Keyakinan Diri Sendiri dapat Membantu Pengobatan Kanker

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 03 Maret 2022
Keyakinan Diri Sendiri dapat Membantu Pengobatan Kanker

Yang dapat meningkatkan kesembuhan atau membuat keadaanmu membaik yaitu dengan ikut berpartisipasi secara aktif dengan dokter. (Foto: Pexels/Anna Tarazevich)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CARA terbaik untuk mengatasi kanker adalah menanganinya secara langsung dengan bantuan dari diri sendiri. Belum lama ini terdapat metode koping yaitu sikap atau perilaku yang dapat membantu penyembuhan kanker dengan cara menyesuaikan diri dengan penyakit dan hanya mendapatkan sedikit perhatian dari para profesional perawatan kesehatan.

Melansir dari psychologytoday, Andrew Kneier, psikolog klinis, dan Ernest Rosenbaum, seorang ahli onkologi di Pusat Kanker Mount Zion di Universitas California di San Francisco merancang langkah-langkah baru yang dapat membantu pasien untuk menghadapi kondisinya dan meningkatkan kesehatan fisik.

Baca Juga:

Manfaat Positif Sentuhan Fisik Setiap Hari Agar Anak Merasa Damai

cemas
Mempertahankan optimisme dalam diri sendiri dapat membantu menangani pengobatan kanker. (Foto: Pexels/Andrew Neel)

Mempertahankan optimisme dalam diri sendiri dapat membantu menangani pengobatan kanker. Awalnya dianggap sulit untuk tetap bersikap positif terkait dengan penyakit yang dapat mematikan ini. Namun dengan tetap bersikap dan berpikiran positif tentunya akan membuat kamu merasa lebih optimis untuk menjalani kehidupan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa untuk tetap berpandangan positif dapat membantu pasien mengatasi ketakutannya lebih baik daripada mereka yang selalu bersikap pesimis.

Tidak hanya itu kamu juga perlu untuk tetap menyeimbangkan harapan dan realitas. Kamu mungkin memiliki kepercayaan bahwa suatu saat nanti keadaan akan membaik. Namun kamu harus tetap memahami apa yang terjadi dalam diri kamu. Keseimbangan harapan yang realistis dapat membantu kamu untuk mempersiapkan hasil untuk di masa depan nanti.

Selain itu ekspresikan perasaan atau emosi yang kamu rasakan secara lepas. Ini dapat menghilangkan sejenak beban yang kamu rasakan. Karena bagaimanapun tetap optimis bukan berarti bahwa kamu memadamkan rasa takut dan amarah yang kamu alami.

Baca Juga:

Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan

kanker
Kamu pasti akan lebih membutuhkan dan menginginkan dukungan yang baik. (Foto: Pexels/Ave Calvar Martinez)

Dengan melepaskan emosi atau perasaan yang kamu alami sebenarnya dapat membantu kamu untuk bertanya pada diri sendiri mengenai perasaan sebenarnya apakah sehat secara psikologi dan imunologis.

Di sisi lain pastinya kamu perlu juga perlu dukungan dari orang tertentu. Kamu tidak perlu berharap bahwa semua orang akan menjadi pemandu sorak pribadimu. Namun kamu pasti akan lebih membutuhkan dan menginginkan dukungan yang baik yang datang dari mereka yang dapat mendengarkan dan tetap bersama kamu walaupun dalam keadaan sulit sekalipun.

Satu hal yang pasti yang dapat meningkatkan kesembuhan atau membuat keadaanmu membaik yaitu dengan ikut berpartisipasi secara aktif dengan dokter. Kamu dapat bertanya kepada dokter tentang pilihan pengobatan alternatif atau pengobatan alami yang sekiranya dapat membantu proses penyembuhanmu. Selain itu kamu bisa mencari tahu dengan sendiri mengenai penyakit tersebut, lalu cari tahulah sikap dan perliaku apa yang dapat mempengaruhi penyakit yang kamu alami. (pid)

Baca Juga:

Mata Bukan Hanya Indah harus Sehat juga

#Lipsus Maret Kanker #Kanker #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Jenazah Ria Mariaty disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Cinere, Depok. Keluarga pun meminta doa dari semua pihak atas meninggalnya beliau.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Bagikan