Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kesaksian Pengunjung Cafe Ketakutan saat Oknum Polisi Tembak Mati Prajurit TNI

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 25 Februari 2021
Kesaksian Pengunjung Cafe Ketakutan saat Oknum Polisi Tembak Mati Prajurit TNI

Lokasi penembakan anggota TNI di kafe Jalan Cengkareng Raya, Kecamatan Cengkareng, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (25/2) dini hari. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aksi penembakan oleh oknum anggota polisi terhadap beberapa pegawai cafe dan anggota TNI di cafe RM, Cengkareng membuat pengunjung ketakutan.

Beberapa perempuan yang sempat ada di sana menangis sambil berjalan keluar dari kafe.

Hal itu terungkap dari kesaksian Panca, juru parkir yang berada di dekat kafe tersebut.

Baca Juga:

Buntut Prajurit TNI Tewas Ditembak, Perwira Diminta Lakukan Pengawasan ke Anggota

"Malam jam 2-an, pengunjung kafe, ada perempuan, keluar dari kafe ditemani tiga laki-laki," jelas Panca, saat diwawancarai awak media, Kamis (24/2).

Penasaran, Panca lantas bertanya kepada perempuan itu.

"Saya tanya, 'Kenapa, mbak?' Dia jawab, 'Ada pembunuhan, tembakan'. Jam 2-an dah," ucap Panca.

Tapi, Panca tak mendengar suara tembakan meski lokasinya berada tidak jauh dari lokasi.

"Perempuannya menangis, saat saya tanya lagi, kenapa? Dia jawab, 'Ada pembunuhan, penembakan'. Itu di depan kafe," tambahnya.

"Habis itu saya mandi, terus tidur lagi. Paginya benar saja, ramai di sini," lanjutnya.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat pernah memberi denda kepada kafe yang menjadi tempat penembakan di wilayah Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat tersebut.

Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, pihaknya memberikan denda kepada kafe tersebut lantaran melanggar protokol kesehatan perihal COVID-19.

"Sudah dua kali kami denda karena mereka pernah beroperasi di atas pukul 23.00 WIB saat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)," kata Tamo.

"Mereka kami denda Rp5 juta saat melanggar," lanjutnya.

Namun, menurut Tamo, pengelola kafe tersebut nekat beroperasi kembali setelah diberikan denda.

"Bandel mereka itu, kan sudah ditutup dua kali," ujar dia.

 Lokasi penembakan anggota TNI di kafe Jalan Cengkareng Raya, Kecamatan Cengkareng, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (25/2) dini hari. (Foto: MP/Kanugrahan)
Lokasi penembakan anggota TNI di kafe Jalan Cengkareng Raya, Kecamatan Cengkareng, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (25/2) dini hari. (Foto: MP/Kanugrahan)


Dia pun menyayangkan insiden penembakan yang menewaskan tiga orang. Satu di antaranya diduga anggota TNI AD.

Diketahui, aksi penembakan menewaskan diduga anggota TNI, di sebuah kafe, Jalan Cengkareng Raya, Kecamatan Cengkareng, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (25/2) dini hari.

Pantauan di lokasi kafe tersebut, Kamis siang, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kafe tersebut dipasang garis polisi atau police line.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan, jajarannya masih berupaya mencari duduk permasalahannya.

"Masih didalami oleh anggota. Dibantu dari Polda Metro Jaya," kata Ady, saat dikonfirmasi, Kamis (25/2).

Diketahui, kasus tersebut telah terungkap siapa pelakunya.

Pelaku penembakan adalah anggota kepolisian aktif yang berdinas di Polsek Kalideres, Bripka CS.

Diduga seorang prajurit TNI Angkatan Darat berinisial S tewas akibat insiden tersebut.

Dua pegawai kafe berinisial FSS dan M juga tewas.

Satu pegawai kafe lainnya mengalami luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, peristiwa ini bermula saat Bripka CS mengunjungi kafe pukul 02.00 WIB.

