Waktu dan Tempat Sudah Ditentukan, PAN Segera Laksanakan Kongres V

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 26 Januari 2020
 Waktu dan Tempat Sudah Ditentukan, PAN Segera Laksanakan Kongres V

PAN akan segera langsungkan Kongres V yang sedianya dilaksanakan di Kendari Sulawesi Tenggara (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Amanat Nasional (PAN) dalam waktu dekat akan segera melangsungkan Kongres V guna memilih Ketua Umum Partai berlambang matahari putih tersebut.

Berdasarkan keterangan Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Totok Daryanto, penentuan tempat dan tanggal Kongres V PAN 2020 sudah ditentukan dalam rapat internal yaitu pada 10-12 Februari, di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:

PAN Potong 20 Persen Gaji Anggota di Legislatif

"Tempat dan waktu kongres sudah diputuskan di internal partai, melalui mekanisme organisasional," kata Totok, saat dihubungi di Jakarta, Minggu (26/1).

Lebih lanjut Totok mengatakan untuk penentuan waktu kongres, sudah diputuskan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN beberapa waktu lalu.

Logo PAN yang akan segera laksanakan Kongres V di Kendari
Logo PAN (Foto: antaranews)

Menurut dia, dalam rakernas tersebut disebutkan bahwa Kongres V PAN dilakukan selambat-lambatnya Maret 2020 lalu diputuskan dilaksanakan Februari, karena dinilai baik.

"Waktu kongres sudah disepakati dalam Rakernas PAN, Ketua Umum sudah keluarkan SK yang disetujui Amien Rais sebagai Ketua Dewan Kehormatan," ujarnya.

Menurut Totok menjelaskan pemilihan tempat kongres di Kendari, Sulawesi Tenggara karena dua alasan, pertama dari sisi ekonomi nasional dan kedua sisi politik PAN.

Dia mengatakan, dari sisi politik, PAN meraih suara yang memuaskan di provinsi tersebut, itu terbukti dengan keberhasilan partai tersebut menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Provinsi Sultra.

"Provinsi Sultra punya prestasi karena basis PAN menang di sana. PAN punya ketua DPRD provinsi karena kami menang di Sultra," katanya.

Karena itu menurut dia, Provinsi Sultra layak mendapatkan penghargaan dengan menjadikan lokasi Kongres V PAN karena partai tersebut berprestasi di sana.

Mantan Wakil Ketua Baleg DPR RI itu sebagaimana dilansir Antara menjelaskan, Sultra memiliki potensi untuk dikembangkan seperti kota-kota besar lain di Indonesia, sehingga Kongres PAN menjadi salah satu momentum untuk mempromosikan lebih luas daerah tersebut.

Baca Juga:

PAN: Oposisi Bukan Barang Haram

"Dari sisi ekonomi nasional, Sultra perlu dikembangkan menjadi daerah seperti Medan, Makassar, Surabaya, dan Bali karena merupakan daerah strategis. Sultra punya ekonomi sangat baik dan layak mendapatkan perhatian masyarakat dan pemangku kebijakan," terangnya.

Totok Daryanto juga membantah kalau fasilitas di Kota Kendari belum layak untuk dijadikan tempat Kongres PAN, karena dari sisi tempat penginapan dan penerbangan ke lokasi tersebut sudah memadai.(*)

Baca Juga:

Ikuti Nasihat Amien Rais, Kader PAN di Daerah Ogah Gabung Jokowi

#Kongres PAN #Partai Amanat Nasional #Amien Rais #Zulkifli Hasan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Umumkan Tersangka Baru Suap Bupati Rejang Lebong: Politikus PAN Merangkap TA di Pemkab
KPK tetapkan Dirut PT CMC Eko Yusanto & politikus PAN B. Daditama sebagai tersangka baru suap Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari. Simak perannya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Umumkan Tersangka Baru Suap Bupati Rejang Lebong: Politikus PAN Merangkap TA di Pemkab
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Pemantauan tahap pertama menyasar sekitar 8.000 koperasi, dengan pengecekan yang direncanakan berlangsung selama delapan hari
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Indonesia
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Menko Pangan Zulkifli Hasan meluruskan isu gaji manajer KDKMP, menegaskan total penghasilan paling tinggi berkisar Rp 8,3 juta disesuaikan UMK daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
"Selama ini memang terasa ada yang kurang dalam sistem pilkada. Sudah tepat dievaluasi. Bahkan kalau dinilai tidak baik, bisa diganti kapan saja," kata Saleh
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
Indonesia
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut masih banyak masalah di BGN. Pemerintah menghentikan sementara pembangunan SPPG baru dan fokus pada evaluasi MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Beredar informasi yang menyebut Zulkifli Hasan meminta dana tambahan untuk program Kopdes Merah Putih. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Bagikan