Kemenhan Bakal Gelar Pameran Industri Pertahanan Skala Internasional

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 26 Oktober 2016
Kemenhan Bakal Gelar Pameran Industri Pertahanan Skala Internasional

Kementerian Pertahanan menggelar konferensi pers menjelang acara Indo Defence 2016 Expo & Forum, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (26/10). (Foto: MP/Abi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Nasional- Kementerian Pertahanan kembali menggelar pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2016 Expo & Forum, dengan tema "Bolstering Defence Industri Coorperation: Archieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World".

Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan Brigjen TNI Jan Pieter Ate mengatakan Indo Defence 2016 Expo dan Forum yang diselenggarakan dari tanggal 2 sampai dengan 5 November 2016 di JIExpo Kemayoran Jakarta. Rencananya akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

"Acara ini diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Indo defence menampilkan produk-produk pertahanan komersil. Selain itu peserta yang mengikuti event ini sebanyak 573 sampai dengan 700 perusahaan asing, sedang 271 perusahaan dalam negeri," kata Jan Pieter saat ditemui di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (26/10)

Menurut Jan Pieter, negara-negara sahabat akan mengirimkan delegasi resmi untuk menyaksikan pameran internasional tersebut.

"Negara-negara yang dimaksudkan antara lain Pakistan, Laos, Swedia, Malaysia, Perancis, Singapura, Rusia, Timor Leste, Filipina, Turki, Australia, Brazil, Belarusia, Vietnam, dan sebagainya," tuturnya.

Perusahaan asing yang akan memamerkan produknya antara lain Airbus, Arsenal, Avibraz, Brahmos Aerospace, Beretta Defence Technologies, Boeing Defence, Space & Security, dan lain-lain.

"Indo Defence 2016 Expo & Forum yang diselenggarakan ketujuh kalinya ini juga akan diikuti oleh industri pertahanan dalam negeri milik pemerintah maupun swasta, intansi pemerintah perguruan tinggi dan media," terangnya. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Analis Pertahanan: Program Bela Negara untuk Atasi Ancaman Non Militer 
  2. Program Bela Negara Dipandang Sebagai Terobosan 
  3. Intip Atraksi Ribuan Personel TNI AD Peragakan Beladiri Yongmoodo 
  4. Jokowi: TNI Tidak Boleh Lukai Hati Rakyat 
  5. Ribuan Warga Antusias Hadiri HUT TNI ke-70 di Cilegon
#Pameran Alutsita #Alutsista #Kementerian Pertahanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penguatan alutsista TNI mencakup jet tempur Rafale, pesawat A400M, fregat, helikopter, dan kendaraan amfibi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Giuseppe Garibaldi Lagi Dicat Ulang, Nomor Lambung Kapal Induk Pertama Bocor
TNI AL mengebut pengecatan kapal induk Giuseppe Garibaldi jelang serah terima 24 September 2026. Kapal akan berganti nama jadi KRI Sriwijaya. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Giuseppe Garibaldi Lagi Dicat Ulang, Nomor Lambung Kapal Induk Pertama Bocor
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
DPR Setuju KRI Ki Hajar Dewantara Dijual Pakai Skema Lelang. Harganya Berapa?
Persetujuan diambil dalam rapat paripurna DPR ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9).
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
DPR Setuju KRI Ki Hajar Dewantara Dijual Pakai Skema Lelang. Harganya Berapa?
Indonesia
Intelhan Kemhan-Unhan RI: Strategi Pertahanan Indonesia Harus Adaptif Hadapi Ancaman Lintas Domain di Era Digital
Universitas Pertahanan menggelar diskusi Transformasi Peperangan Asimetris di Era Kecerdasan Artifisial (AI): Penguatan Strategi Pertahanan dan Literasi Digital di Ruang Siber.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Intelhan Kemhan-Unhan RI: Strategi Pertahanan Indonesia Harus Adaptif Hadapi Ancaman Lintas Domain di Era Digital
Indonesia
Komisi I DPR Bela Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Kemhan
Presiden Prabowo Subianto menaikkan tukin prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui dua peraturan presiden
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Komisi I DPR Bela Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Kemhan
Bagikan