Kiat Berhenti Merokok Tanpa Khawatir Berat Badan Bertambah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 03 Desember 2023
Kiat Berhenti Merokok Tanpa Khawatir Berat Badan Bertambah

Berhenti merokok butuh komitmen. (Foto: Pexels/Basil MK)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENINGGALKAN kebiasaan merokok seringkali dihadapi dengan kekhawatiran akan terjadi kenaikan berat badan. Tapi, ada cara efektif untuk mengatasi kedua tantangan tersebut. Dalam upaya berhenti merokok, tanpa harus merasa khawatir tentang pertambahan berat badan, ada beberapa tip yang dapat membantu kamu.

Seperti dikabarkan Alodokter, kebiasaan merokok terbukti dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, oleh karena itu sudah seharusnya kamu menjauhi lintingan temabakau ini. Namun, jika sudah terlanjur menjadi perokok setelah bertahun-tahun, tidak ada kata terlambat untuk berhenti dari kebiasaan tersebut.

Dengan berhenti merokok, kamu bisa mendapatkan berbagai manfaat. Mulai dari terhindar penyakit serangan jantung dan kanker, stamina dan performa seks lebih optimal, dan meningkatkan kesuburan.

Baca juga:

Fakta Terbaru Dari Kebiasaan Merokok pada Anak

Sayangnya, untuk menghentikan kebiasaan merokok bukanlah hal yang mudah. Zat adiktif yang ada pada rokok membuat para penggunanya terus mencari bahkan candu. Kabarnya, berhenti dari lintingan daun tembakau ini, menyebabkan berat badan kamu lebih mudah naik.

Berhenti merokok tembakau sering dikaitkan dengan kenaikan berat badan. (Foto: Pexels/Pixabay)

Sebelum kamu mengetahui cara mencegah naiknya berat badan akibat berhenti merokok, kamu wajib tahu ada beberapa cara untuk mempermudah fase berhenti merokok kamu seperti mengunyah permen karet, menggosok gigi lebih sering, mengalihkan perhatian dan menahan diri untuk tidak merokok dengan melakukan aktivitas lain, seperti membaca buku, menonton film, bermain game, melakukan meditasi, atau berolahraga.

Pertambahan berat badan setelah berhenti merokok dapat diatasi dengan olahraga rutin dan mengonsumsi makanan yang sehat dan berkualitas. Agar kamu bisa berhenti merokok sekaligus menjaga berat badan agar tetap ideal, wajib kamu ketahui beberapa tip ini.

1. Jalani pola makan sehat

Berhenti merokok bukan hal yang mudah, terutama bagi kaum yang sudah lama merokok. Agar berat badan tetap stabil, cobalah untuk memperbaiki pola makan saat mulai berhenti merokok. Sebagai langkah awal, kamu bisa mengonsumsi beberapa makanan yang bernutrisi.

Baca juga:

Perempuan Sebaiknya Tidak Merokok, Dampaknya Berat

Cara tepat mencegah kenaikan berat badan yaitu olahraga yang teratur. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

2. Olahraga secara teratur

Melakukan olahraga tentu dapat membakar kalori, sehingga mencegah meningkatnya berat badan, sekaligus mengontrol hasrat untuk merokok menjadi berkurang. Olahraga juga dapat meringankan gejala putus nikotin yang kerap timbul pada masa awal kamu berhenti merokok.

3. Memiliki pola pikir positif

Wajib kamu ketahui, berat badan yang meningkat wajar terjadi setelah berhenti merokok, namun efek ini sifatnya sementara. Oleh sebab itu, selalu memiliki pola pikir yang positif dan ingat motivasi utama kamu berhenti merokok, yaitu untuk memeroleh tubuh yang sehat. (zvw)

Baca juga:

Rokok Herbal Lebih Aman untuk Kesehatan? Ketahui Faktanya

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan