KemenPAN-RB Ingin Sistem Kerja ASN Seperti Startup, Bisa Kerja dari Rumah
Ilustrasi ASN. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
MerahPutih.com - Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja melontarkan wacana yang mengejutkan terkait rencana sistem kerja aparatur sipil negara (ASN).
Menurutnya, memasuki era digital 4.0 ini, pihaknya tengah mendesain sistem kerja ASN di kementerian dan lembaga agar bisa menerapkan gaya kerja seperti startup.
Ke depan, lanjut Wangsa, ASN akan memiliki fleksibilitas kerja. “Jadi, nanti ASN akan bisa kerja dari rumah. Tinggal mengatur aturannya seperti apa," kata dia di Auditorium KemenPAN-RB, Jakarta, Kamis (8/8).
Wangsa menjelaskan, berdasar data Global Talent Competitiveness Index 2018, Indonesia berada pada peringkat 77 dari 119 negara. Itu adalah skor terkecil yang didapat pada poin global knowledge skills. Terutama penguasaan IT.
Karenanya, kata dia, beberapa tahun lalu rekrutmen CPNS dilakukan dengan sistem IT. Salah satu tujuannya adalah supaya CPNS yang direkrut memahami IT dan bisa diterapkan dalam pekerjaan.
"Sejak 2014-2018, jumlah rekrutmen CPNS mencapai 317.979 orang yang menggunakan sistem komputerisasi. Diharapkan di 2024, ASN di Tanah Air memiliki basis IT yang cukup kuat. Karena jumlahnya akan 50 persen dari total ASN,” papar Setiawan.
Ketika ASN punya pemahaman yang kuat soal IT, pihaknya yakin akan terjadi percepatan, efisiensi, dan akurasi pelayanan. Dan itu bakal berdampak sosial. Nah, karenanya karenanya untuk posisi tertentu akan diberikan fleksibilitas kerja.
"Kami yakin mereka (PNS yang menguasai IT) adalah tulang punggung kita ke depan. Fleksibilitas kerja ini masuk dalam indikator birokrasi," tegasnya. (*)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Hari Pertama Kerja 2026, Pemprov DKI Serahkan SK Pengangkatan 16.426 PPPK Paruh Waktu
ASN Diperbolehkan WFA Jelang Tahun Baru 2026, Layanan Publik Tetap Jalan
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Lepas 1.700 Peserta ASN Run 2025, Gubernur Pramono: Bukti Jakarta Aman Gelar Event Besar
Kondisi Mental ASN DKI Jakarta Bikin Merinding, DPRD Minta Layanan Psikologis Ada di Tiap Puskesmas
Oknum ASN Ditangkap karena Terlibat Terorisme, Pengamat: Kemenag ‘Lalai’ dalam Tangkal Ideologi Radikal
Dinkes DKI Jakarta Ungkap 15 Persen ASN Terindikasi Memiliki Masalah Kesehatan Mental
Terungkap! 62 Persen ASN DKI Obesitas, Dinas Kesehatan Langsung Turun Tangan