KGPAA Mangkunegoro X Bawa 3 Tarian ke Mancanegara
KGPAA Mangkunegoro X membawa tiga tarian ke manca negara. (MP/Ismail)
KGPAA Mangkunegoro X Gusti Pangeran Haryo (GPH) Bhre Cakrahutomi Wira Sudjiwo memboyong tari khas Pura Mangkunegara pentas ke luar negeri. Negara yang akan dituju Malaysia, Australia dan Thaliand.
Gusti Bhre sapaan akrabnya mengatakan sejauh ini sudah ada tiga negara yang menjadi lokasi pentas tari budaya khas Mangkunegaran. Ketiga negara tersebut adalah Malaysia, Australia dan Thaliand.
Baca Juga:
"Kita akan pentas tarian seni Mangkunegaran ke mancanegara. Sasarannya adalah Malaysia, Australia dan Thaliand," ujar Gustu Bhre, Sabtu (9/7).
Diakuinya, sebelum pentas ke tiga negara, dia melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Hal ini dilakukan karena Pemkot telah sukses promosi UMKM di Paris, Prancis.
"Bulan ini rencana kami akan mengirimkan penari ke Malaysia. Kemudian bulan depan ke Australia dan bulan berikutnya ke Thailand," paparnya.
Selain pertunjukan tarian Mangkunegaran, dalam event di tiga negara tersebut juga akan diadakan workshop terkait budaya Mangkunegaran. Dia berharap langkah tersebut mampu menduniakan budaya Mangkunegaran dan Solo.
"Pelaksanaan event budaya mancanegara tersebut juga akan bekerjasama dengan universitas di masing-masing negara tujuan," tambahnya.
Baca Juga:
Ia mengatakan event ini betujuan mengenalkan kebudayaan Jawa ke masyarakat luas, tidak hanya masyarakat nasional namun juga mancanegara. Untuk jenis tarinya nanti disesuaikan dengan negara dan penontonnya.
"Untuk internal Mangkunegaran, kami juga sedang menginventarisasi kekayaan Mangkunegaran khususnya bidang kuliner," ungkapnya.
Untuk bidang kuliner ini, katanya pihaknya sedang melakukan riset dan pengembangan untuk kuliner khas Mangkunegaran. Dengan ini kekayaan kuliner ini bisa kita kenalkan pada wisatawan dan para tamu di Pura Mangkunegaran.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menilai program Pura Mangkunegaran tersebut selaras dengan revitalisasi Ngarsopuro yang dilakukan Pemkot Solo. Ia juga mendukung promosi budaya Mangkunegaran ke luar negeri.
"Pada Rabu kemarin saya bersama Menteri BUMN (Erick Thohir) kunjungi Puro Mangkunegaran. Kita kolaborasi menonjolkan kuliner khas Mangkunegara untuk tujuan wellness tourism," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Warna Merah dan Imlek, Simbol Perayaan dan Harapan Keberuntungan
21.024 Warga Solo Dicoret BPJS PBI per 1 Februari, Dampak Kebijakan Baru Pusat
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung