Kasus Positif COVID-19 Terus Bertambah, Pemkot Solo Perpanjang Status KLB

Eddy FloEddy Flo - Senin, 27 April 2020
 Kasus Positif COVID-19 Terus Bertambah, Pemkot Solo Perpanjang Status KLB

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memperpajang status kejadian luar biasa (KLB) virus Corona atau Covid-19 di Solo, Jawa Tengah mulai tanggal 27 April sampai tanggal 29 Mei. Perpanjangan status KLB ini merupakan yang ketiga kalinya sejak tanggal 13 Maret lalu. Terakhir KLB seharusnya berakhir pada tanggal 26 April.

"Banyak yang menjadi pertimbangan status KLB COVID-19 di Solo diperpanjang sampai 29 Mei, diantaranya adalah jumlah kasus positif terus bertambah," ujar Rudy di Solo, Senin (27/4).

Baca Juga:

Ada Pasien Positif COVID-19, Status Sumenep Berubah Jadi Zona Merah

Rudy menegaskan dengan status KLB ini semua aktivitas di luar rumah melibatkan jumlah massa banyak dilarang. Selain itu, operasional tempat hiburan, mall, dan warung makan dibatasi.

"Protokol kesehatan tetap kita berlakukan ketat di semua lembaga dan perkantoran. Jika tidak mematuhi aturan kita tindak tegas," kata dia.

Pemkot Solo perpanjang status KLB corona sampai 30 Mei
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ahyani. (MP/Ismail)

Diperpanjangnya status KLB ini, kata dia, juga diikuti dengan aktivitas belajar mengajar siswa di rumah juga diperpanjang sampau selesai Lebaran. Selain itu, Rudy juga meminta warganya untuk menggalakkan ronda malam untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.

"Kami meminta para pemudik atau pendatang untuk mematuhi tata tertib penanganan dan pencegahan Corona di Solo. Karantin mandiri selama 14 hari tetap diberlakukan," kata dia.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ahyani mengatakan, perpanjangan status KLB ini didasari dari jumlah kasus positif Covid-19, PDP dan, ODP yang terus bertambah di Solo.

"Terlalu beresiko melihat data COVID-19 di Solo saat ini jika status KLB dicabut. Kalau mau kita tingkatkan menjadi PSBB (Pembatasan sosial berskala Besar) kami tidak punya anggaran untuk menanggung makan ribuan warga," terangnya.

Baca Juga:

Warga Binaan Asimilasi Dapatkan Paket Bahan Makanan

Ia menambahkan data positif COVID-19 Solo tanggal 27 April sebanyak 18 orang perinciannya 12 orang dirawat, 4 sembuh, dan 2 meninggal dunia. Sedangkan PDP sebanyak 106 orang, dengan perincian 23 orang dirawat, sembuh 66 orang, dan meninggal 17 orang.

"Data ODP yang kami catat ada 463 orang, dengan perincian rawat inap satu orang, rawat jalan 71 orang, dan selesai pemantauan 391 orang," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gara-Gara Ucapan Jokowi ini, Puluhan Ribu Buruh Batal Unjuk Rasa

#Pemkot Solo #Virus Corona #FX Hadi Rudyatmo #Kejadian Luar Biasa
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Pemerintah Kota Solo mulai uji coba Work From Anywhere (WFA) bagi ASN di 9 OPD. Kebijakan ini terkait efisiensi anggaran dan evaluasi kinerja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Aria Bima menggantikan ketua DPC sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo, yang telah mengakhiri masa jabatannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Indonesia
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan alasan pengunduran diri karena merasa tidak mampu dan memilih menjaga soliditas partai.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Indonesia
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Teguh menduga mundurnya Rudy tersebut terkait gagalnya menggelar Konferda PDIP Jateng.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Indonesia
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Mantan Wali Kota Solo ini mengaku mendapat arahan dan wejangan selama bertemu dengan Megawati di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Indonesia
Tak Ada Bantuan Pusat, Pemkot Bakal Hentikan Operasional Batik Solo Trans
Pemkot Solo menunggu kepastian pembiayaan BST koridor 5 dan koridor 6 sampai akhir 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Desember 2025
Tak Ada Bantuan Pusat, Pemkot Bakal Hentikan Operasional Batik Solo Trans
Indonesia
PDIP Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, FX Rudy Sebut itu Harapan Masyarakat
Adanya penolakan tersebut berarti ada harapan dari masyarakat yang harus didengar.
Dwi Astarini - Minggu, 26 Oktober 2025
PDIP Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, FX Rudy Sebut itu Harapan Masyarakat
Indonesia
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Sekda Kota Solo tegaskan pemotongan TKD bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali mengikuti perkembangan ekonomi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Indonesia
16 SPPG di Solo Ajukan Sertifikasi Laik, Pemkot Segera Lakukan Uji Kelayakan
Sebanyak 16 SPPG di Solo sudah mengajukan SLHS. Pemkot Solo pun akan melakukan pengujian kelayakan.
Soffi Amira - Selasa, 07 Oktober 2025
16 SPPG di Solo Ajukan Sertifikasi Laik, Pemkot Segera Lakukan Uji Kelayakan
Bagikan