Headline

KASAD Jenderal Mulyono Ingatkan Prajurit TNI Tidak Terseret Politik Praktis

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 14 November 2017
KASAD Jenderal Mulyono Ingatkan Prajurit TNI Tidak Terseret Politik Praktis

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)Jenderal TNI Mulyono (kanan) menyampaikan pidato (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Memasuki tahun politik 2018, dimana sejumlah daerah menyelenggarakan pemilihan kepala daerah, prajurit TNI diingatkan untuk tidak terseret politik praktis.

Agar tidak terjebak dalam politik praktis, seluruh prajurit TNI harus selalu mawas diri. Demikian disampaikan Kepala Sfat TNI AD, Jenderal Mulyono.

"Pada satu sisi, kita berbangga memiliki prajurit yang diminta untuk terjun dalam dunia politik, tetapi pada sisi lain, kita harus tetap netral dan menjadi institusi yang mampu mengawal proses demokrasi di negara ini," kata KASAD Jenderal TNI Mulyono dalam sambutannya saat upacarasertijab empat pangdam dan enam pati lainnya, di Makodam III/Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/11).

Prajurit TNI AD yang akan bertarung dalam konstelasi politik di Pilkada 2018, yakni Letjen TNI Edy Rahmayadi yang saat ini menjabat Pangkostrad. Edy Rahmayadi akan mencalonkan diri sebagai gubernur Sumatera Utara.

"Bila negara dan rakyat membutuhkan, saya izinkan bila ada anggota saya yang ingin terjun ke dunia politik. Tetapi harus mematuhi aturan yang ada. Tidak boleh prajurit aktif melakukan kegiatan-kegiatan politik yang mendukung untuk kepentingannya. Bila diketahui, akan ditindak tegas," kata KASAD Jenderal Mulyono sebagaimana dilansir Antara.

Jenderal Mulyono mengatakan, pada tahun 2018 nanti akan digelar perhelatan akbar Pilkada secara langsung dan serentak Tahap ke III di sebagian wilayah Indonesia. Pada situasi seperti ini dan mendekati Pilpres 2019, berbagai benturan kepentingan diperkirakan akan semakin tinggi intensitas dan eskalasinya serta sulit diprediksi.

"Sehingga menyimpan potensi ancaman yang tidak kalah bahayanya bagi kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia, bila tidak dikelola dengan baik," katanya.

Memasuki tahun politik itu, TNI AD harus terus mawas diri dari kemungkinan terseret ke dalam politik praktis.

Oleh karena itu, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No 34 tentang TNI, mantan Pangkostrad ini menegaska agar TNI bersikap netral dan memegang teguh ketentuan demokrasi serta harus dijunjung tinggi.

"Jangan biarkan prajurit kita, baik perorangan maupun satuan terpengaruh atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis, karena TNI hanya mengenal politik Negara," pungkas KASAD Jenderal TNI Mulyono.(*)

#TNI AD #Jenderal Mulyono #Kepala Staf Angkatan Darat #Pilkada 2018
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Operasi di lapangan dipimpin Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigjen Purnomosidi.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Pengiriman pasukan perdamaian merupakan misi mulia yang menjadi ikon diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Indonesia
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Presiden kemudian berdiri tegak di hadapan ketiga peti, memberikan sikap hormat sempurna bagi putra terbaik bangsa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Indonesia
Tiga Peti Jenazah Pahlawan UNIFIL Pulang ke Indonesia, Bandara Soetta Banjir Air Mata
Sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah hadir di lokasi untuk mendampingi Presiden
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Tiga Peti Jenazah Pahlawan UNIFIL Pulang ke Indonesia, Bandara Soetta Banjir Air Mata
Indonesia
Prosesi Pemulangan 3 Jenazah Satgas UNIFIL di Bandara Soekarno Hatta Dijaga Ketat Aparat Gabungan
Wisnu menambahkan bahwa jika Presiden hadir, sektor utama pengamanan akan beralih ke unsur TNI (waskita), sementara Polri tetap mendukung di titik-titik strategis
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Prosesi Pemulangan 3 Jenazah Satgas UNIFIL di Bandara Soekarno Hatta Dijaga Ketat Aparat Gabungan
Indonesia
PDIP Desak PBB Bertindak Tegas Hadapi Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di Lebanon
PDIP menuntut pertanggungjawaban langsung berupa permintaan maaf resmi di forum PBB serta pengakuan atas tindakan penyerangan tersebut
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
PDIP Desak PBB Bertindak Tegas Hadapi Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di Lebanon
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Jenazah Prajurit TNI Menunggu Celah Udara Aman untuk Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi
Minimnya akses keluar dari wilayah Lebanon menjadi faktor utama penentuan waktu pasti evakuasi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jenazah Prajurit TNI Menunggu Celah Udara Aman untuk Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi
Bagikan