Ketidakhadiran Amien Raies Muluskan Zulhas Jadi Ketum PAN?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 11 Februari 2020
Ketidakhadiran Amien Raies Muluskan Zulhas Jadi Ketum PAN?

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketidakhadiran Amien Rais dan calon yang didukungnya, Mulfachri Harahap, dalam pembukaan Kongres Partai Amanat Nasional dinilai membuat kans Zulkifli Hasan sebagai petahana kian besar.

"Pembukaan kongres itu 'kan satu acara yang tidak kalah penting dari agenda kongres sendiri, termasuk tahap pemilihan ketua umum," kata Pengamat politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, Senin (10/2).

Pada pembukaan kongres, antusias peserta sedang tinggi-tingginya, ekspose pemberitaan juga luar biasa sehingga lebih bagus jika Amien Rais hadir untuk menambah semangat pendukungnya.

Baca Juga:

Kongres PAN Memanas, Preman Cegat Peserta tak Pakai ID Pendukung Mulfachri

Dengan ketidakhadiran Amien Rais yang dikenal sebagai tokoh sentral di PAN, sebenarnya justru tidak menguntungkan secara kans bagi calon yang didukungnya, dan memengaruhi sikap pemilih hak suara yang selama ini mendukung mereka.

"Ya, otomatis ini akan menguntungkan kandidat-kandidat calon ketua umum lain yang tidak didukung Amien Rais, terutama incumbent, Zulkifli Hasan," beber Direktur Eksekutif Emrus Corner itu.

Kongres V PAN resmi dibuka senin (10/2) dihadiri sejumlah tokoh senior PAN, antara lain Hatta Rajasa, Soetrisno Bachir, dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

Kongres V PAN resmi dibuka di Kendari Sulawesi Tenggara
Kongres V PAN resmi dibuka di Kendari, Sulawesi Tenggara (Foto: antaranews)

Kongres PAN berlangsung mulai 10 hingga 12 Februari 2020 di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan agenda salah satunya pemilihan ketua umum periode mendatang.

Empat kandidat sudah mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum PAN periode 2020—2025, yakni Mulfachri Harahap, Asman Abnur, Drajad Wibowo, dan Zulkifli Hasan.

Emrus menjelaskan secara histori selama ini menunjukkan bahwa kandidat ketua umum yang didukung Amien Rais yang selalu memenangi kongres.

Baca Juga:

Waktu dan Tempat Sudah Ditentukan, PAN Segera Laksanakan Kongres V

"Apakah dalam kongres ini juga begitu? Sangat tergantung dinamika politik di tubuh PAN selama kongres nanti, baik secara internal maupun eksternal," katanya.

Sebenarnya, Zulkifli Hasan sebagai petahana memiliki keuntungan, yakni secara internal pasti sudah punya pendukung militan dan secara eksternal juga diperhitungkan dengan jabatan yang pernah diembannya di pemerintahan. (*)

#PAN #Amien Rais #Zulkifli Hasan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Beredar informasi yang menyebut Zulkifli Hasan meminta dana tambahan untuk program Kopdes Merah Putih. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Indonesia
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Harga Minyakita di Pulau Jawa dan Sumatera, diklaim relatif telah sesuai harga eceran tertinggi (HET), sedangkan sejumlah wilayah timur Indonesia masih menghadapi disparitas harga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Indonesia
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Langkah tersebut perlu segera dilakukan karena peternak telur menghadapi tekanan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Indonesia
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
PAN menolak usulan KPK soal pembentukan lembaga pengawas kaderisasi partai. Hal itu dinilai bisa melanggar konstitusi.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
PAN Nilai Usul Batas Jabatan Ketum Parpol Bertentangan dengan Prinsip Kebebasan Berserikat
Negara memberikan ruang kemandirian bagi partai politik untuk mengatur kehidupan organisasinya sendiri.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
PAN Nilai Usul Batas Jabatan Ketum Parpol Bertentangan dengan Prinsip Kebebasan Berserikat
Indonesia
Pemerintah Tegaskan tak Ada Jalur 'Ordal' Rekrutmen Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah menutup ruang bagi calon pelamar yang ingin masuk melalui koneksi pihak tertentu atau jalur tidak resmi lainnya.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Pemerintah Tegaskan tak Ada Jalur 'Ordal' Rekrutmen Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih
Indonesia
Lowongan 30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka 24 April, Statusnya PKWT 2 Tahun!
Pemerintah resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi 30 ribu posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Lowongan 30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka 24 April, Statusnya PKWT 2 Tahun!
Indonesia
PAN Minta Maaf Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Bukan Cerminan Partai
PAN menegaskan tindakan yang dilakukan Fikri Thobari merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak mencerminkan nilai serta prinsip partai.
Wisnu Cipto - Rabu, 11 Maret 2026
PAN Minta Maaf Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Bukan Cerminan Partai
Bagikan