MERAHPUTIH.COM — PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB), pada Senin (29/12), menyeru kepada para pemimpin dunia untuk kembali memusatkan perhatian pada manusia dan planet ini. Hal itu disampaikan dalam sebuah pesan Tahun Baru yang menggambarkan dunia berada dalam kekacauan.
“Saat kita memasuki tahun baru, dunia berada di persimpangan jalan. Kekacauan dan ketidakpastian mengelilingi kita. Perpecahan. Kekerasan. Krisis iklim. Dan pelanggaran sistematis terhadap hukum internasional,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam pesan video.
Menurutnya, pada 2026, ketika perang berkecamuk di Ukraina dan wilayah lainnya, para pemimpin dunia harus bekerja untuk meringankan penderitaan manusia dan memerangi perubahan iklim.
“Saya menyeru kepada para pemimpin di seluruh dunia: bersikaplah serius. Pilih manusia dan planet ini daripada penderitaan,” ujar Guterres, sambil mengkritik ketimpangan global antara belanja militer dan pendanaan bagi negara-negara termiskin.
Baca juga:
PBB Ungkapkan Duka Bencana Sumatera, Siap Dukung Upaya Kemanusiaan
Ia mengatakan belanja militer meningkat hampir 10 persen tahun ini menjadi USD 2,7 triliun, atau 13 kali lipat dari total belanja dunia untuk bantuan pembangunan, serta setara dengan seluruh produk domestik bruto (PDB) Afrika.
Perang-perang kini, menurutnya, terjadi pada tingkat yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II.
“Di tahun baru ini, mari kita bertekad untuk menata kembali prioritas kita. Dunia yang lebih aman dimulai dengan berinvestasi lebih banyak untuk memerangi kemiskinan dan lebih sedikit untuk memerangi perang. Perdamaian harus menang,” kata Guterres, yang akan menjalani tahun terakhir masa jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal PBB.(dwi)