Klaster Mahasiswa UNS Terpapar COVID-19 Bertambah 34 Orang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2020
Klaster Mahasiswa UNS Terpapar COVID-19 Bertambah 34 Orang

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Solo, Jawa Tengah mencatat adanya penambahan 13 pasien yang terpapar virus corona dari klaster mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) paru Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Dengan demikian total klaster mahasiswa UNS yang selam ini jalani praktik di RSUD dr Moewardi Solo menjadi 34 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengungkapkan tambahan 13 pasien COVID-19 dari klaster mahasiswa PPDS paru UNS Surakarta ini berdasarkan hasil tracing masif yang dilakukan pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Tambahan pasien baru terdiri dari mahasiswa dan dokter senior.

Baca Juga

Penderita ISPA dan Pneumonia Masuk Katagori Suspek COVID

"Deteksi awal hanya ada 25 pasien COVID-19 dari klaster mahasiswa PPDS paru UNS Surakarta. Ternyata ada tambahan 13 pasien baru," kata Ning sapan akrabnya pada Merahputih.com, Kamis (16/7).

Dikatakannya, dari 34 orang terpapar COVID-19 dari mahasiswa PPDS paru UNS Surakarta ini sebanyak 13 orang tercatat sebagai warga Solo. Sementara sisanya dari luar Kota Solo diantaranya, Karanganyar, Sukoharjo, dan lainnya.

Puluhan driver ojol dan masyarakat umum menjalani tes PCR yang diadakan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo. (MP/Ismail)

Ada kemungkinan, data pasien positif di Kota Solo akan kembali bertambah dari klaster mahasiswa PPDS paru. Mengingat sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan finalisasi data.

"Kami juga lakukan tracing di lokasi indekos mereka semua dengan melibatkan kecamatan dan kelurahan. Jangan sampai klaster ini menyebar luas hingga memunculkan klaster baru," papar dia.

Baca Juga

Update Corona DKI Rabu (15/7): 15.173 Positif, 9.721 Orang Sembuh

Kasubbag Hukum dan Humas RSDM, Eko Haryati mengatakan, belum menerima laporan tersebut. Namun demikian, ia menegaskan pelayanan kepada pasien hingga saat ini di RSUD dr Moewardi tidak terganggu.

"Yang positif mayoritas PPDS UNS sehingga tidak menganggu layanan kami kepada pasien, karena mereka bukan penanggung jawab pasien," tutup Eko. (Ismail/Jawa Tengah)

#COVID-19 #Test Covid 19 #Kasus Covid #Kalung Covid #Anggaran COVID
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan