Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kejagung Punya Modal Kuat Bongkar Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Kejagung Punya Modal Kuat Bongkar Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah, tiba di Rutan KPK pada Jumat (24/7). Foto: MerahPutih/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRAKTISI hukum Edi Hasibuan menilai proses penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dikaitkan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Febrie Adriansyah memiliki peluang untuk diungkap secara menyeluruh oleh Kejaksaan Agung.

Optimisme tersebut didasarkan pada telah diserahkannya barang bukti beserta dokumen pendukung dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri kepada penyidik Kejaksaan Agung.

Menurut Edi, kelengkapan tersebut menjadi fondasi penting bagi penyidik untuk melanjutkan proses pendalaman perkara.

“Semua bukti dan dokumen terkait dengan dugaan korupsi maupun TPPU sudah diserahkan Kortas Tipidkor Polri kepada penyidik Kejaksaan Agung. Tinggal dikembangkan lebih lanjut. Saya yakin penyidik Kejaksaan mampu menuntaskan perkara ini,” kata Edi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/7).


Ia menjelaskan proses serah terima barang bukti telah dilakukan secara resmi melalui berita acara.

Baca juga:

Kuasa Hukum Nilai Predicate Crime Kasus TPPU Febrie Adriansyah masih Abu-abu

Dengan demikian, fokus penyidik saat ini adalah menelusuri keterkaitan berbagai aset, mulai dari uang tunai, logam mulia hingga harta lainnya, dengan perkara yang sedang ditangani.
Edi juga menanggapi kemungkinan munculnya pihak yang mengaku sebagai pemilik barang bukti yang telah disita.


Menurutnya, setiap klaim harus dibuktikan melalui mekanisme hukum, bukan sekadar disampaikan kepada publik. Dalam perkara pencucian uang, setiap upaya yang mengarah pada penyamaran asal-usul harta justru menjadi bagian yang perlu didalami penyidik.

“Oleh karena itu, semua pengakuan harus diuji berdasarkan alat bukti,” ujar Edi yang juga mantan Komsioner Kompolnas ini.


Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) ini meyakini tim penyidik Kejaksaan Agung memiliki kemampuan untuk mengembangkan alat bukti yang telah diterima. Ia menilai pengalaman penyidik menjadi modal penting dalam mengurai dugaan tindak pidana asal maupun dugaan pencucian uang.

Menurutnya, keberhasilan pembuktian perkara korupsi dan TPPU sangat ditentukan kesesuaian antara dokumen transaksi, keterangan saksi, hasil penggeledahan, barang sitaan, dan penelusuran aliran dana. Jika seluruh rangkaian bukti berkaitan, konstruksi perkara akan semakin kuat.


Meski demikian, Edi mengingatkan agar semua pihak tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Ia menegaskan, status hukum seseorang baru dapat dipastikan setelah ada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Baginya, penanganan perkara tersebut juga akan menjadi salah satu tolok ukur profesionalisme Kejaksaan Agung dalam menuntaskan perkara yang menyita perhatian publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.(knu)

Baca juga:

Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Khusus TPPU Emas 74 Kg Brankas Eks Jampidsus


#Jampidsus #Kejagung #Febrie Adriansyah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Indonesia
Tan Kian dan Ferry Boboho Masih Diperiksa di Kasus TPPU Eks Jampidsus, Masuk Kejagung Siang
Kejagung periksa pengusaha Tan Kian dan Ferry Hongkiriwang terkait kasus TPPU mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pemeriksaan dilakukan bersama 10 saksi lain, terkait sprindik baru emas 74 kg dan valuta asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Tan Kian dan Ferry Boboho Masih Diperiksa di Kasus TPPU Eks Jampidsus, Masuk Kejagung Siang
Indonesia
Kejagung Punya Modal Kuat Bongkar Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
Fokus penyidik saat ini yakni menelusuri keterkaitan berbagai aset, dari uang tunai, logam mulia hingga harta lainnya, dengan perkara yang sedang ditangani.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Kejagung Punya Modal Kuat Bongkar Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
Indonesia
Komisi III DPR Ingatkan Penanganan Kasus Kematian Misterius Karumga Febri Adriansyah Harus Berbasis Bukti Ilmiah
Kepala rumah tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo ditemukan meninggal dunia di depan sebuah klinik kecantikan di Jakarta Selatan.
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Komisi III DPR Ingatkan Penanganan Kasus Kematian Misterius Karumga Febri Adriansyah Harus Berbasis Bukti Ilmiah
Indonesia
DPR Minta Penyebab Kematian Sutrismo Diusut Tuntas, Tekankan Hasil Forensik
Komisi III DPR mendesak Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus kematian penjaga rumah Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Penyebab Kematian Sutrismo Diusut Tuntas, Tekankan Hasil Forensik
Indonesia
DPR Desak Polisi Segera Ungkap Misteri Kematian Karumga Eks JAM-Pidsus, Minta Hasil Penyelidikan Dibuka ke Publik
Seluruh proses penyelidikan harus berlangsung profesional, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Desak Polisi Segera Ungkap Misteri Kematian Karumga Eks JAM-Pidsus, Minta Hasil Penyelidikan Dibuka ke Publik
Indonesia
Kejagung Siapkan Operasional Tujuh Kejari Baru, Kantor Sementara hingga Personel Jadi Prioritas
Fokus awal saat ini yakni menyiapkan sarana pendukung agar satuan kerja baru tersebut dapat segera menjalankan tugasnya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kejagung Siapkan Operasional Tujuh Kejari Baru, Kantor Sementara hingga Personel Jadi Prioritas
Indonesia
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Buka Suara soal Kematian Sutrimo, Minta Tunggu Hasil Penyelidikan
Kuasa hukum Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Ia pun meminta publik menunggu hasil penyelidikan polisi.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Buka Suara soal Kematian Sutrimo, Minta Tunggu Hasil Penyelidikan
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Kuasa Hukum Nilai Predicate Crime Kasus TPPU Febrie Adriansyah masih Abu-abu
Kejelasan tindak pidana asal sangat penting karena akan menentukan arah pembelaan sekaligus proses hukum yang akan dijalani kliennya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kuasa Hukum Nilai Predicate Crime Kasus TPPU Febrie Adriansyah masih Abu-abu
Bagikan