Kasus COVID-19 Tembus 69 Orang, Sukoharjo Perpanjang KLB

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 26 Mei 2020
Kasus COVID-19 Tembus 69 Orang, Sukoharjo Perpanjang KLB

Petugas rumah sakit memakamkan pasien COVID-19 asal Sukoharjo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Jawa Tengah memperpanjang masa Kejadian Luar Bisa (KLB) dan tanggap darurat COVID-19 sampai 31 Juli 2020. Langkah tersebut diambil setelah kurva pasien yang terpapar COVID-19 belum ada tanda-tanda penurunan sampai akhir Mei ini.

Data Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Kabupaten Sukoharjo masuk peringkat ketigas kasus COVID-19 terbanyak setelah Kota Semarang dan Kabupaten Purworejo peringkat pertama dan kedua.

Baca Juga:

Jokowi Ingin TNI-Polri Berada di Keramaian Disiplinkan Masyarakat

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan status KLB dan tanggap darurat COVID-19 di Sukoharjo tahap pertama akan berakhir tanggal 29 Mei. Namun, setelah dilakukan evaluasi akhirnya diputuskan diperpanjang selama dua bulan.

"Status KLB dan tanggap darurat COVID-19 di Sukoharjo tahap pertama dimulai tanggal 23 Maret sampai 29 Mei. Kami perpanjang lagi tahap dua mulai 30 Mei sampai 31 Juli," ujar Yunia, Selasa (26/5).

 Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati. (MP/Ismail)
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati. (MP/Ismail)

Ia menjelaskan dari 69 orang terpapar COVID-19 ini perinciannya 14 orang menjalani isolasi mandiri, 18 orang dirawat di Rumah Sehat COVID-19 Dalmas Kabupaten Sukoharjo, 6 orang di rawat rumah sakit. Kemudian 27 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

"Mayoritas pasien positif OTG (orang tanpa gejala) di Sukoharjo merupakan bagian dari klaster Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan. Kami cek ondisi fisik dan kesehatan mereka cukup baik, tetapi berpotensi menularkan wabah kepada orang lain," kata dia.

Baca Juga:

Pengguna KRL di Hari Kedua Lebaran Turun 90 Persen

Ia berharap dengan diperpanjangnya status KLB dan tanggap darurat COVID-19 bisa memutus rantai penyenaran corona di Sukoharjo. Dengan ini Pemkab Sukoharjo juga belum berfikir melakukan new normal.

"Kita fokus dulu menyembuhkan pasien posotif dan melakukan tindakan agar tidak ada temuan pasien baru," tutur dia. (Ism)

Baca Juga:

AHY Ingatkan saat New Normal Justru Harus Waspada, Ada Apa?

#Virus Corona #Kota Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Sekda Kota Solo tegaskan pemotongan TKD bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali mengikuti perkembangan ekonomi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Indonesia
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
RS Kardiologi dibangun menggunakan dana hibah UEA nilai mencapai Rp 417,3 miliar atau setara USD 25 juta saat pemerintahan Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Selasa, 30 September 2025
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
Indonesia
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
“Dalam rapat yang digelar Jumat malam dihadiri anggota dewan, Pengurus DPC dan PAC, saya dipilih menjadi Plt Ketua DPC PDIP Kota Solo menggantikan FX Hadi Rudyatmo yang ditunjuk Ketum Megawati Soekarnoputri menjadi Plt Ketua DPD PDIP Jateng,” kata Teguh
Frengky Aruan - Sabtu, 23 Agustus 2025
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
Indonesia
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Remisi ini dapat mengurangi angka penghuni di Rutan Kelas 1 Surakarta.
Frengky Aruan - Selasa, 19 Agustus 2025
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Indonesia
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Rumah kecil Slamet Riyadi terakhir direhab tahun 1937.
Frengky Aruan - Senin, 18 Agustus 2025
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Indonesia
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto mengatakan sampai saat ini mendapatkan penjelasan resmi terkait mekanisme seleksi, rekrutmen siswa, kurikulum, hingga dampak terhadap keberadaan SD reguler yang sudah eksis di Kota Solo.
Frengky Aruan - Jumat, 25 Juli 2025
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Indonesia
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Pemkot Solo akan membuat program supaya Solo masuk lima besar kota paling toleransi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Mei 2025
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Indonesia
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Massa mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang tidak prorakyat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Mei 2025
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Bagikan