Pengguna KRL di Hari Kedua Lebaran Turun 90 Persen

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 26 Mei 2020
Pengguna KRL di Hari Kedua Lebaran Turun 90 Persen

Petugas walka KCI melakukan simulasi penanganan penumpang yang tak sadarkan diri di gerbong kereta yang berjalan di tengsh pandemi COVID-19, Kamis (23/4/2020). (ANTARA/HO/Dokumentasi KCI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Kereta Commuter Indonesia mencatat jumlah pengguna KRL pada hari kedua lebaran ini hingga pukul 18.00 WIB adalah sejumlah 83.125 penumpang. Sementara pada hari pertama lebaran pengguna KRL mencapai 60.457.

"Jumlah ini turun sekitar 90% dibanding tahun-tahun sebelumnya dimana pada hari kedua lebaran tahun 2019 PT KCI melayani 629.983 pengguna dan pada tahun 2018 melayani 749.332 pengguna," kata VPCorporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keteranganya, Selasa (26/5).

Baca Juga:

COVID-19 Belum Mereda, PBNU Minta Umat Islam Jalani Bulan Ramadan di Rumah

Anne mengatakan, penurunan ini sejalan dengan upaya bersama untuk mengurangi mobilitas yang tidak perlu dan kebijakan #TidakMudik #TidakPiknik pada lebaran kali karena masih dalam situasi Pandemi Covid-19.

Dari pantauan PT KCI para pengguna KRL masih didominasi oleh penumpang musiman yang naik KRL berkelompok / rombongan, dan cukup banyak yang membawa anak-anak.

"Situasi ini serupa dengan tahun-tahun sebelumnya pada hari lebaran, sehingga dengan operasional terbatas semakin sedikit pula penumpang musiman yang dilayani,"jelas Anne.

Selama operasional terbatas, PT KCI tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam memberikan layanan. Seluruh pengguna wajib menggunakan masker dan mengikuti pemeriksaan suhu tubuh. PT KCI juga sudah menyediakan layanan berupa tambahan wastafel selain yang ada di toilet stasiun, dan hand sanitizer di stasiun maupun di dalam KRL.

Sejalan dengan aturan PSBB yang masih berlaku, jumlah pengguna di dalam kereta juga dibatasi maksimum 60 orang untuk tiap kereta. Pembatasan ini dijalankan dengan penyekatan penumpang di sejumlah titik sehingga jumlah yang berada di peron dan di dalam kereta terkendali. "Bila diperlukan, petugas juga melakukan buka tutup pintu masuk stasiun," imbuh Anne.

Petugas pengamanan stasiun melakukan simulasi membawa penumpang yang tak sadarkan diri di gerbong kereta menuju ruang isolasi di tengah pandemi COVID-19, Kamis (23/4/2020). (ANTARA/HO/Dokumentasi KCI)

Dalam operasional terbatas selama dua hari ini, protokol kesehatan dan pembatasan jumlah pengguna dapat berjalan. Di awal-awal operasional sore hari, pada dua hari ini masih terdapat antrean pengguna di sejumlah stasiun antara lain Stasiun Angke, Cikarang, dan Karet.

Antrian terjadi karena para calon penumpang KRL rela menunggu jadwal operasional pertama di sore hari hingga dua jam sebelum keberangkatan pertama. "Namun antrean ini dapat terurai dalam waktu 10-15 menit. Selanjutnya operasional sore hari berlangsung relatif lancar," kata Anne.

Sebagai bentuk antisipasi terhadap antrean pengguna, selama hari pertama dan kedua lebaran ini PT KCI menjalankan 448 jadwal setiap harinya. KCI kemudian juga menambah secara total 18 jadwal kereta tambahan agar physical distancing di dalam kereta dapat terjaga.

"Secara umum, operasional KRL terbatas berjalan dengan lancar, masyarakat mengikuti protokol kesehatan dan aturan yang ada, serta upaya mengurangi mobilitas masyarakat yang tidak perlu dapat tercapai;" terang dia.

Mulai Selasa 26 Mei 2020, KRL akan kembali melayani pengguna sesuai jam operasional selama masa PSBB ini yaitu pukul 06.00 - 18.00 WIB dengan jadwal pemberangkatan KA-KA pertama dari wilayah penyangga Jakarta mulai pukul 05.00 WIB.

Pengguna tetap diwajibkan untuk selalu menggunakan masker, mengikuti pemeriksaan suhu tubuh dan memanfaatkan fasilitas wastafel tambahan yang ada di stasiun untuk cuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum maupun sesudah naik KRL.

Sebagai upaya tambahan untuk mencegah penyebaran Covid-19 selain protokol kesehatan dan jaga jarak, PT KCI juga mengimbau para pengguna KRL untuk tidak bicara secara langsung maupun melalui telepon genggam selama berada di dalam kereta.

"Hal ini mengingat penularan virus corona adalah melalui droplet atau cairan yang dapat keluar dari mulut dan hidung saat kita batuk, bersin, maupun berbicara," sebut Anne.

Baca Juga:

Belasan Orang Ditangkap di Jakarta Pusat karena Hiraukan Larangan Berkerumun di Tengan Pandemi COVID-19

Dengan masih berlakunya PSBB di wilayah Jakarta dan sekitarnya, mari tetap patuhi anjuran dari pemerintah untuk tetap di rumah. KRL masih beroperasi hanya untuk mereka yang benar-benar memiliki kebutuhan mendesak dan dikecualikan dalam PSBB.

"Anjuran dan ketentuan tersebut tentu memerlukan kerja sama dan disiplin dari masyarakat, termasuk para pengguna KRL agar dapat efektif dalam menghambat penyebaran Covid-19," tutup dia. (Knu)

#Kereta Rel Listrik (KRL) #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun JIS Mulai Layani Commuter Line Tanjung Priok, Akses ke Stadion makin Mudah
Pada tahap operasional terbatas, KRL pada lintas tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB dengan pola perjalanan setiap 30 menit.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Stasiun JIS Mulai Layani Commuter Line Tanjung Priok, Akses ke Stadion makin Mudah
Berita Foto
Libur Akhir Pekan, Warga Piknik Sambil Menikmati Lalu Lalang KRL di Taman Tanah Kusir
Sejumlah warga menikmati waktu sore dengan berpiknik sambil menyaksikan KRL Commuter Line melintas di taman kawasan Tanah Kusir, Sabtu (30/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 30 Mei 2026
Libur Akhir Pekan, Warga Piknik Sambil Menikmati Lalu Lalang KRL di Taman Tanah Kusir
Indonesia
Misteri KRL Duri-Tangerang Tiba-Tiba Mogok Belum Terjawab, Masih Diinvestigasi
Pada Selasa lalu, terjadi gangguan sarana pada Commuter Line No. 1978A relasi Duri–Tangerang, sehingga mengakibatkan kereta tiba-tiba mogok di perlintasan sebidang RT 01/RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Misteri KRL Duri-Tangerang Tiba-Tiba Mogok Belum Terjawab, Masih Diinvestigasi
Indonesia
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
DPR mendesak pembangunan flyover Bekasi dipercepat, setelah tragedi KRL vs KA Argo Bromo Anggrek.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
Indonesia
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Indonesia
KRL Rute Serpong-Tanah Abang Gangguan Mesin Pagi ini, KAI Siapkan Kereta Alternatif
Saat ini, layanan KRL jurusan Tanah Abang masih dapat melintas, tapi terdapat keterlambatan.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
KRL Rute Serpong-Tanah Abang Gangguan Mesin Pagi ini, KAI Siapkan Kereta Alternatif
Indonesia
Perjalanan KRL Alami Keterlambatan Parah Usai Pencurian Prasarana Vital KAI di Lintas Daru
Aksi vandalisme terhadap perangkat perkeretaapian tidak hanya merugikan secara material, namun juga mengancam keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat luas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Perjalanan KRL Alami Keterlambatan Parah Usai Pencurian Prasarana Vital KAI di Lintas Daru
Indonesia
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Polisi tengah memburu pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah video aksinya merekam dari kolong peron viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Berita Foto
Wacana Pemasangan Kamera ETLE di Perlintasan Sebidang Fokus Pencegahan
Rangkaian KRL Commuter Line melintas di Perlintasan Sebidang Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 06 Mei 2026
Wacana Pemasangan Kamera ETLE di Perlintasan Sebidang Fokus Pencegahan
Indonesia
PLN Suplai Listrik untuk Perlintasan KRL Tanah Abang- Rangkasbitung yang Mati akibat Tersambar Petir
PT PLN (Persero) memastikan suplai listrik yang disediakan perusahaan ke stasiun dan jalur perlintasan KRL pada dasarnya dalam kondisi aman dan normal.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
PLN Suplai Listrik untuk Perlintasan KRL Tanah Abang- Rangkasbitung yang Mati akibat Tersambar Petir
Bagikan