Keindahan Bali dan Nusa Tenggara Dalam Balutan Musik dan Tari

Fredy WansyahFredy Wansyah - Minggu, 20 September 2015
Keindahan Bali dan Nusa Tenggara Dalam Balutan Musik dan Tari

Penampilan Mia Ismi berkebaya dalam acara MATTA Fair 4-6 September 2015 di Kuala Lumpur, Malaysia. (sumber: Dokumentasi Bayu Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Musik - Penyanyi Mia Ismi bersama musisi Berto Pah dan VocaGroove menampilkan musik tradisional dan pop dari daerah Bali dan Nusa Tenggar di Auditorium Galeri Indonesia Kaya (GIK), Jakarta Pusat dalam konser bertajuk "Setapak Jejak Dewata".

Di tengah kemunduran eksistensi musik-musik tradisional lantaran merebaknya musik pop dan musik dari musisi luar negeri, langkah berani Mia Ismi berhasil menghipnotis penonton dengan penampilan yang memukau.

"Saya seneng banget. Kebetulan anak-anak vokal grup ini anak didik saya. Kemarin kita dapat tawaran untuk ngisi di GIK. Saya pikir kalau temanya Bali dan Nusa Tenggara masa sih kita enggak bawa orang aslinya. Kebetulan saya kenal Berto Pah," ucap Mia usai acara di GIK, Jakarta Pusat, Minggu (20/9).

Acara berdurasi 50 menit ini menampilkan Berto Pah yang memainkan alat musik Sasando. Selain itu, terdapat pula kolaborasi antara petikan merdu dari alat musik sasando dengan Mia Ismi dan VocaGroove.

Mia Ismi juga menyanyikan lagu-lagu yang menggambarkan pulau Bali dari masa ke masa seperti Chopin Larung dan Denpasar Moon. Penampilan Mia ditemani oleh para penari muda dari Liga Tari Universitas Indonesia.

Acara yang diakhiri dengan penampilan grup VocaGroove ini mengangkat keprihatinan tentang pelestarian alam dan budaya sekitar yang dituangkan dalam lagu "Earth Song" ciptaan Michael Jackson. (yni)

Baca Juga:

Sambut HUT Ke-70 RI, Kemendikbud Selenggarakan Festival Musik Tradisional

Oppie Andaresta Prihatin Musik Tradisional Kurang Diminati

"Gesek" Publik Malaysia, Mia Ismi Bangga Pakai Kebaya

#Musik Tradisional #Bali #Mia Ismi Halida
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Fun
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Kolaborasi dengan Minikino sejalan dengan salah satu pilar Noema yang menempatkan komunitas dan inklusivitas sebagai bagian penting dari identitas resor.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Indonesia
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Bagikan