Ketua DPC Gerindra Solo Serukan Kader Jaga Nuansa Damai Jelang Pemilu

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 11 September 2023
Ketua DPC Gerindra Solo Serukan Kader Jaga Nuansa Damai Jelang Pemilu

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang Joko Santoso diduga memukul seorang kader PDIP Kota Semarang, Suparjiyanto (58), Jumat (8/9).


Pemukulan itu diduga karena masalah pemasangan bendera PDIP di lingkungan rumah Joko. Atas kejadian tersebut, DPP Gerindra Joko langsung dicopot dari jabatan.

Baca Juga:

Muzani: Prabowo dan Gerindra Berutang kepada Masyarakat Jawa Barat

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno angkat bicara atas kejadian tersebut dengan mengumpulkan semua kader agar bisa menjaga kondusifitas di tengah situasi politik yang mulai memanas.


"Saya selalu berharap untuk rekan-rekan mulai dari pengurus PAC simpatisan supaya menjaga nuansa yang damai, khususnya di masa politik yang sudah mulai mesinnya sudah saling memanasi ini," kata Ardianto di Edupark Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Senin (11/9).


Dia meminta pada kader dan pengurus agar selalu berpikir pada logika dan tidak ada unsur dalam kekerasan.


"Tidak boleh ada unsur kekerasan. Walaupun ini masih dugaan kekerasan, sekali lagi saya selalu mengupayakan jangan sampai ada unsur kekerasan pada sesama rekan politik," katanya.

Baca Juga:

Diduga Pukul Kader PDIP, Ketua DPC Gerindra Semarang Terancam Dipecat

Atas kejadian itu, ia mengaku lebih dulu mengumpulkan kader dan pengurus pasca kejadian itu. Hal itu sebagai upaya antisipasi.


"Sebelum DPP Gerindra mengeluarkan instruksi soal antisipasi itu, saya sudah inisiatif duluan mengumpulkan kader dan pengurus karena jika terjadi apa-apa jawab ketua DPC. Kami ultimatum jangan sampai ada kekerasan,"


Disinggung mulai banyaknya serangan pada bacapres Prabowo Subianto, dia mengakui hal tersebut karena iklim politik seperti itu.


"Jadi iklim (serangan ke Prabowo) suasana politik seperti ini, secara otomatis sudah mulai memanas. Pancingan emosi sangat berbahaya," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Fraksi Gerindra dan PKS DPRD DKI Minta Heru Budi Modifikasi Cuaca

#Gerindra #Partai Gerindra #Solo #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Bagikan