Kemlu Berhasil Evakuasi 32 WNI dari Iran, Dijadwalkan Tiba di Indonesia Hari ini

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 10 Maret 2026
Kemlu Berhasil Evakuasi 32 WNI dari Iran, Dijadwalkan Tiba di Indonesia Hari ini

Gedung Kementerian Luar Negeri. (Dok Kemlu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Evakuasi warga negara Indonesia yang terjebak di tengah konflik Iran vs Amerika Serikat -Israel tengah berlangsung.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengevakuasi 32 WNI dari Iran ke Baku, Azerbaijan. Mereka tiba di Indonesia pada Selasa (10/3) ini.

"Rencana ketibaan tahap pertama (ke (10 Maret), kami masih terus memantau jadwal mereka," kata Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, kepada wartawan di Jakarta dikutip Selasa (10/3).

Heni mengatakan, para WNI tersebut dalam kondisi baik.

Baca juga:

DPR Ingatkan Pemerintah Tetap Objektif Sikapi Ketegangan Iran dan Amerika Serikat-Israel

"Para WNI saat ini berada di Baku dan semua dalam keadaan baik dan sehat sambil menunggu penerbangan ke tanah air," ujarnya.

Heni juga memastikan akan ada gelombang evakuasi WNI berikutnya.

"Evakuasi tahap berikutnya akan ada, untuk jumlah serta kapan waktu pelaksanaanya kami tengah berkoordinasi intensif dengan KBRI Tehran yang akan menyesuaikan dengan kondisi riil di lapangan," ujar dia.

Sekadar informasi, ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah serangkaian serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya di Timur Tengah.

Baca juga:

3 ABK WNI Hilang Usai Kapal Terbakar di Selat Hormuz, DPR Desak Pemerintah Maksimalkan Pencarian

Konflik yang meningkat sejak akhir Februari 2026 ini memicu kekhawatiran dunia karena berpotensi meluas menjadi perang regional yang lebih besar.

Konflik meningkat tajam setelah operasi militer yang dikenal sebagai Operation Lion’s Roar dilancarkan pada 28 Februari 2026.

Operasi tersebut melibatkan serangan udara dan rudal terhadap berbagai target strategis di Iran, termasuk fasilitas militer dan lokasi yang diduga terkait program nuklir. (knu)

#Evakuasi WNI #Kementerian Luar Negeri #Konflik Israel-Iran #Ketegangan Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Sebanyak 8 WNI bergabung dengan militer Rusia. DPR meminta pemerintah untuk tidak kecolongan lagi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Indonesia
Raja Harald V Wafat, Menlu Sugiono Tulis Pesan Duka di Kedubes Norwegia
Raja Norwegia Harald V wafat pada usia 89 tahun. Menlu Sugiono menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Raja Harald V Wafat, Menlu Sugiono Tulis Pesan Duka di Kedubes Norwegia
Indonesia
Kemlu RI Verifikasi 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Dalami Dugaan Penipuan
Kemlu RI memverifikasi informasi 8 WNI yang disebut direkrut menjadi tentara Rusia. Pemerintah juga mendalami dugaan penipuan, eksploitasi, dan tawaran kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Kemlu RI Verifikasi 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Dalami Dugaan Penipuan
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Indonesia
Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT, Fokus Maksimalkan Sumber Daya Nasional
Indonesia masih fokus menangani korban gempa NTT dengan sumber daya nasional. Sejumlah negara, termasuk China, telah menawarkan bantuan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT, Fokus Maksimalkan Sumber Daya Nasional
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Kementerian Luar Negeri mengungkap dua WNI berinisial AE dan S diduga disandera di Myanmar dengan tuntutan tebusan Rp 200 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Indonesia
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko pada 2 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Ketegangan Iran dan AS Mereda, Indonesia Diminta Ambil Pelajaran: hanya Bangsa Kuat yang Bertahan
Pelajaran terbesar dari meredanya konflik Iran dan Amerika Serikat bukan hanya pentingnya perdamaian, melainkan signifikannya kesiapan.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Ketegangan Iran dan AS Mereda, Indonesia Diminta Ambil Pelajaran: hanya Bangsa Kuat yang Bertahan
Indonesia
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Seluruh pihak harus mendukung penuh kesepakatan penghentian perang tersebut demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Bagikan