Klarifikasi Pusri Terkait Dugaan Korupsi Penjualan Pupuk

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 30 Agustus 2021
Klarifikasi Pusri Terkait Dugaan Korupsi Penjualan Pupuk

PT Pupuk Pusri Palembang. Foto: pusri.co.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Manajemen PT Pupuk Pusri memberikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan di media massa mengenai dugaan korupsi penjualan pupuk non-subsidi dan pelaksanaan proyek pembangunan pabrik Pusri 2B.

"Terkait dengan pembangunan Pusri 2B sesuai dengan kontrak yang telah disepakati oleh PT. Pusri dengan kontraktor (Toyo-Rekind), sehingga tidak ada hubungan dengan kontraktor lain," ucap Pejabat Humas PT Pusri, Soerjo Hartono dalam keterangannya di Palembang, Senin (30/8).

Baca Juga

Mega Korupsi Asabri, Kejagung Tahan Saudara Kandung Benny Tjokro

Sementara, mengenai penjualan pupuk non-subsidi,katanya, PT Pusri telah melaksanakan bisnis sesuai dengan prosedur.

Untuk menjalankan proses bisnis, PT.Pusri selalu mengedepankan prinsip GCG dan mematuhi perundang undangan yang berlaku serta selalu kooperatif dalam usaha menegakkan hukum dan semua proses sudah dilaksanakan sesuai ketentuan dan prosedur.

Untuk permasalahan tersebut PT Pusri akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Sebagai warga negara yang baik harus patuh pada hukum dan wajib hadir apabila dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum untuk memberikan penjelasan permasalahan tersebut sesuai dengan kondisi sebenarnya," katanya dikutip Antara

Gedung Kejaksaan Tinggi Sumsel (ANTARA/Yudi Abdullah/21)
Gedung Kejaksaan Tinggi Sumsel (ANTARA/Yudi Abdullah/21)

Sebelumnya, aktivis antikorupsi Bareta Sumsel mengapresiasi kejaksaan tinggi (kejati) setempat pada Agustus 2021 ini mulai mengusut dugaan korupsi di PT Pusri Palembang dan meminta menindak siapa pun yang terlibat.

"Ada sejumlah kasus dugaan korupsi di PT Pusri seperti penyelewengan dana penjualan pupuk nonsubsidi dan pembangunan pabrik Pusri 2 B," katanya

Menurut dia, pihaknya mengapresiasi penyidik Kejati Sumsel yang telah memproses dugaan korupsi bernilai miliaran rupiah penyalahgunaan penjualan pupuk nonsubsidi yang diduga melibatkan oknum Manager Pemasaran PT Pusri

"Untuk kasus pupuk sudah ada kemajuan dari penyelidikan ditingkatkan ke penyidikan dan sudah ekspose untuk penetapan tersangka, namun untuk pembangunan pabrik Pusri 2 B, akan didorong lebih serius," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Rekam Jejak Yoory, Orang Kepercayaan Ahok yang Tersandung Korupsi Lahan DKI

#Kasus Korupsi #Breaking #Dugaan Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Dikenal sebagai salah satu tokoh politik muda di Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Indonesia
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Indonesia
Tong Biru KPK Temani Bupati Klaten Digelandang Masuk KPK, Bukti Sitaan Uang Tunai Rp 1 Miliar Terungkap!
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung KPK Jumat pagi bersama tong biru bukti sitaan Rp 1 Miliar. Simak pernyataan maaf dan perkembangan kasusnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Tong Biru KPK Temani Bupati Klaten Digelandang Masuk KPK, Bukti Sitaan Uang Tunai Rp 1 Miliar Terungkap!
Indonesia
20 Orang diamankan KPK di Mapolres Imbas OTT Bupati Klaten
Tim penindakan juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai dengan hitungan sementara sejumlah sekitar Rp 1 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
20 Orang diamankan KPK di Mapolres Imbas OTT Bupati Klaten
Indonesia
KPK Bukan Cuma Ciduk Bupati Klaten Hamenang, Mobil Pj Sekda Jaka Purwanto Ikut Terseret
OTT KPK di Klaten seret Pj Sekda Jaka Purwanto dan pejabat OPD. Mobil dinas AD 11 C terparkir di Polresta, lokasi pemeriksaan disterilkan ketat!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
KPK Bukan Cuma Ciduk Bupati Klaten Hamenang, Mobil Pj Sekda Jaka Purwanto Ikut Terseret
Indonesia
Bupati Klaten Diduga Kena OTT KPK, Begini Kata Gubernur Jateng
Terkait kemungkinan langkah yang akan diambil Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Luthfi belum memberikan keterangan lebih jauh.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Bupati Klaten Diduga Kena OTT KPK, Begini Kata Gubernur Jateng
Indonesia
Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Politikus PDIP Aktif di Ikatan Mas dan Mbak Jateng
Profil dan rekam jejak Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang diamankan OTT KPK pada 15 Oktober 2026. Simak biodata, riwayat organisasi, dan karier politiknya!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Politikus PDIP Aktif di Ikatan Mas dan Mbak Jateng
Indonesia
Bupati Klaten Hamenang Diciduk KPK, Wakilnya Kabur Dikejar Wartawan
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ditangkap OTT KPK. Wabup Linda Benny terekam berlari kabur hindari wartawan. Simak berita selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Bupati Klaten Hamenang Diciduk KPK, Wakilnya Kabur Dikejar Wartawan
Indonesia
Ikut Terciduk OTT Lolos Tersangka, Sestama BNPB Rustian Tinggalkan KPK Tanpa Komentar
Sestama BNPB Rustian dipulangkan KPK usai diperiksa intensif setelah sempat ikut diamankan dalam OTT pengadaan dana bencana. Simak penjelasan Jubir KPK Budi Prasetyo!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Ikut Terciduk OTT Lolos Tersangka, Sestama BNPB Rustian Tinggalkan KPK Tanpa Komentar
Indonesia
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
KPK gelar OTT dan tangkap Sestama BNPB Rustian terkait dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan. Cek profil dan kronologi penangkapan beserta barang buktinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
Bagikan