Kesehatan

Kebanyakan Minum Air Putih Sebabkan Kematian, Kenali Tanda-Tandanya!

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 08 November 2019
Kebanyakan Minum Air Putih Sebabkan Kematian, Kenali Tanda-Tandanya!

Batasi konsumsi air putih (Foto: Unsplash/manu schwendener)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"MINUM banyak air putih ya" begitulah nasehat sederhana dokter untuk pasiennya. Apapun penyakit yang diderita, dokter selalu menyarankan agar pasiennya tidak kekurangan mengonsumsi air putih atau air mineral.

Air putih menjadi resep sederhana untuk memiliki tubuh sehat. Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapat dengan rutin meminum air putih. "Dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga membersihkan kulit, air sangat membantu kesehatan tubuh," ujar Penyelidik Kesehatan dan Keselamatan di ConsumerSafety.org, Morgan Statt sebagaimana dilansir dari Bustle.

Baca juga:

Gunakan Botol Minum Kemasan Sekali Saja

Meskipun menyehatkan, Statt mengatakan kebanyakan minum air putih bisa menyebabkan kadar natrium pada darah rendah. Kondisi ini disebut hiponatremia yang bisa membuatmu kelelahan, muntah, kebingungan, sakit kepala, dan lebih parahnya menyebabkan kematian.

Statt memperingatkan agar tidak minum lebih dari 27-33 ons cairan air setiap jamnya. Jumlah tersebut setara dengan tiga setengah sampai empat gelas. Lalu, apa saja tanda-tanda kamu kebanyakan minum air putih?

1. Sering buang air kecil

Buang air kecil lebih dari tujuh kali dalam sehari tidak sehat (Foto: Unsplash/Tim Mossholder)

Sering bulak-balik ke toilet untuk buang air kecil? Kalau iya coba perhatikan lagi berapa takaran air putih yang kamu minum hari ini. Seorang urogynecologist di University Hospital Case Medical Center, Sangeeta Mahajan MD mengatakan buang air kecil lebih dari tujuh kali sehari itu tidak normal. Mulai sekarang hitung ya berapa frekuensi buang air kecilmu dalam sehari.

2. Warna urin terlalu jernih

Warna urin ideal ialah kuning terang (Foto: Unsplash/HONG FENG)

Urin berawarna kuning pekat menandakan kamu kurang minum air putih. Namun, warna urin yang terlalu jernih menandakan kamu terlalu berlebihan minum air putih. Kata Statt, warna urin yang ideal ialah kuning terang.

Baca juga:

Meskipun Sehat, Minum air putih Bisa Berbahaya

3. keram

Kekurangan potassium membuatmu mudah keram (Foto: Unsplash/Imani Clovis)

Terlalu sering buang air kecil membuat kamu kehilangan potassium, yaitu zat mineral yang membuatmu ototmu rileks. Tanpa adanya potassium, kamu akan mudah terkena keram. Jadi waspada ya kalau kamu sering mengalami keram.

4. Mudah lelah

Kebanyakan minum air putih membuatmu mudah lelah (Foto: Unsplash/Christian Erfurt)

Kalau kata salah satu iklan produk air mineral, minum air putih membuatmu fokus. Tapi air putih yang dikonsumsi berlebihan justru malah membuat kamu mudah lelah. Soalnya, ginjal kamu bekerja terlalu keras untuk menyaring air mineral yang kamu konsumsi.

Sahabat Merah Putih, tetap batasi asupan air putihmu ya (ikh)

Baca juga:

Minum Air Putih Saja Selama 30 Hari Jika Ingin Kreatif

#Air Putih #Air Mineral #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan