TNI AD di Kampus-kampus

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 28 September 2015
Kodam Jaya Pamerkan Alutsista TNI AD di Kampus-kampus

Panser Tarantula merupakan salah satu kendaraan tempur milik TNI AD yang dipamerkan dalam pameran Alutsista Kodam Jaya (MerahPutih Foto/Bahaudin Marcopolo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-70 pada 5 Oktober mendatang, Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya/Jayakarta melakukan beberapa kegiatan demi mempererat kedekatan TNI dengan masyarakat. Kali ini, Kodam jaya melakukan pameran alat utama sistem persenjataan (alusista) di kampus Universitas Borobudur.

"Kegiatan pameran alutsista yang digelar kali ini merupakan rangkaian kegiatan Road to Campus Kodam Jaya untuk memperkenalkan alat sistem pertahanan TNI AD pada kalangan masyarakat yang lebih luas, terutama adik-adik mahasiswa," ucap Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana yang didampingi Wakil Rektor-2, Prof DR Ir Rudi Bratamanggala saat membuka acara pameran alutsista di kawasan Universitas Borobudur, Jakarta Timur, Selasa (28/9).

Dengan adanya pameran alusista ini, kata Teddy, diharapkan informasi yang baik terkait setiap kegiatan TNI diketahui oleh masyarakat, termasuk perkembangan kemampuan alutsista saat ini.

"Kegiatan ini juga merupakan wujud pertanggungjawaban moral atas dukungan rakyat. Kita memandang penting untuk menggelar pameran (alutsista) ke kampus-kampus di seluruh wilayah Jakarta, dengan harapan dapat lebih membangkitkan kesadaran dan kebanggaan masyarakat terutama kalangan pelajar dan mahasiswa, bahwa aspek pertahanan penting untuk mempertahankan bangsa Indonesia," ucap Teddy.

Selain memamerkan alusista yang dimiliki TNI, digelar kegiatan lain seperti photo booth, pentas seni, games kemiliteran dan kuis. Semua kegiatan bisa disaksikan gratis oleh para pengunjung. Pameran dan rangkaian kegiatan menjadi sarana edukasi dan hiburan bagi mahasiswa dan masyarakat yang berada di sekitar kampus. Kodam Jaya sekaligus menyelenggarakan pelayanan pengobatan gratis yaitu pengobatan umum kepada 600 warga, pengobatan gigi kepada 100 warga, dan sunatan massal 100 orang.

Berikut rincian daftar alutsista yang dipamerkan di antaranya 2 unit panser Anoa Yonmek-201, 2 unit panser V150 Intai Yonkav-7, 1 unit Jihandak, 1 Ransus jihandak Denzipur-3, 1 unit Ss2 V2, senjata M16 A1, pistol FNP1 dan FNP2 Yonmek-201, Peralatan PHH Brigif-1, Unit Motorize dari Peleton Pengintai 8 unit 4 trail dan 4ninja brigif-1, 1 unit meriam 76mm gunung dan 1 unit meriam 75mm yonarmed-7, 1 unit sig sauer p226, g2 combat, glock 17, glock 19, jericho, browning, hk p7, hk p7k4, pistol uzi, alkom, senapn famas dan seragam sat-81 guktor dan loreng DM Kopassus, 1 unit kapal motor cepat RBB, 1 unit Lcr silinger Bekangdam Jaya, 1 unit mobil pernika Yonhub, 1 unit Smb 12.7mm dan 1 unit Meriam 57 mm s-60 tanpa akt yonarhanud-6. Semua itu dapat disaksikan dalam pameran untuk menyambut HUT TNI ke-70 5 Oktober mendatang. (yni)

 

Baca Juga:

  1. Parade Prajurit dan Demonstrasi Perang Meriahkan HUT TNI
  2. HUT TNI Ke-70 Dipusatkan di Cilegon
  3. Atraksi 6 Pesawat Tempur Meriahkan HUT TNI AU
  4. Korem Wijayakrama Gelar Pameran Alutsista
  5. Presiden Jokowi Pasarkan Alutsista Dalam Negeri ke Negara Arab

 

#Mayjen Teddy Lhaksmana #Universitas #Kampus #Kodam Jaya
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
DPR menilai kasus dugaan kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta sudah masuk kategori darurat dan tak boleh ditutup-tutupi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
Indonesia
Habib Syarief: Penutupan Prodi Bentuk Bunuh Diri Intelektual
Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief menilai rencana penutupan prodi yang dianggap tidak relevan berisiko mengancam kebebasan akademik dan keragaman ilmu pengetahuan.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Habib Syarief: Penutupan Prodi Bentuk Bunuh Diri Intelektual
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
Oknum Dokter Kampus Lecehkan Puluhan Mahasiswi, Legislator Desak Pelaku Dihukum Berat
Perbuatan tersebut telah mencoreng muruah dunia pendidikan serta profesi kedokteran.
Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Oknum Dokter Kampus Lecehkan Puluhan Mahasiswi, Legislator Desak Pelaku Dihukum Berat
Indonesia
Komisi X Kritik Rencana Kemendiktisaintek, Lebih Tepat Transformasi Bukan Tutup Massal Prodi
Prodi yang dianggap kurang relevan sebaiknya direvitalisasi melalui penguatan kurikulum, pendekatan interdisipliner, serta keterkaitan dengan potensi daerah dan kekayaan budaya lokal.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Komisi X Kritik Rencana Kemendiktisaintek, Lebih Tepat Transformasi Bukan Tutup Massal Prodi
Indonesia
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Penerapan efisiensi yang berlebihan dalam dunia pendidikan berisiko menyempitkan ekosistem keilmuan nasional
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Indonesia
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Kemendiktisaintek mendorong perguruan tinggi menutup prodi tak relevan dan mengembangkan prodi baru sesuai 8 industri strategis.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Indonesia
Komisi X DPR: Kampus Gagal Cegah Kekerasan Seksual, Diminta Belajar dari Korea Selatan
DPR soroti maraknya kekerasan seksual di kampus. Rektor diminta tegas, termasuk awasi ruang digital mahasiswa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Komisi X DPR: Kampus Gagal Cegah Kekerasan Seksual, Diminta Belajar dari Korea Selatan
Indonesia
Program 3 Juta Rumah, Prabowo Libatkan Kampus untuk Riset Perumahan
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan riset perumahan. Hal itu demi mempercepat program 3 juta rumah.
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Program 3 Juta Rumah, Prabowo Libatkan Kampus untuk Riset Perumahan
Dunia
Presiden Trump Gugat Kampus Harvard Atas Tuduhan Antisemit, Tuntut Ganti Rugi Rp 16,9 T
Presiden Donald Trump resmi menggugat Universitas Harvard ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Massachusetts.
Wisnu Cipto - Sabtu, 21 Maret 2026
Presiden Trump Gugat Kampus Harvard Atas Tuduhan Antisemit, Tuntut Ganti Rugi Rp 16,9 T
Bagikan