MerahPutih.Com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin, mengatakan dirinya tak masalah jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak memberikan kisi-kisi saat debat kedua nanti.
Hal itu ditegaskan Kiai Ma'ruf merespons evaluasi KPU terhadap debat pertama yang dianggap datar karena sudah lebih dulu membocorkan kisi-kisi kepada paslon capres-cawapres sebelum debat berlangsung.
"Kita kan selalu siap saja apa yang keputusan KPU. Dan hasil kesepakatan kita akan menerima apa saja, kita akan ikuti apa saja, dan kita akan siap saja untuk mengikuti bentuknya seperti apa," kata Kiai Ma'ruf di Jakarta, Minggu (20/1).
Sehingga, menurut dia, ini bukan masalah untuk dirinya. Apalagi untuk pasanganya Joko Widodo (Jokowi). Ia pun mengaku siap apapun keputusan yang ditetapkan KPU nantinya.
"Ya kalau sudah menjadi keputusan, harus siap," jelas Kiai Ma'ruf.
Sementara itu, Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, menegaskan, dari awal, bukan pihaknya yang meminta adanya kisi-kisi tersebut. Pada prinsipnya pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sangat siap dengan format apapun.
"Kita tahu juga bahwa dalam format debat yang pertama, siapa yang mengusulkan soal kisi-kisi. Yang jelas bukan kami," ungkap Ace.
Dimana, tegas dia, pihaknya akan selalu ingin mengeksplorasi lebih jauh tentang kedalaman visi misi dan program-program.
"Kita bisa lihat kemarin debat yang pertama, justru Paslon 01 yang paling orisinil, paling siap, dan paling konkret di dalam perdebatan debat pertama itu. Jadi tidak benar kalau di sosmed dikatakan kita yang mencontek," tutupnya.
Seperti diketahui, komisioner KPU,Wahyu Setiawan mengatakan KPI memutuskan tidak lagi memberikan kisi-kisi materi pertanyaan debat kepada capres ke pasangan calon. Keputusan ini diambil dalam evaluasi debat pertama capres.
"Salah satu evaluasi, kita rekomendasikan untuk debat berikutnya, abstraksi soal yang dibuat panelis tidak diberitahukan kepada paslon," kata Wahyu Sabtu (19/1) kemarin.
Kebijakan ini diambil KPU dengan evaluasi yang diterima dari banyak pihak, termasuk masyarakat.
Menurut dia, tujuan penghapusan kisi-kisi ke paslon sebelum debat, agar capres cawapres bisa tampil dengan performa terbaik.(Asp)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Terkait Gelombang Pasang Selama Empat Hari ke Depan

