Kelainan Genetika Harlequin Ichthyosis Kasus Langka di Desa Lampasio Sulteng

P Suryo RP Suryo R - Senin, 09 Januari 2023
Kelainan Genetika Harlequin Ichthyosis Kasus Langka di Desa Lampasio Sulteng

Kelainan genetika Harlequin Ichthyosis merupakan kasus langka. (Unsplash/Sangharsh Lohakare)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA sedang dihebohkan dengan kondisi langka kelahiran bayi di Desa Lampasio,Tolitoli, Sulawesi Tenggara. Tepat di malam pergantian tahun, 31 desember 2022 bayi lahir dengan kondisi yang diduga merupakan kelainan genetik yang biasa disebut dengan Harlequin Ichthyosis.

Bayi berjenis kelamin perempuan ini lahir di Puskesmas Lampasio dengan berat badan 2,2 kg. Bayi ini lahir dengan memiliki tubuh yang terbungkus dengan kulit putih yang tebal dengan celah-celah retakan berwarna merah.

Baca Juga:

Semangat Bekerja Meski Terkena Flu Setelah Liburan

sakit
Kondisi Harlequin Ichthyosis ini hanya terjadi pada sekitar 1 dari 300.000 kelahiran. (Instagram@ayojakarta)

Apakah Harlequin Ichthyosis?

Melansir dari laman Alodokter, Harlequin lchthyosis adalah kelainan genetik yang sangat langka dan menyebabkan tubuh tidak memiliki kulit normal. Gen yang diturunkan dari kedua orang tua.

Ini merupakan penyakit yang cukup langka. Kemungkinan terjadinya kondisi Harlequin Ichthyosis ini hanya terjadi pada sekitar 1 dari 300 ribu kelahiran.

Apa penyebabnya?

Penyakit langka ini disebabkan oleh mutasi atau kelainan pada gen ABCA12. Normalnya, gen ini berfungsi untuk memproduksi protein ABC transporter yang tugasnya adalah untuk menyalurkan lemak ke lapisan kulit terluar (epidermis).

Kelainan gen ABCA12 ini menyebabkan produksi protein ABC transporter terhambat sehingga penyaluran lemak ke lapisan epidermis pun terganggu. Tanpa adanya senyawa lemak ini, perkembangan sel-sel kulit menjadi tidak normal.

Bagaimana pola penurunan gennya?

Harlequin Ichthyosis seperti yang dialami oleh anak dari pasangan dari Ibu JK dan suaminya MA, warga Desa Janja Kecamatan Lampasio, Sulawesi Tenggara ini memang disebabkan karena bawaan atau turunan. Namun, terdapat pola pada turunan gen tersebut.

Pola turunan gen autosomal resesif yaitu penyakit ini hanya akan terjadi pada bayi yang mewarisi mutasi gen ABCA12 dari kedua orang tua yang membawa gen (carrier) tetapi tidak menderita kondisi ini. Meski begitu, bayi dari orang tua tersebut memiliki risiko terkena harlequin ichtyosis sebesar 25%.

Baca Juga:

5 Kelainan Genetik Anak yang Sulit Dicegah

sakit
Kelainan ini terjadi pada 1 bayi berbanding 300 ribu kelahiran. (freepik/jcomp)

Ciri-ciri Harlequin Ichthyosis

Bayi dengan kelainan ini biasanya terlahir prematur. Selain itu, bayi ini memiliki kulit yang kemerahan dan bersisik tebal di seluruh tubuh, termasuk wajah. Kulit juga seperti tertarik kencang sehingga terlihat seperti retak-retak.

Selain ciri-ciri tadi, terdapat masalah yang terjadi pada penderita kasus ini, diantaranya:

- Kelopak mata terbalik dan mata tidak dapat menutup.

- Bentuk telinga seperti menyatu dengan kepala

- Bibir tertarik kencang, membuat mulut bayi tetap terbuka dan sulit menyusu

- Sulit bernapas akibat kulit dada yang tidak elastis

- Tangan dan kaki berukuran lebih kecil dari normal dan bengkak

- Infeksi kulit

- Gerakan tubuh terbatas

- Suhu tubuh yang rendah (hipotermia)

- Dehidrasi

- Kadar natrium yang tinggi dalam darah (hipernatremia)

Cara mengantisipasinya

Pada orang yang memiliki riwayat harlequin ichthyosis dalam keluarga, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter sebelum merencanakan kehamilan. Pemeriksaan genetik bisa dilakukan untuk mengetahui apakah kamu dan pasangan adalah carrier kelainan ini.

Jika sudah terlanjur hamil, konsultasikan segera kepada dokter kandungan mengenai riwayat kesehatan keluarga agar dokter bisa mengawasi kondisi janin dengan lebih ketat. Diskusikan pula dengan dokter mengenai perlu tidaknya pemeriksaan amniosentesis dan chorionic villus sampling (CVS).

Hal ini diperlukan karena harlequin ichthyosis tidak bisa dicegah. Selain itu, Dokter dapat mengetahui apakah terdapat kelainan pada gen ABCA12, dan seberapa besar risiko harlequin ichthyosis menurun kepada anak kelak. (dgs)

Baca Juga:

Bangun Tidur Terasa Sangat Lelah, Atasi sebelum Berlanjut

#Breaking #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Olahraga
Persib Bandung Luncurkan Jersey Baru untuk 2026/2027, Bukan Sekadar Identitas tetapi Bagian Cerita Bobotoh
Mengusung tema “Lives Inside Us”, jersey baru Persib Bandung digambarkan sebagai “jubah perang” yang membawa identitas Persib, semangat pemain, serta energi Bobotoh.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Persib Bandung Luncurkan Jersey Baru untuk 2026/2027, Bukan Sekadar Identitas tetapi Bagian Cerita Bobotoh
Indonesia
Pagi Ini Anak Krakatau Erupsi 09.41 WIB, Nelayan Dilarang Masuk Radius 3 KM
Gunung Anak Krakatau erupsi Senin pagi dengan kolom abu setinggi 250 meter pukul 09.41 WIB tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Pagi Ini Anak Krakatau Erupsi 09.41 WIB, Nelayan Dilarang Masuk Radius 3 KM
Indonesia
Hari Ini 4 Jasad Baru Ditemukan, Korban Tewas Gempa NTT Jadi 75 Orang
BNPB mencatat korban tewas gempa NTT terus bertambah jadi 75 orang. Ribuan gempa susulan masih terjadi, termasuk gempa 5,7 SR pada Kamis pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Hari Ini 4 Jasad Baru Ditemukan, Korban Tewas Gempa NTT Jadi 75 Orang
Indonesia
Negara Rugi Rp 255 Miliar, Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso Divonis 4 Tahun Bui
Mantan Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, divonis 4 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi jual beli gas. Kasus ini merugikan negara Rp255 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Negara Rugi Rp 255 Miliar, Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso Divonis 4 Tahun Bui
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Dunia
Kebakaran Kapal Dermaga Muara Baru Jakut Masih Membara, 11 Mobil Damkar Berjibaku
Kapal terbakar di Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara. Sudin Gulkarmat kerahkan 11 mobil damkar dan 30 personel. Api masih menyala, penyebab dan kerugian masih diselidiki.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Kebakaran Kapal Dermaga Muara Baru Jakut Masih Membara, 11 Mobil Damkar Berjibaku
Indonesia
Bus Transjakarta Mogok di Jalur Langit, Penumpang Koridor 13 Terpaksa Turun
Bus Transjakarta mogok di Petukangan, Jakarta Selatan, hingga mengganggu perjalanan Koridor 13. Operasional sejumlah rute dialihkan dan diperpendek.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Bus Transjakarta Mogok di Jalur Langit, Penumpang Koridor 13 Terpaksa Turun
Indonesia
Dinas-Dinas Pemkab Puncak Papua Dibakar Massa Imbas Ricuh Dana Desa
Massa membakar sejumlah kantor Pemkab Puncak di Ilaga, Papua Tengah, akibat protes penyaluran dana desa tahap I 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Dinas-Dinas Pemkab Puncak Papua Dibakar Massa Imbas Ricuh Dana Desa
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan