Klaim tak Ada Bukti Pelanggaran HAM, Fadli Zon Justru Ungkit Jasa Besar Soeharto untuk Indonesia

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 10 November 2025
Klaim tak Ada Bukti Pelanggaran HAM, Fadli Zon Justru Ungkit Jasa Besar Soeharto untuk Indonesia

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Foto: Dok. Kementerian Kebudayaan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden ke-2 RI, Soeharto, resmi mendapat gelar pahlawan nasional.

Menteri Kebudayaan RI sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon menegaskan, bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan Soeharto terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.

Ia juga menjelaskan, berbagai tuduhan yang selama ini diarahkan kepada Soeharto hanya sebatas dugaan dan belum pernah terbukti secara hukum.

“Iya, dugaan itu kan tidak pernah terbukti juga," kata Fadli Zon seusai pemberian gelar pahlawan nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/11/).

Baca juga:

Jusuf Kalla soal Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Ada Kekurangan, tapi Jasanya Lebih Banyak

Termasuk dalam hal dugaan kasus yang terjadi dalam pelanggaran HAM saat demonstrasi 1998.

"Pelanggaran HAM yang mana, 98? Apa misalnya. Kerusuhan Mei kan tidak ada kaitannya, pada bagian mana," ujar Fadli.

Menurut Fadli, proses penetapan gelar pahlawan nasional bagi Soeharto dan tokoh-tokoh lainnya datang dari usulan masyarakat dan telah melalui kajian mendalam.

Kajian dilakukan oleh tim peneliti dan pengkaji gelar pusat (TP2GP) yang terdiri atas berbagai unsur, seperti sejarawan, akademisi, tokoh agama, dan aktivis.

Baca juga:

Pemberian Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Cederai Semangat Antikorupsi, Pembelokan Sejarah Reformasi

Politikus Partai Gerindra itu juga mengungkaplan, Soeharto memiliki jasa besar dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Kiprah Soeharto dalam sejarah perjuangan bangsa diakui melalui sejumlah peran penting, seperti keterlibatannya dalam Serangan Umum 1 Maret 1949, pertempuran Ambarawa, dan pertempuran Lima Hari di Semarang.

Selain itu, Soeharto juga pernah memimpin Operasi Mandala untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda.

Baca juga:

Golkar Apresiasi Prabowo, Gelar Pahlawan Nasional Terhadap Soeharto dan Gus Dur Dinilai Sebagai Simbol Rekonsiliasi

Hal itu termasuk menghentikan pemberontakan yang dilakukan melalui gerakan 30 September PKI.

Selama masa kepemimpinannya sebagai presiden, Soeharto juga dinilai berjasa dalam membangun fondasi ekonomi nasional melalui pembangunan lima tahunan (Repelita), serta berhasil menekan laju inflasi yang sempat mencapai 600 persen pascatahun 1965.

"Jadi banyak sekali," ucap Fadli. (knu)

#Gelar Pahlawan Soeharto #Fadli Zon #Soeharto #Pelanggaran HAM
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Lifestyle
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Tanggal 21 Mei memperingati Hari Reformasi Nasional, Hari Teh Internasional, hingga sejarah berdirinya FIFA. Simak daftar peristiwa pentingnya lengkap di sini
ImanK - Rabu, 20 Mei 2026
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Lifestyle
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Jakarta Art Gardens juga menjadi sarana edukasi publik agar semakin dekat memahami dan menghargai seni rupa sebagai bagian penting dari kehidupan budaya kita
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Indonesia
Hidayat Nur Wahid Kecam UU Hukuman Mati Israel, Dinilai Diskriminatif terhadap Palestina
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, mengecam keras pengesahan UU hukuman mati oleh parlemen Israel terhadap tahanan Palestina.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
Hidayat Nur Wahid Kecam UU Hukuman Mati Israel, Dinilai Diskriminatif terhadap Palestina
Indonesia
DPR Desak Komnas HAM Tetapkan Kasus Andrie Yunus sebagai Pelanggaran HAM
Komisi XIII DPR mendesak Komnas HAM untuk menetapkan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Soffi Amira - Minggu, 29 Maret 2026
DPR Desak Komnas HAM Tetapkan Kasus Andrie Yunus sebagai Pelanggaran HAM
Indonesia
Datangi Keraton Solo, Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Sesuai Mandat Presiden
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menegaskan proses revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan dilanjutkan secara bertahap
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Datangi Keraton Solo, Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Sesuai Mandat Presiden
Indonesia
Warga Kedung Ombo, Boyolali, Gugat Presiden Prabowo soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Soeharto masih belum membayar ganti rugi tanah puluhan warga setempat akibat proyek negara Waduk Kedung Ombo Boyolali pada 1985-1989.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
Warga Kedung Ombo, Boyolali, Gugat Presiden Prabowo soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Bagikan