Kata Vinanda Prameswati, Wali Kota Termuda, tentang Retret Magelang: Kesempatan Jalin Sinergi Pusat dan Daerah Lain

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 22 Februari 2025
Kata Vinanda Prameswati, Wali Kota Termuda, tentang Retret Magelang: Kesempatan Jalin Sinergi Pusat dan Daerah Lain

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengaku siap mengikuti retret kepala daerah di Magelang. (Foto: Instagram/@vinanda.pw)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati yang juga menjadi wali kota termuda di Indonesia, melihat retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang sebagai kesempatan berharga untuk menjalin sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah lain.

'Mbak Wali', sapaan akrab Vinanda, menilai retret sebagai awal baik. Ia mengaku siap menjalani semua agenda retret yang berlangsung selama tujuh hari, mulai Jumat hingga 28 Februari 2025.

"Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen saya selaku wali kota terhadap program Astacita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kami ingin astacita bisa menjadi program penguat pembangunan Kota Kediri," ujarnya dalam keterangan resmi di Kediri, Jawa Timur, Jum'at (21/2).

Vinanda menilai retret ini sangat positif untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat program-program yang memajukan dan menyejahterakan warga Kediri.

"Kami terus melakukan konsolidasi dengan pemerintah pusat," tambahnya.

Baca juga:

Peneliti BRIN Sarankan Kepala Daerah dari PDIP Ikuti Retret Magelang, Kutip Pernyataan Presiden JFK

Vinanda berkomitmen untuk membangun Kota Kediri lebih Mapan (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangenin) bersama Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha. Dia juga telah memberikan pengarahan kepada Wakil Wali Kota dan Sekda Kediri untuk memastikan pelayanan pemerintah tetap berjalan selama ia mengikuti retret.

Memasuki hari kedua retret, para kepala daerah memulainya dengan senam pagi di lapangan terbuka.

Kegiatan ini dipandu oleh instruktur profesional dan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Setelah senam, agenda dilanjutkan dengan sarapan dan pembukaan oleh Mendagri Tito Karnavian, diikuti pengarahan program dan ceramah geopolitik oleh Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzili.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga akan membahas Asta Cita dan sistem pertahanan negara RI. (dru)

Baca juga:

Bupati Bantul Beberkan 6 Materi Retret Kepala Daerah, Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan Jadi yang Pertama

#Retret Kepala Daerah #Kepala Daerah
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
PAN menolak usulan KPK soal pembentukan lembaga pengawas kaderisasi partai. Hal itu dinilai bisa melanggar konstitusi.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
Indonesia
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, secara resmi membuka Sekolah Partai bagi pengurus daerah se-Indonesia. Acara ini dilaksanakan luring dan daring.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas
Indonesia
Harga Minyak Dunia Meledak, Kepala Daerah Diminta Setop Bikin Proyek Rumah Mewah dan Mobil Dinas
Pengadaan kendaraan dinas baru atau pembangunan gedung perkantoran pejabat menjadi sorotan utama yang harus ditunda demi efisiensi
Angga Yudha Pratama - Senin, 30 Maret 2026
Harga Minyak Dunia Meledak, Kepala Daerah Diminta Setop Bikin Proyek Rumah Mewah dan Mobil Dinas
Indonesia
DPR Nilai Maraknya OTT KPK terhadap Kepala Daerah Bukti Gagalnya Pembinaan Integritas
Anggota Komisi II DPR menilai maraknya OTT KPK terhadap kepala daerah menunjukkan kegagalan pembinaan integritas pejabat publik dan meminta evaluasi program retreat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
DPR Nilai Maraknya OTT KPK terhadap Kepala Daerah Bukti Gagalnya Pembinaan Integritas
Indonesia
Presiden Prabowo Sindir Pihak yang tak Suka Dengannya Dikendalikan Asing, Tantang untuk Bertarung di Pemilu 2029
Menurutnya, bila ada yang tidak sepakat dengan kebijakannya, mereka sebaiknya bertarung secara langsung dalam Pemilu 2029.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Presiden Prabowo Sindir Pihak yang tak Suka Dengannya Dikendalikan Asing, Tantang untuk Bertarung di Pemilu 2029
Indonesia
Di Depan Ribuan Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo Sebut Rakyat Butuh Ketenangan dan tak Suka Pemimpin Egois
Jajaran pemerintahan, dari tingkat pusat hingga daerah yang paling dekat dengan rakyat, harus memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin rakyat.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Di Depan Ribuan Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo Sebut Rakyat Butuh Ketenangan dan tak Suka Pemimpin Egois
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Sentul, Beri Arahan untuk Sukseskan MBG hingga Swasembada Pangan
Arahan tersebut sekaligus berisi strategi dalam menyongsong kinerja tahun 2026 agar lebih baik.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Sentul, Beri Arahan untuk Sukseskan MBG hingga Swasembada Pangan
Indonesia
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Baik pilkada langsung maupun tidak langsung sama-sama memiliki dasar konstitusional dan dinilai demokratis. ?
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Partai Golkar baru akan menyetujui pemilihan kepala daerah lewat DPRD jika partisipasi publik tetap berjalan maksimal.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Bagikan