Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor

Penumpang KRL. (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama KAI Commuter melakukan perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor.

Langkah sebagai bagian dari peningkatan kapasitas layanan Commuter Line di wilayah Bogor Line. Di mana, pekerjaan tersebut berlangsung sejak 15 April 2026 dan ditargetkan selesai pada Juli 2026.

Revitalisasi dilakukan untuk mendukung operasional Commuter Line dengan 12 kereta dalam satu rangkaian (SF12), sehingga kapasitas angkut pelanggan dalam satu perjalanan dapat meningkat seiring pertumbuhan mobilitas masyarakat di lintas Bogor Line.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, peningkatan fasilitas pelayanan di Stasiun Bogor menjadi langkah penting dalam menjaga kelancaran mobilitas pelanggan Commuter Line yang terus tumbuh setiap tahun.

Baca juga:

Rencana KAI Commuter Operasikan KRL 12 Gerbong di Jalur Green Line pada Tahun 2027

Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek.

"Pertumbuhan volume pelanggan yang terus meningkat perlu diimbangi dengan kesiapan kapasitas stasiun dan pola operasi perjalanan agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal," ujar Anne, Rabu (20/5).

Frekuensi perjalanan Commuter Line di Stasiun Bogor mencapai 392 perjalanan per hari pada hari kerja dan 373 perjalanan per hari saat akhir pekan.

Tingginya frekuensi perjalanan tersebut menjadikan Stasiun Bogor sebagai salah satu stasiun dengan aktivitas pelanggan paling padat di jaringan Commuter Line Jabodetabek.

Data pelanggan menunjukkan tren pertumbuhan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada periode Januari hingga April 2026, volume pelanggan yang melakukan gate in di Stasiun Bogor tercatat sebanyak 6.140.074 pelanggan, sedangkan gate out mencapai 5.959.832 pelanggan.

Sepanjang tahun 2025, volume gate in di Stasiun Bogor mencapai 18.199.619 pelanggan dan gate out sebanyak 18.171.350 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat gate in sebanyak 17.124.802 pelanggan dan gate out sebesar 17.276.284 pelanggan.

Pertumbuhan pelanggan juga terlihat pada volume pengguna Bogor Line secara keseluruhan. Pada 2022, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 102.054.022 pelanggan. Angka tersebut meningkat menjadi 133.040.885 pelanggan pada 2023, kemudian kembali naik menjadi 145.920.264 pelanggan pada 2024, dan mencapai 155.009.997 pelanggan pada 2025.

Sementara itu, pada Januari hingga April 2026, jumlah pelanggan Bogor Line telah mencapai 51.868.066 pelanggan. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan peran Commuter Line sebagai transportasi utama masyarakat perkotaan dalam mendukung aktivitas harian.

Pengoperasian rangkaian dengan 12 kereta akan memberikan kapasitas angkut yang lebih besar dalam satu perjalanan sehingga distribusi pelanggan dapat menjadi lebih baik, khususnya pada jam sibuk.

"Penambahan kapasitas melalui operasional rangkaian 12 kereta disiapkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Dengan kapasitas yang lebih besar dalam satu perjalanan, pelayanan diharapkan menjadi lebih lancar dan pengalaman perjalanan pelanggan semakin nyaman," jelas Anne.

Selain perpanjangan peron dan penyesuaian jalur, revitalisasi juga mencakup pembangunan kanopi baru pada area peron jalur 6, 7, dan 8. Kanopi tersebut dirancang terhubung langsung dengan area selasar stasiun guna meningkatkan kenyamanan pelanggan saat menunggu maupun berpindah jalur, terutama saat kondisi hujan dan cuaca panas.

Saat ini pekerjaan revitalisasi telah memasuki tahap pemasangan ulang tiang Listrik Aliran Atas (LAA) dan konstruksi calon peron baru.

"Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dan dapat dioperasikan secara optimal pada Juli 2026," katanya.

Selama proses revitalisasi berlangsung, terdapat penyesuaian pola operasional dan alur pelayanan pelanggan di area stasiun.

KAI bersama KAI Commuter terus melakukan pengaturan arus pelanggan, optimalisasi pelayanan petugas, serta penguatan informasi perjalanan agar mobilitas pelanggan tetap berjalan aman, tertib, dan lancar selama pekerjaan berlangsung. (Asp)

#Penumpang KRL #Kereta Rel Listrik (KRL) #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp 105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp 97,10 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Pengembangan ini disiapkan untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Indonesia
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Pengembangan Gambir diarahkan agar ruang stasiun lebih produktif dan memberi manfaat lebih luas.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Indonesia
Intip Rencana Besar KAI untuk Stasiun Gambir
PT KAI merancang pengembangan Stasiun Gambir sebagai pusat hospitality dan leisure. Konsep New Gambir akan menghadirkan retail, kuliner, hotel, rooftop park, dan ruang MICE, sekaligus membuka peluang kerja hingga 1.000 orang.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Intip Rencana Besar KAI untuk Stasiun Gambir
Indonesia
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Kesiapan KAI sejalan dengan mandatori biodiesel B50 yang mulai diberlakukan pemerintah pada 1 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Indonesia
Belum Setahun, Kereta Petani Pedagang Lintas Rangkasbitung–Merak Layani 26.074 Penumpang
Layanan ini memberi ruang yang lebih tertata bagi pelanggan yang membawa barang dagangan, hasil pertanian, maupun perlengkapan usaha dalam perjalanan harian.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Belum Setahun, Kereta Petani Pedagang Lintas Rangkasbitung–Merak Layani 26.074 Penumpang
Berita Foto
Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus 28,96 Juta hingga Mei 2026
Suasana sejumlah penumpang menaiki Kereta KRL Comuter Line Jabodetabek jurusan Rangkas Bitung di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 29 Juni 2026
Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus 28,96 Juta hingga Mei 2026
Indonesia
Bedeng Liar Stasiun Pasarsenen-Gaplok Dibongkar, Warga Mulai Pindah ke Hunian Senen
PT KAI Daop 1 Jakarta menertibkan 38 lapak dan 57 bangunan liar di jalur Pasarsenen–Pasar Gaplok. Sebanyak 183 jiwa direlokasi ke Hunian Senen.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Bedeng Liar Stasiun Pasarsenen-Gaplok Dibongkar, Warga Mulai Pindah ke Hunian Senen
Bagikan