MERAHPUTIH.COM - BADAN Gizi Nasional (BGN) mendatangi Bareskrim Polri untuk berkoordinasi terkait dengan penindakan terhadap aksi pidana penipuan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengatakan koordinasi itu dilakukan buntut maraknya praktik ilegal jual beli titik SPPG di pelbagai daerah.
Ia menyebut banyak masyarakat yang menjadi korban penipuan oleh pihak yang mencatut nama BGN dengan dalih bisa mengurus izin SPPG dengan imbalan sejumlah uang.
Ada yang mengaku sebagai pejabat BGN, lalu menawarkan jasa untuk mendaftarkan titik SPPG dengan permintaan sejumlah uang.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Saat berbicara kepada wartawan di Bareskrim, Senin (25/5), Sony mengatakan sudah ada sejumlah laporan yang telah ditangani aparat kepolisian. Salah satunya di Polda Jawa Barat, dengan pelaku telah ditangkap.
Baca juga:
Penerima MBG Bisa Review lewat Aplikasi, BGN Dapat Laporan Pengiriman Makanan Telat
Kasatgas MBG Polri Irjen Nurwono Danang mengatakan pihaknya akan melakukan penegakan hukum secara tegas bila terbukti dugaan penyalahgunaan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk praktik jual beli titik SPPG.
Kami melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG untuk mengambil keuntungan dengan cara-cara yang menyimpang atau melanggar hukum.
Kasatgas MBG Polri Irjen Nurwono Danang
Nurworo mengungkapkan sejumlah laporan pengaduan terkait dengan dugaan penyimpangan telah ditangani di beberapa Polda. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran baru. "Kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, khususnya terkait dugaan jual beli titik, agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum," ucapnya.
Selain itu, kata dia, koordinasi antara BGN dan Polri diharapkan dapat mempercepat penanganan laporan dan mencegah bertambahnya korban.
"Kami memastikan praktik ilegal terkait titik SPPG ditindak tegas guna menjaga integritas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas pemerintah," ucapnya.(knu)
Baca juga:

