Semangat Bekerja Meski Terkena Flu Setelah Liburan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 09 Januari 2023
Semangat Bekerja Meski Terkena Flu Setelah Liburan

Bekerja saat sedang sakit flu memang tidak enak. (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIBURAN telah usai, waktunya kembali ke rutinitas harian. Mungkin setelah liburan kemarin, kau mengalami flu dan tetap harus bekerja di kantor. Bagaimana caranya bisa menyelesaikan tugas kantor meski sedang sakit?

Saat terkena flu, biasanya hal yang dibutuhkan adalah istirahat di rumah. Namun, sebagai seorang pekerja, terkadang ada beberapa hal yang mengharuskan kamu tetap bekerja saat sedang sakit. Salah satu contohnya adalah tugas yang sudah mendekati due date atau batas waktu penyelesaian.

Terkena flu memang bukan alasan untuk tidak bisa mengerjakan tugas kantor. Namun kenyataannya, memang cukup sulit untuk tetap produktif di kala tubuh sedang tidak fit. Mengutip laman Alodokter, berikut tips biar kamu bisa menyelesaikan pekerjaan meski sedang sakit flu.

Baca juga:

Redakan Flu dengan Tubuh Selalu Terhidrasi

Semangat Bekerja Meski Terkena Flu Setelah Liburan
Atur waktu istirahat secara berkala. (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Mengonsumsi makanan atau minuman yang baik untuk stamina tubuh

Selama sakit dan masa pemulihan, kamu perlu mengonsumsi makanan yang baik untuk meningkatkan imunitas tubuh, seperti makanan tinggi vitamin C, sayuran berdaun hijau dan aneka buah, serta makanan berkuah, seperti sup ayam dan kuah kaldu. Selain makanan, ada juga beberapa minuman yang baik untuk stamina, seperti jus buah atau sayur tanpa gula, air madu, teh jahe, juga teh herbal.

Buat daftar pekerjaan berdasarkan prioritas

Kalau tidak bisa cuti karena ada pekerjaan penting yang harus diselesaikan, kamu perlu membuat daftar pekerjaan berdasarkan prioritas. Dengan cara ini, kamu bisa menyelesaikan tugas kantor dari yang paling mendesak atau paling penting dahulu.

Jadi, walau sedang terkena flu dan gejala yang dialami mungkin sedang buruk, tugas kantor tetap bisa kamu selesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Baca juga:

Enam Vitamin Ini Bisa Halau Influenza

Semangat Bekerja Meski Terkena Flu Setelah Liburan
Konsumsi obat flu yang tepat. (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)


Atur waktu istirahat

Menyelesaikan pekerjaan memang penting, tapi lebih penting lagi kesehatanmua. Kamu tetap perlu mengatur waktu untuk beristirahat yang cukup, agar imunitas tubuhmu kuat untuk melawan virus. Cobalah untuk beristirahat secara berkala dengan sekadar merebahkan badan tiap beberapa jam.

Konsumsi obat flu yang tepat

Untuk membantu meringankan gejala, kamu bisa mengonsumsi obat flu yang tepat. Ada beberapa kandungan obat bebas yang memang ditujukan untuk mengatasi gejala flu, misalnya Paracetamlo untuk meredakan demam dan nyeri, Dexchlorpheniramine maleate untuk mengatasi gejala alergi dan peradangan di hidung, dan Phenylpropalamine untuk mengatasi pilek dan hidung tersumbat. (and)

Baca juga:

Nonton Film Horor Bantu Sembuh dari Flu

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan