Kata Puan soal Hubungan PDIP dengan Presiden Jokowi Memanas
Ketua DPR Puan Maharani (kedua kiri) di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/10). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
MerahPutih.com - Isu keretakan hubungan antara PDI Perjuangan (PDIP) dengan Istana menguat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) merestui putranya, Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres.
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani membantah isu tersebut. Ia justru mempertanyakan kepada awak media siapa yang tensi politiknya memanas.
Baca Juga
Survei: 59,3 Persen Publik Anggap Jokowi Tak Ikut Campur Soal Putusan MK
"Siapa yang panas ya?" kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/10).
Saat disinggung apakah dirinya akan bertemu dengan Jokowi untuk membicarakan tensi politik.
Baca Juga
PDIP Harus Berhentikan Jokowi dan Gibran jika Tak Mau Dianggap Mainkan Dramaturgi Politik
Puan menyebut pertemuan akan selalu dilakukan antara dirinya sebagai Ketua DPR dengan Jokowi sebagai presiden.
Puan lantas mencontohkan pertemuan antara dirinya dengan Presiden Jokowi di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
"Kemarin di hari santri saya ketemu dengan pak presiden acara bareng bareng di Surabaya," ujarnya.
"Karena saya sebagai Ketua DPR tentu saja secara fungsional tetap harus menjalankan tugas-tugas saya sebagai Ketua DPR," sambungnya. (Pon)
Baca Juga
Puan Ungkap Jokowi Usulkan KSAD Agus Subiyanto jadi Calon Panglima TNI
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia