Kemenag Imbau Warga Mimika Tak Terprovokasi

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Minggu, 28 Mei 2017
 Kemenag Imbau Warga Mimika Tak Terprovokasi

Ratusan tokoh Agama dan Adat bertemu di aula serba guna Sian Soor Kantor Walikota Jayapura, Papua, Jumat (26/5). (ANTARA FOTO/Indrayadi TH)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mengimbau warga setempat agar tidak terprovokasi dengan berbagai isu menyesatkan yang ingin mengadu domba antarumat beragama.

Kepala Kemenag Mimika Utler Adrianus di Timika, Minggu, mengatakan kasus yang terjadi di Abepura, Jayapura belum lama ini telah dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu untuk memancing atau menyulut amarah masyarakat.

Masyarakat Mimika, demikian Adrianus, harus bijaksana menyikapi setiap informasi yang diterima bahkan yang beredar di media sosial agar tidak salah kaprah dalam memberikan penilaian terhadap sebuah kejadian.

"Kita harapkan masyarakat Mimika tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak jelas alias menyesatkan. Kita semua harus bersikap bijaksana mencermati berbagai informasi yang berkembang di masyarakat," katanya.

Kemenag Mimika meminta masyarakat setempat terutama umat beragama lainnya agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban di saat saudara-saudaranya yang beragama Islam sedang menjalani ibadah puasa pada bulan ramadhan.

"Saudara-saudara kita yang muslim sedang menjalankan ibadah puasa selama 29 hari sebagai kewajiban seorang muslim atau muslimat melaksanakan perintah agamanya. Diharapkan saudara-saudara yang lain menjaga ketertiban dan ketenangan di lingkungan masing-masing. Mari kita jaga keharmonisan antarsemua umat beragama yang selama ini sudah terjalin sangat baik di Mimika," pesan Adrianus.

Tokoh masyarakat Mimika Athanasius Allo Rafra juga mengajak seluruh komponen warga setempat terus membangun suasana penuh persaudaraan tanpa membeda-bedakan agama, suku dan golongan.

"Selama ini warga Mimika sudah hidup dalam suasana penuh persaudaraan yang cukup baik. Sekarang ini saudara-saudara kita umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa, mari kita umat beragama yang lain menjaga suasana yang harmonis agar mereka dapat menjalankan ibadah puasa dalam suasana yang tenang dan damai," kata mantan Penjabat Bupati Mimika periode 2007-2008 itu.

Sumber: ANTARA

#Kasus Intoleransi #Kemenag #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
30 Persen Warga Papua Belum Punya Hunian Layak, Mendagri Tito Ajak Swasta Turun Tangan
Sebanyak 30 persen warga Papua belum memiliki hunian layak. Mendagri Tito Karnavian pun mengajak swasta untuk ikut turun tangan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
30 Persen Warga Papua Belum Punya Hunian Layak, Mendagri Tito Ajak Swasta Turun Tangan
Indonesia
Gibran Dorong Program MBG Masuk Asmat, Usulkan Libatkan Gereja dan Keuskupan
Wapres Gibran Rakabuming meminta Program Makan Bergizi Gratis menjangkau Asmat, Papua Selatan. Ia mengusulkan keterlibatan gereja dan keuskupan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Gibran Dorong Program MBG Masuk Asmat, Usulkan Libatkan Gereja dan Keuskupan
Indonesia
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
KPK mendalami dugaan aliran dana dari penyelenggara ibadah haji khusus kepada pihak Kementerian Agama dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
Indonesia
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Menunjukkan komitmen dari masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Indonesia
4 Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Papua
Pihaknya bakal terus mematangkan pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
4 Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Papua
Indonesia
Pasca Ledakan Biak, Dua Mortir PD II Ditemukan di Jayapura
Tim Jibom Gegana Brimob Polda Papua amankan dua mortir peninggalan PD II di Jayapura. Sehari sebelumnya, UXO berisiko tinggi ditemukan di Sentani.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Pasca Ledakan Biak, Dua Mortir PD II Ditemukan di Jayapura
Indonesia
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
Tim kolaborasi film dokumenter Pesta Babi akhirnya angkat bicara terkait laporan hukum yang diajukan tokoh perempuan adat Malind, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
Indonesia
Aktivis Tidak Setuju Proyek Pangan dan Energi di Papua Dilabeli Kolonialisme, Perlu dengan Hati, Hukum, dan Keadilan
Pembangunan di Papua harus dibaca secara lebih objektif, yaitu sebagai bagian dari upaya negara memperkuat ketahanan pangan, ketahanan energi, pemerataan pembangunan, penguatan infrastruktur, serta perlindungan kedaulatan nasional di wilayah timur Indonesia.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Aktivis Tidak Setuju Proyek Pangan dan Energi di Papua Dilabeli Kolonialisme, Perlu dengan Hati, Hukum, dan Keadilan
Lifestyle
Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos
Karya musik digital tersebut secara gamblang mengangkat isu kondisi Papua terkini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos
Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Bagikan