Ketahui Kondisi Kesehatan Mental Melalui Golongan Darah
Tiap golongan darah memiliki masalah kesehatan mental berbeda. (Foto: mimsonthemove)
KESEHATAN mental bisa diketahui melalui golongan darah. Walau kesehatan mental sebagian besar berpusat di otak, elemen lain dari tubuh juga dapat memengaruhi kesehatan mental lho. Hubungan antara kesehatan mental dan tubuh mungkin lebih misterius daripada yang kita duga.
Dikutip dari Romper, tak semua darah sama, dan biasanya diklasifikasikan ke dalam golongan darah umum. Menurut Palang Merah Amerika, umumnya, terdapat empat golongan darah utama, dan masing-masing dibagi lagi menjadi dua kelompok tergantung pada keberadaan protein yang disebut sebagai faktor Rh.
Baca Juga:
Golongan darah yang paling umum yaitu A+, A-, B+, B-, O+,O-, AB+, dan AB- (plus atau minus menunjukan apakah ada faktor Rh). Ada beberapa hal yang cukup mengejutkan yang dapat diberitahukan oleh golongan darah mengenai kesehatan mental kita.
1. Kemampuan mengendalikan stress
Menurut Northwestern Medicine, orang dengan golongan darah A mungkin lebih sulit menangani stres. Ini dimungkinkan terkait dengan peningkatan kadar kortisol (hormon stres) yang cenderung dimiliki oleh orang-orang bergolong darah A. Stres juga merupakan awal mula dari adanya gangguan mental. Hormon kortisol yang tinggi juga bisa menyebabkan seseorang menjadi rentan mengalami obesitas sampai berujung pada diabetes dan penyakit jantung.
2. Depresi
Kecenderungan depresi pun dapat dilihat dalam darah seseorang. Berdasarkan Psychological Reports, golongan darah O tampaknya memiliki hubungan dengan depresi. Hal itu dibuktikan oleh penelitian Beck Depression Inventory yang menunjukan 108 sukarelawan memiliki hubungan antara tipe O dan gejala depresi.
Hal tersebut dikarenakan golongan darah O yang penuh semangat dan berambisi. Jika sesuatu hal yang sudah ia perjuangkan tak membuahkan hasil yang sesuai, itu dapat mengantarkannya pada depresi.
Baca Juga:
3. Attention-Deficit hyperactivity Disorder
Attention-Deficit Hyperactivity Disorder atau gangguan perhatian ini tampaknya memiliki korelasi yang sangat menarik dengan golongan darah. Tampaknya golongan darah O dan A memiliki resiko lebih besar untuk mengalami gangguan ini, demikian penjelasan dalam Scientific American.
Gangguan ini sering dimulai pada masa kanak-kanak dan dapat bertahan hingga dewasa. Ini dapat berkontribusi pada harga diri yang rendah, hubungan yang bermasalah, dan kesulitan di sekolah atau tempat kerja.
4. Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)
Tidak semua penelitian setuju dengan temuan satu ini. Menurut sebuah studi di Neuropsychobiology, golongan darah A mungkin berkorelasi dengan peningkatan risiko gangguan obsesif-kompulsif. Orang dengan kondisi ini memiliki pemikiran yang berlebihan atau obsesi.
5. Kecemasan
Menurut penelitian Indian Journal of Basic and Applied Medical Research, ternyata orang dengan golongan darah A dan O memiliki skor kecemasan yang tinggi daripada yang lain. Walaupun tak semua orang dengan golongan darah A atau O memiliki kecemasan, hal ini masih merupakan hal yang menarik.
Namun, tak bisa dipukul rata semua golongan darah akan mengalami kesehatan mental. Jika kamu mengalami kondisi gangguan kesehatan mental, segera berkonsultasi dengan dokter. (mic)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah