Kemensos Salurkan Bantuan ke Pengungsi Yalimo Papua
Penyaluran logistik untuk para Ahad (4/7/2021). (ANTARA/HO-Kemensos RI)
MerahPutih.com - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk para pengungsi di pengungsian Yalimo, Papua, Senin (5/7) pagi.
Penyaluran bantuan logistik sesuai instruksi Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk
memberangkatkan bantuan logistik dari Kementerian Sosial, Ahad (4/7), pukul 16.30 waktu setempat, telah tiba di bandara Yalimo, Papua.
“Mulai pagi ini, bantuan logistik tersebut akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan yang mendesak di lokasi pengungsian di Kabupaten Yalimo,” ujar Direktur Penanggulangan Sosial Korban Bencana Alam Syafii Nasution dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/7).
Baca Juga:
2 Panglima Daerah di Papua Pimpin Langsung Seleksi Calon Taruna TNI
Selanjutnya, bantuan logistik dibawa ke posko utama penanganan konflik sosial yang berlokasi di Pos Polisi Elelim di Kabupaten Yalimo.
Bantuan logistik dari Kementerian Sosial diserahterimakan kepada Kapolres Yalimo AKBP Hesman S Napitupulu yang didampingi Elvis Meage Kabid Mental Spritual Dinsos Kabupaten Yalimo.
Bantuan logistik dari Kemensos tersebut, berupa 3.000 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, 200 lembar selimut, 200 lembar kasur; 200 paket kids ware, serta tiga ton beras reguler dari Divre Bulog Wamena.
Selain itu, ada tambahan bantuan logistik, yaitu 100 buah kaos dewasa, 100 buah kaos anak, serta 200 buah Sarung.
Diketahui, sebanyak 1.146 orang di Kabupaten Yalimo, Papua, mengungsi ke tempat aman setelah kerusuhan pada 29 Juni 2021 pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi kepesertaan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi-Jhon Wilil. (*)
Baca Juga:
TNI Bagikan Buku dan Ajari Anak di Perbatasan Papua-PNG Baca Tulis
Bagikan
Berita Terkait
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
Sebanyak 166 Sekolah Rakyat Telah Beroperasi dari Sabang sampai Merauke