Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ketika Produsen Bir Lindungi Wisata Bali dengan Kampanye Pengelolaan Sampah

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 04 November 2019
Ketika Produsen Bir Lindungi Wisata Bali dengan Kampanye Pengelolaan Sampah

Produsen Bir ternama dan sejumlah pihak terkait mengkampanyekan aksi peduli wisata Bali (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini Bali dikunjungi oleh 16 juta wisataan setiap tahunnya, dan menyumbang 100 triliun rupiah di tahun 2018, yakni sekitar 40 persen dari pendapatan negara dibidang sekotr pariwisata.

Sayangnya pada tahun 2019 telah terjadi jumlah pengunjung yang signifikan, hingga menyebabkan penurunan belanja pariwasata di Bali sekitar 8%.

Baca Juga:

Varian Baru Bir Ini Tetap Terjaga Kesegarannya Meski di Tengah Cuaca Terik

Salah satu alasan utama turis asing tak kembali ke Bali adalah sampah. Dimana bali menghasilkan sekitar 1,6 juta ton sampah per tahun, dan 20%-nya merupakan sampah plastik.

Melihat hal itu, Bir Bintang yang merupakan bir ikonik Indonesia. Bekerjasama dengan aktivis lingkungan Gary Bancheghib, pendiri Make A Change World meluncurkan kampanye untuk memperkenalkan budaya pengelolaan sampah, yang bertanggung jawab untuk melindungi Bali.

Keindahan alam wisata di Bali harus tetap terjaga (foto: pixabay/kalibir5)

Kampanye tersebut mencakup pemasangan 100 trash booms di sekitar Bali. Trash Boom merupakan solusi teknologi terjangkau untuk jebakan sampah, yang dikembangkan oleh perusahaan startup lingkungan asal Jerman, Plastic Fisher. Trash Booms secara efektif dapat menghentikan sampah masuk ke dalam sungai, saluran air dan pantai Bali.


Sebagai salah satu bir yang paling populer di Indonesia. Setiap orang yang mengunjung Bali selalu senang memiliki pengalaman bersama Bintang. Hal itulah yang menjadi komitmen Bir Bintang untuk mendukung pariwisata Indonesia, serta memastikan Bali terus menjadi tujuan bintang. Hal itu disampaikan oleh Mariska van Drooge, MArketing Director PT Multi Bintang Indonesia Niaga.

"Kami percaya cara terbaik untuk mencegah sampah ke pantai dan laut di mulai dimulai dari budaya perilaku kelola sampah yang bertanggung jawab dan mencegah sampah ke sungai" tutur Mariska seperti rilis yang diterima Merahputih.com, Senin (4/11).

Baca Juga:

Puente Austral, Wine Spesial Asal Cile Telah Hadir di Indonesia

Selain itu, Safri Burhanuddin selaku Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, dan Budaya Maritim Kementerian
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, sangat senang dengan kegiatan positif seperti ini.

“Kami senang Multi Bintang ikut terlibat, kami harapkan semua bisa ikut terlibat, kami
sangat menghargai usaha masyarakat yang didukung oleh swasta seperti ini" ucap Safri.

Sebagai permulaan, nantinya akan ada tiga trash booms sungai di anak-anak Sungai Ayung, jalur air terpenting di bali. Trash booms yang pertama dipasanga yaitu di Sungai Ye Poh, Desa Kerobokan Kelod.

Untuk Trash booms lainnya, rencananya akan dipasangan dalam beberapa minggu mendatang dan selanjutnya akan diikuti oleh kampanye edukasi interaktif soal tata kelola sampah, untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya untuk tak membuang sampah di sungai.

Trash Booms, teknologi terjangkau untuk jebakan sampah (Foto: istimewa)

Mengenai Trash booms, Moritz Schulz, Leading Engineer Plastic Fisher, menjelaskan. Jika Trash boom sangat efektif, dan cocok untuk memberikan solusi pengumpulan sampah di sungai yang sederhana dan efisien sesegara mungkin. Alat tersebut pun mudah dirawat, dan telah sukses di implementasikan di Sungai Citarum.

Untuk melacak perkembangan dan keefektifan kegiatan tersebut, sebuah platform online bernama River Watch diaktifkan untuk memantau sungai serta memberikan edukasi publik. Serta diharapkan menjadi platform sungai bersih di seluruh dunia.

Sebagai sebuah brand, Bir Bintang akan terus-menerus menemukan cara untuk memperbaiki jejak lingkungannya. Dimana semua botol bir bintang dapat dikembalikan dan digunakan kembali. Kaleng dan tutup botol bir Bintang pun terbuat dari bahan yang bisa dengan mudah didaur ulang.

Kampanye Pengelolaan Sampah itu akan mencakup ekspedisi untuk melacak jalur air Sungai Ayung, dan pemutaran film dan video edukasi publik di pasar Tradisional di pasar setempat. Proyek ini dikukung oleh sejumlah kelompok lingkungan, berbagai influencer Bali, Seniman, Pemerintah Bali, dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia. (ryn)

Baca Juga:

Studi Baru Mengungkapkan Minum Wine Bisa Memperpanjang Umur

#Wisata Bali #Bali #Minuman Bir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Bagikan