Parenting

Manfaat Positif Sentuhan Fisik Setiap Hari Agar Anak Merasa Damai

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 03 Maret 2022
Manfaat Positif Sentuhan Fisik Setiap Hari Agar Anak Merasa Damai

Sentuhan fisik dengan anak, bisa memberikan manfaat positif. (Foto: Unsplash-Dakota Corbin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SENTUHAN fisik dengan anak bisa memberikan manfaat positif. Berpelukan dengan anak delapan kali sehari selama 20 detik dapat membantu stimulus anak, dan membangun ikatan emosional.

Hal tersebut dipaparkan Vera Itabiliana Hadiwidjojo selaku psikolog anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia pada sebuah diskusi daring.

Baca Juga:

Kenali Sejumlah Persiapan Penting Sebelum Punya Anak

"Sentuhan ini memang sakti banget, karena ketika ada sentuhan kasih sayang, itu mengeluarkan hormon oksitosin," jelas Vera seperti dikutip dari laman Antara.

antara ibu dan anak bisa menunjang rasa nyaman, aman (Foto: pixabay/nastyagepp)

Dengan hormon tersebut, ibu dan anak muncul rasa nyaman, aman, dan merasa dekat. Sebuah penelitian juga menyebutkan rasa nyaman dan tenang bisa membantun anak menjadi tangguh. Bahkan, anak merasa terlindungi tersebut akan mudah bangkit kembali ketika merasa sedang tidak enak badan.

Selain itu, Vera juga menuturkan dengan meningkatkan frekuensi sentuhan pada anak bisa berpengaruh pada perkembangan sosial serta kepribadian anak. Seperti menjadikan sang anak lebih percaya diri, mudah bergaul, serta menjadi anak mandiri.

"Dengan bonding, dengan dekat, frekuensi anak menerima sentuhan juga tinggi dari orang tuanya, ini juga berpengaruh pada perkembangan sosial dan kepribadian anak. Ketika anak merasa nyaman, merasa orang-orang di sekitar menerima, menyayangi, dekat, ia juga jadinya cukup percaya diri bahwa 'Saya baik-baik saja'," jelas Vera.

Baca Juga:

Ini Dampak yang Bisa Terjadi Jika Ibu Hamil Mudik Naik Sepeda Motor

Vera menjelaskan sang anak bisa tumbuh menjadi anak percaya diri, mandiri, mudah bergaul, tidak kaku dalam berinteraksi, dan tidak malu. Termasuk ketika meminta bantuan bila sedang membutuhkan. Anak percaya lingkungan melindunginya dan membuatnya aman.

Sebaliknya, apabila anak tak mendapat bonding dari orangtua, justru bisa menjadi anak memandang dirinya buruk. Apabila hal itu terjadi, anak tersebut akan merasa dirinya tak dapat melakukan apa pun, bergantung pada orang lain, tidak mandiri, gelisah, sulit adaptasi, dan memiliki trust issue.

anak
Jangan meremehkan beragai sentuhan, karena memiliki banyak bermanfaaat (Foto: Unsplash-Thiago Cerqueira)

Hal tersebut akan memengaruhi anak ketika sudah dewasa dan menjadi orangtua nantinya. Ia kelak menjadi orangtua sulit belajar tentang hubungan antara orangtua dan anak seharusnya.

"Akan sulit ketika misalnya ia dari kecil tidak menerima bonding sama orangtuanya, enggak ada ikatan emosional, sehingga anak ini enggak belajar bagaimana hubungan antara orangtua dan anak semestinya," ucap Vera.

Vera berpesan kepada pasangan orangtua, agar tidak melakukan sentuhan dengan anak saja, tapi hal itu juga berlaku antar-orangtua. Sebab, melakukan sentuhan menimbulkan hormon oksitosi, sehingga dapat membantu menurunkan stres sehingga menjadikan suasana keluarga nan damai. (Ryn)

Baca Juga:

Mengenal Dampak Anak yang Sering Melihat Konten 'Spirit Doll'

#Maret +62 Bicara Damai Ajalah #Parenting #Hubungan Ibu Dan Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Bagikan