Merahputih.com - Evakuasi helikopter jatuh, korban kecelakaan helikopter PK-CFX, dan Yonko 466 Pasgat menjadi fokus utama dalam operasi penyelamatan di Kabupaten Sekadau.
Tim SAR gabungan bergerak cepat memindahkan jenazah dari lokasi kejadian menuju Bandara Supadio, Pontianak, guna memastikan proses identifikasi berjalan lancar di tengah tantangan cuaca ekstrem Kalimantan Barat.
Personel Batalyon Komando 466 Pasukan Gerak Cepat (Yonko 466 Pasgat) bersama Basarnas memimpin langsung evakuasi jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX milik Matthew Air Nusantara. Menggunakan helikopter Caracal, tim mengangkut para korban dari titik jatuhnya pesawat di Kabupaten Sekadau menuju Bandara Supadio, Pontianak.
Baca juga:
Helikopter Matthew Air Jatuh, Tim SAR Belah Bangkai PK-CFX Demi Evakuasi Jenazah
Komandan Yonko 466 Pasgat, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda, mengonfirmasi bahwa seluruh korban dalam peristiwa tragis tersebut telah ditemukan. Selain mengevakuasi jenazah, tim di lapangan juga fokus mengamankan serpihan material helikopter dari lokasi kejadian.
"Sejauh ini kami menerima informasi seluruh korban sudah ditemukan. Proses evakuasi masih berjalan, termasuk pengamanan bagian-bagian helikopter dari lokasi di Kabupaten Sekadau," ujar Letkol Pas Adim Dwi Prasanda dikutip Antara, Jumat (16/4).
Sinergi Tim SAR Gabungan di Medan Berat
Proses pemindahan jenazah melibatkan kerja sama taktis antara dua personel Yonko 466 Pasgat dan satu personel Basarnas di dalam helikopter Caracal.
Kehadiran tim ahli ini memastikan prosedur evakuasi udara tetap stabil meski medan di Sekadau tergolong sulit.
Tim SAR gabungan darat menjadi pihak pertama yang menemukan titik koordinat korban setelah melakukan pencarian intensif sejak laporan hilang kontak muncul.
Operasi besar ini melibatkan berbagai unsur mulai dari Brimob Polda Kalimantan Barat, Polres setempat, TNI dari Kodim dan Koramil, hingga tim Basarnas.
Baca juga:
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Prioritas Keselamatan dan Investigasi Lanjutan
Yonko 466 Pasgat tetap menyiagakan personel tambahan untuk mendukung kelancaran seluruh tahapan evakuasi. Fokus utama saat ini beralih pada pengumpulan serpihan helikopter yang akan menjadi data krusial bagi pihak berwenang dalam melakukan investigasi penyebab kecelakaan.
"Sesuai tugas kami, proses evakuasi harus dilaksanakan secara maksimal dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi, terutama faktor cuaca yang dapat berubah dengan cepat. Keselamatan personel menjadi prioritas utama," tegas Adim.