KIB Segera Tentukan Capres dan Cawapres Dalam Waktu Dekat

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 30 Januari 2023
KIB Segera Tentukan Capres dan Cawapres Dalam Waktu Dekat

Penandatangan nota kesepahaman Koalisi Indonesia Bersatu, di Jakarta, Sabtu (4/6). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Persiapan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengusung bakal Capres dan Cawapres di Pemilu 2024 makin matang.

Plt Ketua Umum PPP Mohammad Mardiono mengatakan pimpinan dari tiga partai di KIB akan bertemu pekan ini.

Baca Juga:

Koalisi Pilpres Diprediksi Lebih dari 2 Poros

KIB akan langsung mengadakan pertemuan saat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan berada di Jakarta.

"Kemarin pak Airlangga (Ketum Golkar Airlangga Hartarto) bilang, begitu pak Zulhas pulang, kita gerak," tutur Mardiono kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/1).

Ia menuturkan, pertemuan ketiga pimpinan partai sudah direncanakan.

"Sudah ada pematangan tentang tokoh-tokoh nanti yang layak kita usung oleh masing-masing parpol, oleh masing-masing partai koalisi," kata Mardiono.

Baca Juga:

Kunjungan NasDem ke PKB-Gerindra Jangan Dianggap Bangun Koalisi

Partai Golkar bulat mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres 2024.

Sementara PAN sudah menentukan sembilan sosok capres yang akan diusulkan sebagai capres. Diantaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kemudian, PPP masih menampung aspirasi dari akar rumput perihal sosok yang harus diusulkan oleh partai berlambang Ka'bah tersebut. Dari hasil aspirasi, mayoritas kader memilih sosok Ganjar Pranowo sebagai capres di 2024.

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) hingga saat ini belum menentukan siapa sosok calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Berbeda dengan Koalisi Perubahan yang diisi Nasdem, Demokrat dan PKS yang hampir pasti kompak mengusung Anies Baswedan. (Knu)

Baca Juga:

Koalisi Perubahan Pengusung Anies Segera Terwujud

#DPP PPP #Partai Demokrat #PKS #Pemilu #Pemilu 2024 #Pilpres #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
salah satu persoalan yang perlu diperjelas adalah siapa yang bertanggung jawab terhadap aset setelah dilakukan penyitaan maupun perampasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Bagikan