Kementerian ESDM Masih Kaji Harga BBM

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 05 Oktober 2015
Kementerian ESDM Masih Kaji Harga BBM

Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melayani pembeli di Jakarta, Kamis (16/4). (Foto Antara/Muhammad Adimaja)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengumumkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat. Tapi, berapa kisaran harga yang akan diturunkan pihak kementerian ESDM masih bungkam.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman enggan menjawab pertanyaan wartawan terkait kabar rencana pemerintah menurunkan harga BBM jenis premium yang semestinya akan diumumkan hari ini. 

"Segera yah pengumumannya, pimpinan saya yang akan sampaikan. Saya enggak berwenang untuk menyampaikan," katanya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (5/10). 

Ia menjelaskan perhitungan harga BBM sudah disampaikan ke DPR. "Tentang formula kan sudah open di DPR, sudah dibahas," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan perhitungan perubahan harga BBM sedang dikaji. 

"Pokoknya terkait harga sedang kita kaji terus, cuma saya tidak berwenang sampaikan. Nanti pimpinan saja yang sampaikan. Memang teknis-teknis itu sama saya, tapi secara keseluruhan Menteri ESDM dan Pak Menko yang akan sampaikan," ujarnya. 

Sementara itu Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas di kantor Kepresidenan guna membahas Paket Kebijakan Ekonomi Tahap III. Rapat dihadiri Menko bidang Politik, Hukum dan HAM Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menko bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli. Selain itu, hadir pula Menteri ESDM Sudirman Said dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto. 

Sebelumnya, Presiden meminta PT Pertamina (Persero) menghitung kembali penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi solar dan nonsubsidi jenis premium dengan opsi turun sekitar 2 persen yang akan dimasukan ke dalam Paket Kebijakan Ekonomi Tahap III.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran dan Niaga dari PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengaku akan mengikuti keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menurunkan harga jual BBM premium, jika pemerintah bisa menunda pembayaran komponen pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) dalam harga premium yang dijual perseroan.

Hal tersebut lantaran keinginan Jokowi untuk menurunkan harga premium merupakan pilihan yang sulit bagi perseroan. Lantaran saat ini saja perseroan menderita kerugian Rp15,3 triliun akibat menjual harga BBM berkadar RON 88 tersebut di bawah keekonomian. (rfd)

Baca Juga:

  1. KUR Perkebunan Bakal Diperpanjang 10 Tahun
  2. Harga BBM Premium Tidak Naik Sampai Akhir 2015
  3. Jokowi Minta Pertamina Turunkan Harga Premium
  4. Penurunan Harga BBM dalam Paket Kebijakan Ekonomi III Dinilai Keliru
  5. Penurunan Harga BBM dalam Paket Ekonomi III Hanya Pencitraan
#Paket Kebijakan Ekonomi Tahap II #Kementerian ESDM #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Pemadaman listrik massal di Sumatra telah berdampak pada 13,1 juta orang. Kementerian ESDM dan PLN pun sedang mengusut kasus tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Indonesia
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
Indonesia
Harga LPG Nonsubsidi Naik, Bahlil Pastikan LPG 3 Kg Tetap Stabil
Harga LPG non subsidi naik mengikuti pasar. Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan LPG 3 kg tetap stabil.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Harga LPG Nonsubsidi Naik, Bahlil Pastikan LPG 3 Kg Tetap Stabil
Indonesia
Harga Minyak Tembus 100 Dolar AS Per Barel, Kementerian ESDM Siapkan Langkah Mitigasi
Salah satunya pemerintah fokus mencari sumber impor alternatif yang tidak melewati jalur konflik tersebut guna mengamankan ketersediaan BBM dan LPG domestik.
Frengky Aruan - Rabu, 15 April 2026
Harga Minyak Tembus 100 Dolar AS Per Barel, Kementerian ESDM Siapkan Langkah Mitigasi
Indonesia
Kementerian ESDM Diminta Tetapkan Kriteria Tegas Penerima BBM Subsidi
Langkah ini dipandang krusial seiring rencana pemerintah membatasi penjualan BBM bersubsidi dan BBM penugasan mulai 1 April 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Kementerian ESDM Diminta Tetapkan Kriteria Tegas Penerima BBM Subsidi
Indonesia
2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz, Begini Penjelasan Kementerian ESDM
Dua kapal Pertamina kini masih tertahan di Selat Hormuz. Kementerian ESDM pun mengutamakan keselamatan awak kapal.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz, Begini Penjelasan Kementerian ESDM
Indonesia
Cek Stok BBM di SPBU di Karanganyar, Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi di Tengah Konflik Timur Tengah
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan stok BBM nasional aman di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Cek Stok BBM di SPBU di Karanganyar, Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi di Tengah Konflik Timur Tengah
Indonesia
Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Picu Inflasi Pangan, DPR Minta Evaluasi
Komisi XII DPR mengingatkan kenaikan BBM non-subsidi bisa memicu harga pangan. Kementerian ESDM pun diminta untuk mengevaluasi.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Picu Inflasi Pangan, DPR Minta Evaluasi
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Pemerintah Hanya Akan Beri Tambahan 10 Persen ke SPBU Swasta di 2026
Pemerintah\ memiliki kewajiban mengayomi pengusaha, tetapi pengusaha juga punya kewajiban untuk tidak mengatur pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Oktober 2025
Pemerintah Hanya Akan Beri Tambahan 10 Persen ke SPBU Swasta di 2026
Bagikan