Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie Tegaskan Indonesia Negara Kesepakatan

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 03 Agustus 2017
Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie Tegaskan Indonesia Negara Kesepakatan

Ketua Umum ICMI yang juga Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie (MP Foto/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Negara Indonesia didirikan di atas konsensus atau persetujuan para Bapak Bangsa (founding fathers). Seyogyanya konsensus atau kesepakatan itu harus ditetap dijaga oleh generasi selanjutnya.

Ketua Umum ICMI Prof Dr Jimly Asshiddiqie SH menyoroti semakin menipisnya semangat konsensus yang terjadi di tingkat elit politik. Dalam pertemuan dengan pimpinan ormas, perguruan tinggi dan para tokoh di Palangka Raya, Jimly Asshiddiqie mengajak semua komponen bangsa untuk mengembalikan suasana berbangsa dan bernegara di Indonesia yang merupakan negara hasil kesepakatan atau konsensus.

"Indonesia itu negara konstitusi, itu artinya berdirinya negeri ini didirikan, dibangun dan dijalankan atas dasar kesepakatan. Konstitusi itu merupakan kontrak sosial, bukan hanya sekedar kompetisi dan saling menguasai saja," ucapnya pada pertemuan yang difasilitasi Wali Kota Palangka Raya Dr HM Riban Satia di Palangka Raya, Kamis (3/8).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu berpendapat perlunya penyadaran kolektif bagi segenap elit dan komponen bangsa bahwa pengelolaan negara itu menghindari konflik kepentingan diantara fungsi-fungsi legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Perjalanan negara Indonesia saat ini dan menghadapi keadaan kedepan perlu memperjelas diantara fungsi-fungsi itu yang tidak hanya pada satu genggaman orang atau kelompok saja.

"Tren di Indonesia bergelut dalam bidang ekonomi dan setelah mapan terus bernafsu bikin parpol, lalu terus bernafsu untuk mengembangan pengaruh bikin media massa untuk mengambil kekuasaan dan bernafsu besar ingin jadi presiden lagi," ucap Jimly pada pertemuan yang juga mengundang kalangan pers di Palangka Raya.

Jimly Asshiddiqie juga mengingatkan para pimpinan Ormas di Indonesia untuk kembali fokus pada program-program kemasyarakatan, dan jangan lagi bernafsu menggarap politik.

"Politik itu biar parpol yang urus, karena itu persoalan lain pagi dan lain lagi sore," ucapnya dengan nada berseloroh.

Prof Jimly berpendapat perlunya perguruan tinggi ambil bagian dalam mengembalikan suasana berbangsa yang terkesan terbelah ini dengan membentuk "Kelompok Diskusi Konstitusi" agar kalangan mahasiswa yang merupakan calon intelektual Indonesia itu paham dalam mengelola dan membawa perjalanan bangsa sebagai negara konstitusi yaitu mengedepankan kesepakatan.

Ketum ICMI Pusat ke Palangka Raya mengukuhkan pengurus ICMI Kalimantan Tengah dan juga menyempatkan pertemuan dengan kalangan KPU dalam kapasitas sebagai Ketua DKPP.(*)

Sumber: ANTARA

#Jimly Asshiddiqie #ICMI #Ketua DKPP #NKRI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DKPP Ajak Masyarakat dan Jurnalis Bertarung Ide di Festival Etik 2026, Hadiah Puluhan Juta Menanti
Masyarakat dapat mendaftar lomba ini dengan menyertakan karyanya paling lambat tanggal 31 Mei 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
DKPP Ajak Masyarakat dan Jurnalis Bertarung Ide di Festival Etik 2026, Hadiah Puluhan Juta Menanti
Indonesia
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
Dalam pernyataan ikrarnya, ketiganya dengan tegas menyatakan akan selalu setia kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
Indonesia
Tugas Komisi Percepatan Reformasi Polri Selesai, Puluhan Peraturan Kapolri Perlu Direvisi,
Opsi-opsi terkait pengaturan kelembagaan Polri akan disampaikan terlebih dahulu kepada Presiden sebelum diputuskan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Tugas Komisi Percepatan Reformasi Polri Selesai, Puluhan Peraturan Kapolri Perlu Direvisi,
Indonesia
Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP Hina NKRI Kerja di Semua Instansi Negara
Menkeu Purbaya mengambil langkah tegas terhadap alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral karena menghina Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Februari 2026
Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP Hina NKRI Kerja di Semua Instansi Negara
Indonesia
Ketua Tim Reformasi Polri: Putusan MK soal UU Pers Sejalan dengan Upaya Kurangi Kriminalisasi Wartawan
Jimly Asshiddiqie menilai putusan MK soal UU Pers sejalan dengan upaya mengurangi kriminalisasi wartawan dan menempatkan pidana sebagai ultimum remedium.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Ketua Tim Reformasi Polri: Putusan MK soal UU Pers Sejalan dengan Upaya Kurangi Kriminalisasi Wartawan
Indonesia
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan
Media massa memiliki peran yang lebih besar yaitu sebagai pencerah bagi masyarakat di tengah serangan hoaks melalui media sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 21 November 2025
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan
Indonesia
Ingatkan Pancasila Bukan Slogan, Prabowo Imbau Pejabat: Jangan Anggap NKRI Bisa Ditipu
Prabowo yakin Indonesia bisa tumbuh kuat jika bersih dari korupsi, manipulasi, dan penipuan
Wisnu Cipto - Senin, 02 Juni 2025
Ingatkan Pancasila Bukan Slogan, Prabowo Imbau Pejabat: Jangan Anggap NKRI Bisa Ditipu
Indonesia
Rindu Keluarga, Bos OPM Yeremias Foumair Pilih Kembali Setia ke NKRI
Yeremias selalu dihantui rasa takut, khawatir, dan penuh penderitaan saat hidup di tengah hutan sebagai OPM.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Mei 2025
Rindu Keluarga,  Bos OPM Yeremias Foumair Pilih Kembali Setia ke NKRI
Indonesia
Mosi Integral Natsir Jadi Pertimbangan Jadikan 3 April Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia
Natsir mengajukan mosi yang bertujuan untuk mengusulkan agar negara-negara bagian dalam RIS kembali bersatu menjadi NKRI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 20 April 2025
Mosi Integral Natsir Jadi Pertimbangan Jadikan 3 April Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia
Indonesia
Kapolri Ajak Eks Jamaah Islamiyah Wujudkan Indonesia Emas 2045
Hampir 45 kali melaksanakan kegiatan pertemuan ini bersama eks JI
Angga Yudha Pratama - Minggu, 22 Desember 2024
Kapolri Ajak Eks Jamaah Islamiyah Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bagikan