"Tersangka melakukan kegiatan minum-minum di sana," kata Yusri kepada wartawan.

Baca Juga:

3 Warga dan Prajurit TNI Ditembak, Polisi Dilarang Masuk Tempat Hiburan


Setelahnya, ketika Bripka CS hendak melakukan pembayaran, lalu terlibat cekcok dengan pegawai kafe.

"Pada saat akan bayar, terjadi cekcok antara tersangka dan pegawai. Dalam kondisi mabuk, Bripka CS mengeluarkan senjata api dan menembak empat orang," jelas Yusri.

Polda Metro Jaya telah menangkap dan menetapkan Bripka CS sebagai tersangka dalam kasus ini.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa senjata api yang digunakan Bripka CS.

Tersangka dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Knu)

Baca Juga:

Kafe Tempat Anggota TNI AD Ditembak Segera Ditutup 3x24 Jam

#Penembakan #Kasus Penembakan #Prajurit TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Motif penembakan masih diselidiki, namun Kepolisian San Diego menduga insiden ini berkaitan dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Indonesia
Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang, KJRI Pastikan tidak Ada Korban WNI
Islamic Center San Diego sendiri dikenal sebagai salah satu pusat komunitas Muslim terbesar dari berbagai negara yang tengah menetap di California.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang, KJRI Pastikan tidak Ada Korban WNI
Dunia
Penembakan Trump di Washington Hilton, Hotel Tempat Reagan Ditembak 45 Tahun Silam
Hotel Washington Hilton merupakan tempat Presiden Ronald Reagan pernah ditembak 45 tahun silam.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Penembakan Trump di Washington Hilton, Hotel Tempat Reagan Ditembak 45 Tahun Silam
Indonesia
Bukan Incar Trump, Pelaku Penembakan Saat Makan Malam Sasar Pejabat AS
Insiden terjadi di hotel Washington Hilton dan memicu evakuasi Trump, Ibu Negara Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta sejumlah pejabat senior lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Bukan Incar Trump, Pelaku Penembakan Saat Makan Malam Sasar Pejabat AS
Dunia
Guru California 31 Tahun Tersangka Penembakan di Acara Trump Disidang Hari Ini
Insiden penembakan itu terjadi saat acara gala White House Correspondents’ Association di Hotel Washington Hilton, Sabtu (25/4) malam waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Guru California 31 Tahun Tersangka Penembakan di Acara Trump Disidang Hari Ini
Indonesia
Polda Jateng Akui Mantan Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Positif Pakai Narkoba
Terpidana kasus penembakan yang menewaskan siswa SMKN 4 Semarang berinisial GRO itu dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Polda Jateng Akui Mantan Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Positif Pakai Narkoba
Indonesia
Perjalanan Gugurnya Praka Rico Pramudia, Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon
Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Perjalanan Gugurnya Praka Rico Pramudia, Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon
Dunia
Soal Insiden di Papua Tengah, Komisi I DPR Dorong Investigasi Gabungan
Komisi I DPR mendesak investigasi insiden baku tembak yang menewaskan 15 warga sipil di Papua Tengah.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Soal Insiden di Papua Tengah, Komisi I DPR Dorong Investigasi Gabungan
Indonesia
Penembakan Anak di Papua, Menteri Pigai: Rakyat Sudah Tahu Siapa Pelakunya
Menteri Natalius Pigai memastikan anak-anak yang menjadi korban penembakan itu telah mendapatkan perawatan intensif dari pihak medis.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Penembakan Anak di Papua, Menteri Pigai: Rakyat Sudah Tahu Siapa Pelakunya
Dunia
Turkiye Berduka, 2 Penembakan di Sekolah Jadi Alarm Keamanan bagi Anak-Anak
Ada dua serangan dalam waktu yang sangat singkat, keduanya terjadi di kota dengan tingkat pendapatan lebih rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
 Turkiye Berduka, 2 Penembakan di Sekolah Jadi Alarm Keamanan bagi Anak-Anak
Bagikan