Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ketua Pusdiklat Buddhis Bodhidharma: Kekerasan di Rohingya Bukanlah Ajaran Buddha

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 05 September 2017
Ketua Pusdiklat Buddhis Bodhidharma: Kekerasan di Rohingya Bukanlah Ajaran Buddha

Ketua Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat Biksu Vidya Sasana (kanan) saat bertemu wartawan di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat Biksu Vidya Sasana mengatakan apa yang dilakukan oleh militer dan Pemerintah Myanmar dengan melakukan kekerasan terhadap etnis Rohingya bukanlah ajaran dari agama Buddha. Agama Buddha selalu mengajarkan cinta kasih.

"Agama Buddha dasarnya dia punya ajaran basically yaitu cinta kasih. Dengan adanya kekejaman, tragedi pembasmian seperti di Myanmar kami (umat Buddha) akan kecam habis," kata Vidya di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Raya Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/9).

Lebih lanjut, menurut Vidya, semestinya saat ini seluruh belahan di dunia menuju kedamaian, bukan konflik atau pertikaian.

"Maka dari itu, kita berharap agar masing-masing individu dapat menjaga akhlaknya demi kedamaian dunia," tutur Vidya.

Ia juga mengaku bangga akan proses toleransi yang saat ini ada di Indonesia. Saat ini Myanmar harus bisa mengambil pelajaran dari Indonesia agar terus bisa menjaga persatuan dan toleransi.

"Saat ini, Myanmar butuh contoh dan butuh support dari kita bangsa Indonesia. Dari dulu kita bisa tunjukkan (kedamaian)," ungkapnya.

Vidya juga meminta kepada Myanmar untuk belajar dari Indonesia terkait rasa kemanusiaan dan saling menyayangi satu sama lain.

"Kepada Myanmar, kita bisa ajari nilai-nilai kemanusiaan," tutupnya. (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ancaman Kerusakan Candi Borobudur Bayangi Aksi Bela Rohingya

#Buddha #Pengungsi Rohingya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Ini bukan kali pertama HS menjadi pelaku TPPO. Berdasarkan catatan kepolisian, HS pernah terjerat kasus serupa.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Dunia
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Acara keagamaan Festival Cahaya Buddha biasa dirayakan pada bulan purnama Thadingyut, bulan ketujuh dalam kalender tradisional Myanmar.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Indonesia
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Hartati Murdaya dinilai memiliki kontribusi luar biasa dalam memajukan agama Buddha, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta mengembangkan kegiatan sosial dan kemanusiaan baik di Indonesia maupun dunia.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 September 2025
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Tradisi
Mengenal Tradisi Pindapata, Momen Berbagi Jelang Perayaan Waisak
Pindapata memiliki makna spiritual yang mendalam bagi para Bhikkhu.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Mei 2025
Mengenal Tradisi Pindapata, Momen Berbagi Jelang Perayaan Waisak
Indonesia
Nyaris 100 Pengungsi Rohingya Datangi Aceh, Ada yang Nekat Berenang ke Bibir Pantai
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur hingga kini terus berkoordinasi dengan pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 31 Oktober 2024
Nyaris 100 Pengungsi Rohingya Datangi Aceh, Ada yang Nekat Berenang ke Bibir Pantai
Tradisi
Arti Ribuan Keramik Relief Buddha di Pagoda Sata-Sahasra Tanjungpinang
Banyaknya jumlah keramik relief Buddha ini membuat Pagoda Sata-Sahasra Buddha diganjar Museum Rekor Indonesia (MURI)
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juli 2024
Arti Ribuan Keramik Relief Buddha di Pagoda Sata-Sahasra Tanjungpinang
Infografis
Begini Tradisi Vajrayana Ketika Waisak di Borobudur
Pada Hari Raya Waisak kemarin, ada salah satu doa yang dijalankan oleh umat Buddha di Candi Borobudur, namanya tradisi Vadjrayana. Nah jadi begini doa di tradisi Vajrayana dalam acara Waisak kemarin guys #merahputihcom #waisak #vajrayana #buddha #newsmerahputih
Fransiska Chandra - Jumat, 24 Mei 2024
Begini Tradisi Vajrayana Ketika Waisak di Borobudur
Indonesia
Prosesi Waisak 2568 BE 2024 sebagai Bentuk Peneguhan Batin Jalankan Ajaran Buddha
Ribuan umat Buddha mengikuti pawai atau arakan-arakan sebagai bagian dari prosesi perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024, Kamis (23/5)
Frengky Aruan - Kamis, 23 Mei 2024
Prosesi Waisak 2568 BE 2024 sebagai Bentuk Peneguhan Batin Jalankan Ajaran Buddha
Bagikan