Kepala BGN Sudaryono Usul 'Jangan Cuma Diawasi Denwas Nanik', tapi juga Tim Swasta

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kepala BGN Sudaryono Usul 'Jangan Cuma Diawasi Denwas Nanik', tapi juga Tim Swasta

Arsip - Kepala BGN Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026) usai dilantik Presiden Prabowo Subianto. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan terbuka terhadap inisiatif pembentukan dewan pengawas untuk memantau jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bahkan, eks Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) itu mengusulkan perlunya melibatkan tim pengawas swasta agar tata kelola program lebih transparan dan akuntabel.

Baca juga:

Nanik Tidak Lepas Dari BGN, Bakal Jadi Dewan Pengawas

“Ada dewan pengawas menurut saya lebih baik, ditambah pengawas-pengawas swasta. Kalau ada hal-hal yang enggak benar ya boleh untuk dilaporkan. Jadi, saya membuka diri untuk segala inisiatif,” kata Sudaryono dalam rilis resmi, dikutip Jumat (24/7).

Dukungan Penegakan Hukum

Sudaryono menegaskan jika ada pihak BGN maupun program MBG yang diperiksa atau diduga terlibat kasus korupsi, hal itu sepenuhnya menjadi urusan penegak hukum.

“Intinya, saya sebagai kepala badan yang baru akan mendukung apapun yang menjadi kebutuhan dalam penegakan hukum, kita akan berikan,” ujarnya.

Baca juga:

Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN Terungkap, Sebut Dasco Paling Tahu

Sosok yang baru menjabat orang nomor satu di BGN beberapa hari itu juga berkomitmen membangun kembali optimisme pegawai internal BGN agar tetap termotivasi menjalankan program prioritas nasional.

BGN ini harus tetap bekerja dengan optimal. Saya ingin mengajak seluruh tim untuk jangan larut terhadap pesimisme dan kesedihan ini. Jadi harus optimis,

Kepala BGN Sudaryono

Memulihkan Citra BGN di Mata Publik

Untuk itu, Sudaryono meminta masyarakat turut mengawasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang tidak sesuai prosedur.

Menurut dia, langkah ini diambilnya untuk memastikan program MBG benar-benar berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tidak membuka celah penyimpangan.

Baca juga:

Nanik S Deyang Sebut ‘sang Adik’ Gantikannya sebagai Kepala BGN, Bisa Menjewer kalau Ada Penyimpangan

Dengan keterbukaan terhadap pengawasan eksternal, Sudaryono berharap kepercayaan publik terhadap BGN dapat dipulihkan setelah kasus hukum yang menjerat pejabat sebelumnya.

“Kalau ada dapur kok enggak benar, segera laporkan. Kita langsung investigasi. Jangan sampai satu dua salah, kemudian yang lain juga dianggap keliru,” tandasnya.

#Kepala BGN #Sudaryono #Nanik S Deyang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Kepala BGN Sudaryono resmi memberi akses kader Posyandu untuk mengawasi dapur SPPG dan mendata penerima Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Indonesia
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Indonesia
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Penerapan sistem prasmanan tidak bisa dilakukan secara serentak karena membutuhkan kesiapan dapur penyedia makanan dan pihak sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Bagikan