Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kiai dan Ulama Diklaim Inginkan Cak Imin Jadi Capres atau Cawapres

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 15 Januari 2023
Kiai dan Ulama Diklaim Inginkan Cak Imin Jadi Capres atau Cawapres

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam kegiatan Ijtima Ulama Nusantara di Jakarta, Jumat (13/1/2023). ANTARA/Boyke Ledy Watra/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ijtima Ulama Nusantara merekomendasikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin maju di Pilpres 2024.

Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB, KH Maman Imanulhaq mengatakan, para kiai dan ulama menginginkan Cak Imin menjadi capres atau cawapres.

Baca Juga:

Wapres Diklaim Dukung Cak Imin Maju Pilpres 2024

"Iya, kita sangat mendukung (Cak Imin maju Pilpres 2024), adapun realitas politik kita sangat percaya bahwa Gus Muhaimin bisa menentukan bagaimana posisionting PKB ini," kata Maman di Hotel Millenium, Jakarta, Sabtu (14/1).

Maman mengatakan, para kiai dan ulama, juga memberikan mandat penuh kepada Cak Imin untuk menentukan arah dan kebijakan PKB dalam menyongsong Pemilu 2024.

Termasuk, kata Maman, langkah PKB untuk meraih target 100 kursi di DPR pada Pemilu 2024 serta penentuan capres-cawapres dan koalisi Pilpres 2014.

"Dan pemenangan masuk tiga besar di 2024, termasuk juga soal kepemimpinan nasional," ujar Maman.

Rekomendasi lain, lanjut Maman, para kiai dan ulama menyatakan siap untuk menjadi juru kampanye PKB di setiap tingkatan.

Para kiai dan ulama akan mengawasi dan memastikan program-program PKB di masyarakat berjalan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Karena waktunya lumayan masih panjang dan para kiai ini akan turun dor to dor, dari satu pintu ke pintu lain, dari satu kampung ke kampung lain. Karena kebetulan kami juga yang hadir banyak para dai-dai yang di daerahnya memiliki jangkauan jamaah yang kuat," ujarnya.

Maman berharap Pemilu 2024 bisa menghasilkan pesta demokrasi yang berkualitas dengan para pemimpin terpilih yang mumpuni dan amanah.

"Pertarungan itu jangan jadi benturan yang menghancurkan kebersamaan tapi justru menjadi harmoni demokrasi yang akan menguatkan kemajuan Indonesia," kata Maman. (Pon)

Baca Juga:

Cak Imin Dorong Persebaran Dokter Tak Hanya Menumpuk di Kota Besar

#PKB #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya
Ia merasa bahagia karena Ijtima Ulama PKB secara tegas menyatakan dukungan terhadap arah pembangunan ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah tidak Antikritik, tetapi bukan Fitnah
Pemerintah memahami bahwa kritik memiliki fungsi untuk mengoreksi jalannya pemerintahan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah tidak Antikritik, tetapi bukan Fitnah
Indonesia
Presiden Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi Indonesia
Gagasan ekonomi yang dijalankan pemerintah bukanlah pemikiran baru ataupun milik pribadi, melainkan berlandaskan amanat konstitusi Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Presiden Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi Indonesia
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Berita Foto
Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 Juli 2026
Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta
Indonesia
Prabowo Hadiri Puncak Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa
Pada H-1 acara, PKB melantik 19.675 pengurus Dewan Pengurus Cabang PKB se-Indonesia. Setelah itu, PKB pada Kamis siang hingga sore mengadakan forum Ijtima' Ulama Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Prabowo Hadiri Puncak Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa
Indonesia
Cak Imin Lantik 19.675 DPC Baru, Janjikan Prabowo Hadir di Puncak Harlah PKB Nanti Malam
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar melantik 19.675 DPC baru se-Indonesia. Presiden Prabowo Subianto dipastikan hadir dan berpidato di puncak Harlah ke-28 PKB di JCC Senayan, Jakarta.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Cak Imin Lantik 19.675 DPC Baru, Janjikan Prabowo Hadir di Puncak Harlah PKB Nanti Malam
Berita Foto
Ketum PKB Cak Imin Kukuhkan Kepengurusan DPC se-Indonesia di Kota Tua
Suasana pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia di Kawasan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 Juli 2026
Ketum PKB Cak Imin Kukuhkan Kepengurusan DPC se-Indonesia di Kota Tua
Indonesia
RUU Kehutanan, Fraksi PKB Minta Pengelolaan Hutan Didasarkan Pasal 33 UUD
Pengelolaan kawasan hutan harus sepenuhnya berpedoman pada amanat Pasal 33 UUD 1945 untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
RUU Kehutanan, Fraksi PKB Minta Pengelolaan Hutan Didasarkan Pasal 33 UUD
Indonesia
PKB Minta Akses Aparat ke Data Warga dalam RUU Satu Data Diawasi Ketat, jangan Sampai Ganggu Privasi
Akses terhadap data warga seharusnya hanya dapat dilakukan melalui prosedur hukum yang jelas.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
PKB Minta Akses Aparat ke Data Warga dalam RUU Satu Data Diawasi Ketat, jangan Sampai Ganggu Privasi
Bagikan