Kapolri Tito Karnavian: Indonesia itu Unik, Bisa Akur dalam Kebhinnekaan

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 03 Maret 2017
 Kapolri Tito Karnavian: Indonesia itu Unik, Bisa Akur dalam Kebhinnekaan

Jenderal Tito Karnavian (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Drs. Tito Karnavian MA, Phd memberikan kuliah umum di Universitas Islam Riau di Kota Pekanbaru dalam acara temu Badan Eksekutif Mahasiswa se-Nusantara.

Dalam paparannya Kapolri menyampaikan materi tentang kebhinekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Tantangan global. Dia memulai cerita dengan keadaan yang terjadi di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Saya pernah jadi Kapolda di Papua yang juga sering ribut antar orang Papua. Ribut antara orang Sorong dan Merauke. Orang Merauke bilang kalau tak ada mereka Indonesia tak pernah ada karena lagu dari Sabang sampai Merauke," kata Tito di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UIR, Pekanbaru.

Oleh karena itu dia mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat unik. Jarang ada bangsa lain yang punya disparitas sangat tinggi seperti Indonesia yang punya beragam adat agama dan keturunan ras.

Kapolri Tito Karnavian

Kapolri Tito Karnavian (kanan) dan Irwasum Polri Komjen Pol Dwi Priyatno (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Akan tetapi bisa satu bangsa karena Bhineka Tinggal Ika. Padahal, menurutnya, tidak gampang merawat kebhinekaan dan persatuan bangsa dan dirasakan sulit kalau dibanding bangsa lain yang homogen.

"Seperti rakyatnya Raja Salman yang homogem satu ras sama, bahasa dan kultur sama. Negara tetangga juga Singapura ada tiga ras yakni Tionghoa, Tamil, dan Melayu, tapi bangsa kita banyak. Padang sama Aceh saja berbeda, itu baru satu pulau," ungkapnya.

Namun Indonesia bisa bersatu karena adanya satu kepentingan dan musuh bersama dimulai tahun 1928 saat Sumpah Pemuda. "Itu yang memulainya pemuda," sebutnya.

"Pemuda adalah generasi penerus bangsa, yang tua-tua suatu saat akan lengser. Penerusnya adalah pemuda khususnya mahasiswa yang merupakan kalangan intelektual," ungkapnya.

Kapolri datang ditemani Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri, Irjen Pol Boy Rafli Umar. Dari Riau didampingi Gubernur Arsyadjuliandi Rachman dan Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Sumber: ANTARA

#Kapolri #Tito Karnavian #Pekanbaru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Soedeson Tandra mengungkap alasan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto perlu segera menata internal Polri, termasuk perombakan sejumlah Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Indonesia
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Pertukaran ini dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sehari setelah resmi menjabat pada 2 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Indonesia
Kapolri Baru Rotasi 88 Pati dan Pamen, Ganti Kapolda Metro
Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Baru Rotasi 88 Pati dan Pamen, Ganti Kapolda Metro
Indonesia
DPR Tagih Gebrakan Suyudi, jangan Biarkan Keluhan Warga Terus Menumpuk
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menghadapi tantangan untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPR Tagih Gebrakan Suyudi, jangan Biarkan Keluhan Warga Terus Menumpuk
Indonesia
SETARA Tantang Suyudi, Polri Bersama Masyarakat jangan cuma Slogan
Tantangan tersebut muncul di tengah masih kuatnya sorotan terhadap profesionalitas dan integritas Polri.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
SETARA Tantang Suyudi, Polri Bersama Masyarakat jangan cuma Slogan
Indonesia
Ketua KPK Ingin Sinergi dengan Kapolri Baru, makin Kencang Berantas Korupsi
Suyudi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah mendapatkan persetujuan DPR RI.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketua KPK Ingin Sinergi dengan Kapolri Baru, makin Kencang Berantas Korupsi
Indonesia
Kapolri Suyudi Ditantang Buktikan Polri Bisa Lebih Dipercaya, jangan cuma Pamer Pangkat Bintang 4
Keberhasilan Suyudi bukan terletak pada pangkat bintang empat yang kini melekat di pundaknya, melainkan pada perubahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Ditantang Buktikan Polri Bisa Lebih Dipercaya, jangan cuma Pamer Pangkat Bintang 4
Indonesia
DPR Tantang Kapolri Baru Hadapi Keluhan Masyarakat, dari Pungli hingga Arogansi
Suyudi harus berani menghadapi berbagai keluhan masyarakat, mulai dari pelayanan yang berbelit hingga dugaan pungutan liar dan arogansi anggota kepolisian.
Yusuf Abdillah - Jumat, 02 Oktober 2026
DPR Tantang Kapolri Baru Hadapi Keluhan Masyarakat, dari Pungli hingga Arogansi
Indonesiaku
Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Ketika usianya masih belia dan kehidupannya masih sebagai seorang pelajar, ia sempat mencoba peruntungan di dunia modeling dengan mengikuti ajang Cover Boy.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Indonesia
Pesan Listyo Sigit Prabowo Setelah Lengser Dari Kapolri ke Suyudi Ario Seto
Listyo menyatakan dirinya mendukung langkah-langkah yang akan dikerjakan Suyudi dalam memimpin Polri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Pesan Listyo Sigit Prabowo Setelah Lengser Dari Kapolri ke Suyudi Ario Seto
Bagikan