Teknologi

Ketika Teknologi Membantu Menaikkan Omzet Pedagang Tanah Abang

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 18 Oktober 2018
Ketika Teknologi Membantu Menaikkan Omzet Pedagang Tanah Abang

Pengusaha Tanah Abang diajarkan untuk mengubah platform penjualan dari offline menjadi online. (Foto: Pexels/PhotoMIX Ltd.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANAH Abang merupakan pusat grosir terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Pasar yang ada sejak 30 Agustus 1735 tersebut menjual berbagai macam produk tekstil mulai dari busana muslim hingga kain. Nilai transaksi yang ada di sana pun fantastis yakni mencapai Rp200 miliar dengan lebih dari 30 ribu pedagang. Sejak zaman dahulu, sistem penjualan yang dilakukan oleh para pedagang di Tanah Abang adalah penjualan secara offline.

Maraknya jual beli barang secara online terasa menggerus keberadaan para pedagang di Tanah Abang. Jika mereka tak melakukan inovasi, perlahan-lahan usaha mereka akan habis oleh pedagang online. Tak ingin nasib Tanah Abang sama seperti mal-mal besar yang tutup, salah satu pengelola gedung peduli tentang hal tersebut.

pasar
Perlunya asistensi bagi pedagang offline menuju online. (Foto: Pexels/Burst)

Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) pun menfasilitasi para pedagang Tanah Abang di blok B untuk bisa menjual produknya secara online. Dengan tajuk from offline to online para pengusaha Tanah Abang diajarkan untuk mengubah platform penjualan dari offline menjadi online.

Tren from offline to online sebenarnya telah berlaku secara global sejak 2016. Sayangnya para pengusaha Indonesia tidak terlalu care dengan sistemnya. “Yang menarik bagaimana menjaga pengusaha offline supaya bisa online. Umumnya pedagang offline sudah stabil secara ekonomi karena harga sewa kios di Tanah Abang cukup tinggi,” ujar Ketua APTIKNAS, Soegiharto Santoso.

soegiharto santoso
Soegiharto Santoso mengajak pengusaha offline ke online. (Foto: MP/Dickie Prasetia)

Kendala yang dihadapi adalah banyak pengusaha lama yang sudah berumur dan tak mengerti online. Mereka coba membantu para pedagang offline yang tak paham teknologi supaya mereka bisa menjual produk secara online. Untuk mendukung from offline to online di pasar Tanah Abang blok B, mereka menyediakan fasilitas Online Sales Assistant (OAS). OAS terdiri dari generasi milenial yang siap membantu para pedagang offline. Para pengusaha UMKM datang ke OAS untuk memfoto produk mereka kemudian menaikkan produk mereka di sosial media dan blog.

“Sayangnya ada beberapa pedagang yang mengeluh sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membeli blog tetapi produknya tetap tak laku. Untuk itu kami juga menyediakan market place. Dalam hal ini kami bekerjasama dengan Bukalapak,” urainya.

pasar
Adanya marketplace yang membantu pedagang menjual barangnya. (Foto: Pexels/Min An)

APTIKNAS meminta pedagang blok B Tanahg Abang untuk menjual barangnya di market place supaya mereka merasakan manisnya berjualan secara online. Dengan adanya market place mereka bisa menjangkau konsumen lebih luas. Ada beberapa pengusaha di Tanah Abang sangat bergantung dengan tim OAS, ada pula beberapa pedagang yang bisa menjual barangnya secara mandiri.Dari penjualan secara online tersebut, keuntungan yang didapat pedagang Blok B Tanah Abang naik mencapai Rp500 ribu hingga Rp1.2 juta. (avia)

#OnlineShop #Marketplace
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Berlaku Juli, Menkeu Purbaya Luruskan PPh 0,5% Marketplace Dibayar Pedagang Bukan Aplikator
: Menkeu Purbaya luruskan PPh 0,5% berlaku Juli 2026. Pajak dibayar pedagang marketplace, bukan aplikator. Aturan untuk keadilan pajak online dan offline.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
 Berlaku Juli, Menkeu Purbaya Luruskan PPh 0,5% Marketplace Dibayar Pedagang Bukan Aplikator
Indonesia
Pemerintah Bakal Segera Luncurkan Aturan E-Commerce Anyar, Transparansi Biaya Jadi Bahasan
Pemerintah juga mendorong platform digital memprioritaskan promosi produk dalam negeri, termasuk produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Pemerintah Bakal Segera Luncurkan Aturan E-Commerce Anyar, Transparansi Biaya Jadi Bahasan
Indonesia
TikTok Akuisisi Tokopedia, Pemerintah Diminta Perketat Aturan Marketplace
Anggota Komisi VII DPR RI menekankan bahwa keberadaan marketplace harus berorientasi pada keadilan sosial dan keberlanjutan tenaga kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Agustus 2025
TikTok Akuisisi Tokopedia, Pemerintah Diminta Perketat Aturan Marketplace
Indonesia
PPATK Temukan Rekening Bank Dijual Bebas di Marketplace, Diduga untuk Cuci Uang
Tren mengkhawatirkan di dunia digital praktik jual-beli rekening marak di marketplace.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Agustus 2025
PPATK Temukan Rekening Bank Dijual Bebas di Marketplace, Diduga untuk Cuci Uang
Indonesia
DJP Benarkan Rencana Pungutan Pajak Pedagang E-commerce, Sasar Omzet di Atas Rp 500 Juta setahun
Rencana penunjukan lokapasar (marketplace) sebagai pemungut PPh 22 atas transaksi merchant di Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE)
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Juni 2025
DJP Benarkan Rencana Pungutan Pajak Pedagang E-commerce, Sasar Omzet di Atas Rp 500 Juta setahun
Indonesia
Kemendagri Dorong ASN Jualan di Marketplace untuk Penghasilan Tambahan
Kini aturan yang mewajibkan ASN harus melewati berbagai perizinan untuk membuka usaha telah bertransformasi lebih fleksibel.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 April 2025
Kemendagri Dorong ASN Jualan di Marketplace untuk Penghasilan Tambahan
Indonesia
Bukalapak Tidak Tutup Permanen, Beralih ke Transaksi Produk Virtual
Bukalapak menyasar bertransisi ke produk virtual.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Januari 2025
 Bukalapak Tidak Tutup Permanen, Beralih ke Transaksi Produk Virtual
Indonesia
Bagaimana Nasib Pesananmu Setelah Bukalapak Tutup Layanan Produk Fisik?
Fitur untuk menambahkan produk baru di aplikasi Bukalapak akan dinonaktifkan Mulai 1 Februari 2025.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Januari 2025
 Bagaimana Nasib Pesananmu Setelah Bukalapak Tutup Layanan Produk Fisik?
Lifestyle
Bukalapak Tutup Layanan Marketplace, Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui
Bukalapak, platform e-commerce yang sudah lama dikenal di Indonesia, mengumumkan tutup layanan marketplace mulai Selasa, 7 Januari 2025.
ImanK - Rabu, 08 Januari 2025
Bukalapak Tutup Layanan Marketplace, Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui
Fun
Belanja Kebutuhan Apparel Olahraga Makin Tinggi di 2025
Kebutuhan akan apparel olahraga akan membanjiri marketplace di 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Desember 2024
Belanja Kebutuhan Apparel Olahraga Makin Tinggi di 2025
Bagikan