Terkendala 'Belum Mendapatkan Sertifikasi Vaksinasi', ini Solusinya

annehsannehs - Kamis, 12 Agustus 2021
Terkendala 'Belum Mendapatkan Sertifikasi Vaksinasi', ini Solusinya

Ayo vaksin! (Foto Istana Presiden/Agus Suparto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini, tiap orang yang hendak bepergian ke tempat umum diwajibkan untuk menunjukkan bukti bahwa mereka sudah divaksin. Itu merupakan langkah uji coba dari pemerintah, mengingat pandemi COVID-19 diperkirakan masih akan berlangsung.

"Jadi arahan Pak Presiden, kita harus memiliki road map bagaimana di masa depan kalau memang virus ini hilangnya membutuhkan waktu sampai tahunan," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada jumpa pers virtual melalui YouTube Kemenko Marves, Senin (9/8).

Ketentuan memperlihatkan bukti vaksin ini diterapkan pada enam aktivitas utama masyarakat, antara lain perdagangan, baik tradisional seperti pasar basah atau toko kelontong, maupun pasar modern (pusat perbelanjaan & department store), kantor dan kawasan industri, transportasi (darat, laut, dan udara), tempat wisata (hotel, restoran, event), acara keagamaan, dan pendidikan.

Baca juga:

Kartu Vaksin Tak Berlaku Masuk Mal, Pengunjung Kebingungan

Bukti vaksinasi tidak ditunjukkan dengan kartu sertifikat yang diperoleh, atau screenshot sertifikasi vaksin. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan termasuk pemalsuan data atau kartu vaksinasi, akan ada aplikasi dan website tersendiri yaitu Pedulilindungi (tersedia di iOS dan Android) dan https://pedulilindungi.id/.

Ketika mencoba untuk memasuki salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, saya menyaksikan beberapa kendala. Ada kerumunan orang yang cukup besar di depan pintu pusat perbelanjaan karena adanya kendala dalam menggunakan aplikasi ini.

Ketika login menggunakan nomor ponsel, sertifikasi vaksin langsung tertera tanpa harus memasukkan NIK yang diperoleh dari KTP, padahal saya baru divaksin satu kali. Meski begitu, ibu dan adik saya mengalami kendala ketika hendak mencari sertifikat. Terdapat tulisan 'sertifikat belum tersedia' pada layar ponsel mereka setelah memasukkan nama lengkap dan NIK.

Untuk menyelesaikan kendala itu, pertama-tama kamu harus memperhatikan ada atau tidaknya informasi tanggal vaksinasi di aplikasi.

Baca juga:

Ingin Masuk Mal, Aplikasi PeduliLindungi Dikeluhkan Warga di Surabaya

Jika tidak ada keterangan tanggal vaksinasi, artinya datamu yang belum diinput tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan, bukan karena kesalahan dari PeduliLindungi.

Solusinya, kamu bisa menginput ulang data peserta ke sistem PCare melalui fasilitas kesehatan di area Jakarta atau Dinas Kesehatan. Data-data yang dibutuhkan antara lain nama, NIK, nomor ponsel, e-mail, lokasi dan tanggal vaksin, nomor batch vaksin, screenshot (tangkapan gambar) status sertifikat vaksin di PeduliLindungi.id, foto KTP, dan foto kartu vaksinasi yang menampilkan data diri serta status pemberian vaksinasi.

Data-data tersebut bisa kamu kirimkan ke e-mail [email protected] dengan subjek e-mail : SertifikatVaksin_NamaLengkap. Satu e-mail berlaku untuk satu identitas. Setelah itu, Pemprov DKI Jakarta akan menginput kembali data vaksinasi kamu ke PCare.

Jika terdapat keterangan tanggal vaksinasi di aplikasi PeduliLindungi, maka kendalanya adalah sertifikat vaksin belum terbit. Kendala ini berasal dari pihak PeduliLindungi, bukan tenaga kesehatan setempat. Solusinya adalah daftarkan dan input data diri dengan benar di aplikasi, kemudian periksa status vaksinasi. Jika masih ada kendala, hubungai saluran resmi PeduliLindungi melalui call center 119 ext 9 atau e-mail [email protected].

Pemprov DKI Jakarta tidak bisa membantu perbaikan kendala sertifikasi jika terdapat keterangan tanggal vaksinasi karena itu merupakan tanggungjawab PeduliLindungi. (SHN)

Baca. juga:

Uji Coba Pembukaan Mal di Bandung, Pemkot: Jangan Ada Euforia

#Kesehatan #COVID-19 #Vaksin Covid-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Bagikan