Klaim PSI Terkait Karangan Bunga Dukungan Interplasi Formula E
Karangan bunga dukung hak interpelasi Formula E. (Foto: MP/Asropih)
MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI menyikapi kiriman karangan bunga yang terus berjajar di halaman gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat. Karangan bunga tersebut berisikan dukungan Fraksi PSI dan PDI Perjuangan terkait ajang balap Formula E.
Wakil Ketua Fraksi PSI Justin Adrian Untayana menilai, kiriman karangan bunga ini menunjukkan masyarakat juga menginginkan kejelasan penggunaan uang rakyat melalui interpelasi Formula E.
Baca Juga:
Karangan Bunga Hak Interpelasi Formula E Disebut dari Barisan Sakit Hati
"Semoga keinginan rakyat atas interpelasi ini dapat ditangkap oleh Pimpinan Partai-Partai lain sehingga makin banyak yang bergabung dalam upaya membuka tabir gelap formula E,” ujarnya.
Justin menuturkan interpelasi sesungguhnya akan menjadi ajang bagi Gubernur Anies Baswedan untuk secara transparan mempertanggungjawabkan semua agenda terkait Formula E, sehingga masyarakat tahu keseluruhan detail mulai dari perencanaan, total biaya pengeluaran dan berapa yang sudah dibayarkan.
"Masyarakat berhak mendapatkan penjelasan detail mengenai program yang digelar dengan uang rakyat tersebut," ujar Justin.
Menurutnya, hak interpelasi seharusnya tidak dihindari karena hanya merupakan forum tanya jawab yang diatur dalam Peraturan DPRD No. 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD.
"Interpelasi adalah hak yang menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD. Malah seharusnya Gubernur Anies menggunakan forum ini untuk menjelaskan dan membuktikan kepada masyarakat bahwa Formula E dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Jakarta," ungkapnya. (Asp)
Baca Juga:
Respons Santai Wagub DKI soal Karangan Bunga Dukung Interpelasi Anies
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Pilkada Butuh Banyak Uang Memicu Politik Transaksional, Guru Besar STIK Yakin Bakal Ada Ancaman Demokrasi
Tolak Keras Pilkada Lewat DPRD, Gerakan Rakyat: Ini Permufakatan Elit Rampas Kedaulatan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Pengamat Ungkap Keuntungan Kepala Daerah Dipilih DPRD, Lebih Irit Anggaran, Minim Gesekan hingga Perkuat Konsolidasi
Partai Buruh Tolak Pilkada Melalui DPRD, Dukung Pemilihan Langsung oleh Rakyat
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional