Kasus Bandung Jadi Alarm Nasional, Perempuan Bangsa Serukan Perlindungan Lebih Kuat

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Kasus Bandung Jadi Alarm Nasional, Perempuan Bangsa Serukan Perlindungan Lebih Kuat

Ilustrasi kekerasan perempuan. (Foto: Pixabay/Roszie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh, atau yang akrab disapa Ninik, mengecam keras tindakan penyekapan terhadap seorang perempuan di Bandung yang diduga berlangsung selama tiga tahun. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan bentuk kekerasan yang sangat serius dan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia yang tidak boleh dibiarkan terjadi di Indonesia.

"Kami sangat prihatin dan mengecam keras tindakan penyekapan terhadap seorang perempuan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang merampas kebebasan, martabat, dan hak hidup korban sebagai manusia," tegas Ninik di Jakarta, Selasa (23/6).

Ninik mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut secara tuntas, memburu pihak-pihak yang terlibat, serta menjatuhkan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, Ninik juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu aparat dalam menemukan keberadaan pelaku apabila masih ada pihak yang melarikan diri atau belum terungkap.

Baca juga:

Polda Jabar Tangkap Taufik, Terduga Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan Selama 3 Tahun di Bandung



"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu aparat dengan memberikan informasi yang dibutuhkan. Jangan takut melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku atau memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini. Perlindungan terhadap korban dan penegakan hukum merupakan tanggung jawab bersama," katanya.

Sebagai organisasi yang fokus pada pemberdayaan dan perlindungan perempuan, Perempuan Bangsa juga menginstruksikan seluruh kader di berbagai daerah agar proaktif mendampingi korban kekerasan, termasuk memberikan dukungan psikologis, sosial, dan pendampingan hukum apabila diperlukan.

"Saya meminta seluruh kader Perempuan Bangsa untuk hadir di tengah masyarakat, memperkuat edukasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan, dan memberikan pendampingan bagi korban agar mereka tidak merasa sendirian menghadapi proses pemulihan maupun proses hukum," lanjutnya.

Ninik juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, maupun penyekapan yang dapat menimpa anak-anak dan remaja perempuan. Menurutnya, keluarga harus membangun komunikasi yang terbuka dan pengawasan yang sehat terhadap aktivitas anak.

Keluarga harus lebih peka terhadap lingkungan pergaulan anak, tempat-tempat yang sering mereka kunjungi, aktivitas keseharian, pekerjaan yang dijalani, hingga hubungan pertemanan maupun hubungan spesial yang dimiliki anak, terutama ketika mereka memasuki usia remaja. Kepedulian dan komunikasi yang baik dalam keluarga menjadi benteng pertama untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan.


 Nihayatul Wafiroh, Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa



Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menegaskan kasus ini harus menjadi alarm bagi seluruh masyarakat bahwa ancaman kekerasan terhadap perempuan dapat terjadi di sekitar kita dan sering kali tidak terdeteksi dalam waktu yang lama.

"Jangan sampai tragedi seperti ini terulang. Kita harus memperkuat kepedulian sosial, keberanian melapor, dan sistem perlindungan terhadap perempuan agar tidak ada lagi korban yang kehilangan kebebasan dan masa depannya akibat tindakan keji semacam ini," pungkasnya.(Pon)

Baca juga:

Perempuan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Bakal Alami Rekonstruksi Wajah

#Kekerasan Perempuan #Penganiayaan #Penyekapan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Bandung Jadi Alarm Nasional, Perempuan Bangsa Serukan Perlindungan Lebih Kuat
Peristiwa ini merupakan bentuk kekerasan yang sangat serius dan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia yang tidak boleh dibiarkan terjadi di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Kasus Bandung Jadi Alarm Nasional, Perempuan Bangsa Serukan Perlindungan Lebih Kuat
Indonesia
Taifik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taifik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Indonesia
Polda Jabar Tangkap Taufik, Terduga Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan Selama 3 Tahun di Bandung
Taufik ditangkap oleh jajaran Polda Jawa Barat di wilayah Bandung Raya. Namun, pihaknya belum merinci lokasi maupun waktu penangkapan pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Polda Jabar Tangkap Taufik, Terduga Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan Selama 3 Tahun di Bandung
Indonesia
Perempuan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Bakal Alami Rekonstruksi Wajah
Korban dugaan kekerasan dan penyekapan oleh kekasihnya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat dirawat hingga mendapatkan rekonstruksi wajah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Perempuan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Bakal Alami Rekonstruksi Wajah
Indonesia
DPR Soroti Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Desak Perlindungan Perempuan Diperkuat
Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan perempuan selama tiga tahun di Bandung memicu sorotan DPR. Nilai lemahnya perlindungan terhadap perempuan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Soroti Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Desak Perlindungan Perempuan Diperkuat
Indonesia
Buru Taufik Hidayat, Polda Jabar Gandeng Meta untuk Lacak Jejak Digital Tersangka Penganiayaan
Polda Jawa Barat menggandeng Meta untuk melacak jejak digital Taufik Hidayat, tersangka utama kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan perempuan di Bandung.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Buru Taufik Hidayat, Polda Jabar Gandeng Meta untuk Lacak Jejak Digital Tersangka Penganiayaan
Indonesia
Desak Penangkapan Taufik Hidayat Terduga Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan, KemenPPPA Lakukan Pendampingan Korban
Menteri PPPA, Arifah Fauzi mengatakan korban akan menjalani asesmen lanjutan, konseling psikologis untuk memulihkan kondisi mental dan emosional setelah kejadian tersebut.
Frengky Aruan - Selasa, 23 Juni 2026
Desak Penangkapan Taufik Hidayat Terduga Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan, KemenPPPA Lakukan Pendampingan Korban
Indonesia
DPR Kecam Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung, Minta Pelaku Dihukum Berat
Komisi III DPR RI mengecam keras kasus penyekapan dan penyiksaan wanita di Bandung. Pelaku pun harus dihukum berat.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Kecam Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung, Minta Pelaku Dihukum Berat
Indonesia
Dedi Mulyadi Murka! Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung Diburu, Siapkan Hadiah Rp 250 Juta
Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah Rp 250 juta bagi siapa pun yang menemukan pelaku penganiayaan perempuan di Bandung.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Dedi Mulyadi Murka! Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung Diburu, Siapkan Hadiah Rp 250 Juta
Indonesia
Dedi Mulyadi Ambil Alih Pembiayaan Pengobatan Perempuan Korban 3 Tahun Disekap dan Dianiaya Pacar
Selain biaya penanganan medis di rumah sakit, Pemprov Jabar juga menyalurkan santunan logistik bagi keluarga yang mendampingi korban selama masa perawatan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Dedi Mulyadi Ambil Alih Pembiayaan Pengobatan Perempuan Korban 3 Tahun Disekap dan Dianiaya Pacar
Bagikan