Keadaan Kapolda Jambi Setelah 2 Hari Kecelakaan Helikopter

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 21 Februari 2023
Keadaan Kapolda Jambi Setelah 2 Hari Kecelakaan Helikopter

Tim evakuasi sudah sampai di lokasi kecelakaan helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi, Senin (20/2/23).(FOTO ANTARA/HO-Polda Jambi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan rombongan dalam keadaan stabil setelah kecelakaan helikopter pada Minggu (19/2) lalu.

“Ya, kondisi khususnya Pak Kapolda (Jambi), pilot dan co-pilot dalam kondisi stabil,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2).

Namun, mereka semua tentu membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Oleh karenanya, Dedi meminta kepada semua pihak agar dapat memanjatkan doa supaya proses evakuasi bisa dituntaskan pada hari ini.

Baca Juga:

Evakuasi Kapolda Jambi Tak Kunjung Bisa Dilakukan karena Faktor Cuaca

Dedi menuturkan, proses evakuasi masih berlangsung hingga saat ini.

Diketahui, pada pukul 09:00 WIB pagi tadi, helikopter masih berkeliling untuk mencari posisi evakuasi yang tepat.

“Keamanan dan keselamatan yang utama, biar proses evakuasi bisa berjalan lancar juga diperhitungkan ya, makanya setiap helikopter di-backup tim medis, yakni dokter-dokter,” ungkap dia.

Sementara untuk kondisi cuaca di lokasi evakuasi memang menjadi kendala yang paling utama. Cuaca berkabut yang membuat jarak pandang mata menjadi terbatas.

“Lalu vegetasi di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kan cukup rapat gitu, makanya perlu cari ruang yang lebih terbuka dan lebih landai gitu biar helikopter bisa manuver lebih aman,” kata Dedi.

Baca Juga:

6 Helikopter Dikerahkan Evakuasi Kapolda Jambi

Menurut Dedi, proses evakuasi Kapolda Jambi dan rombongan akan dimaksimalkan hari ini mengingat sudah menginjak hari kedua.

Apabila kondisi kabut mulai mereda, maka proses evakuasi akan dimaksimalkan lewat jalur udara.

“Hari ini dimaksimalkan dan juga kita memantau dari BMKG, karena info dari BMKG kan jam 12 ke atas mungkin cuaca hujan dan sebagainya, kita akan terus monitor dan komunikasi dengan satgas yang dibentuk di Jambi,” jelas dia.

Dedi mengungkapkan bahwa masyarakat komunitas turut membantu mengevakuasi Kapolda dan rombongan ada sebanyak 2 orang.

"Kemudian dari Taman Nasional Seblat ada 5 orang. Jadi 26 orang ini tugasnya utama medis dulu penanganan medis dulu yang kita utamakan," ucapnya.

Diketahui, helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono mendarat darurat di Bukit Tamia, Muara Emat, Kabupaten Kerinci, Minggu (19/2). Helikopter itu membawa Rusdi Hartono untuk melakukan kunjungan kerja ke Kerinci.

Helikopter yang ditumpangi Rusdi merupakan helikopter Polri jenis Super Bell 3001.

Rusdi dan rombongan rencananya melakukan perjalanan ke Kerinci untuk kunjungan kerja ke Polres Kerinci dan meresmikan gedung SPKT. (Knu)

Baca Juga:

Kapolri Terbang ke Jambi Pantau Evakuasi Kapolda

#Jambi #Helikopter #Kecelakaan Helikopter
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi IX DPR akan Panggil Kemenkes Bahas Kematian Dokter Magang di Jambi
Meminta penjelasan terkait dengan dugaan kelebihan jam kerja yang dialami dokter magang.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Komisi IX DPR akan Panggil Kemenkes Bahas Kematian Dokter Magang di Jambi
Indonesia
Dokter Internship di Jambil Meninggal, DPR Minta Investigasi dan Evaluasi Sistem
Posisi dokter internship yang berada di antara status peserta didik dan tenaga pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Dokter Internship di Jambil Meninggal, DPR Minta Investigasi dan Evaluasi Sistem
Dunia
Latihan Berujung Maut, 10 Orang Tewas dalam Tabrakan Helikopter Tentara Malaysia di Perak
Dua helikopter Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) bertabrakan saat latihan. Sebanyak 10 orang tewas dalam insiden tragis saat persiapan HUT ke-90 TLDM.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Latihan Berujung Maut, 10 Orang Tewas dalam Tabrakan Helikopter Tentara Malaysia di Perak
Olahraga
8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Dievakuasi, Segera Diidentifikasi di RS Bhayangkara
Korban helikopter jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat, langsung dievakuasi. Proses identifikasi korban akan dilakukan di RS Bhayangkara.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Dievakuasi, Segera Diidentifikasi di RS Bhayangkara
Indonesia
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Operasi di lapangan dipimpin Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigjen Purnomosidi.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Indonesia
Helikopter Matthew Air Jatuh di Sekadau Kalbar, Sempat Kirim Sinyal Darurat sebelum Hilang Kontak
Helikopter tersebut diawaki satu pilot, Capt Marindra Wibowo, serta membawa satu engineer, Harun Arasyid, dan enam penumpang.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Helikopter Matthew Air Jatuh di Sekadau Kalbar, Sempat Kirim Sinyal Darurat sebelum Hilang Kontak
Indonesia
Helikopter Matthew Air Jatuh, Pasukan Elit Pasgat Turun Tangan Amankan Sisa Serpihan
Yonko 466 Pasgat tetap menyiagakan personel tambahan untuk mendukung kelancaran seluruh tahapan evakuasi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Helikopter Matthew Air Jatuh, Pasukan Elit Pasgat Turun Tangan Amankan Sisa Serpihan
Indonesia
Helikopter Matthew Air Jatuh, Tim SAR Belah Bangkai PK-CFX Demi Evakuasi Jenazah
Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto, menegaskan komitmen penuh tim untuk menyelesaikan proses evakuasi meskipun akses jalan menuju lokasi sangat terbatas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Helikopter Matthew Air Jatuh, Tim SAR Belah Bangkai PK-CFX Demi Evakuasi Jenazah
Indonesia
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Data Polres Sekadau melaporkan manifes penerbangan Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot) dan enam penumpang, yakni Patrick K., Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Indonesia
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Mantan Wakapolri ini menambahkan bahwa kehadiran para guru ke gedung parlemen merupakan sinyal kuat bahwa masyarakat masih haus akan kepastian hukum yang berkeadilan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Bagikan