Kapolri Tegaskan Tindak Tegas Premanisme Tanpa Pandang Bulu Demi Jaga Investasi dan Ekonomi Nasional

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 15 Mei 2025
Kapolri Tegaskan Tindak Tegas Premanisme Tanpa Pandang Bulu Demi Jaga Investasi dan Ekonomi Nasional

Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dok/Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyatakan bahwa penegakan hukum terhadap tindakan premanisme yang sedang dijalankan oleh kepolisian tidak akan memandang simbol-simbol organisasi masyarakat (ormas) tertentu.

Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terlibat dalam aksi premanisme dan mengganggu ketertiban masyarakat akan ditindak tegas oleh aparat di lapangan. Listyo Sigit Prabowo menyoroti maraknya fenomena premanisme yang berkedok ormas di berbagai wilayah.

"Siapa pun itu, selama meresahkan masyarakat, kita tidak akan berkompromi, kita akan bertindak tegas," ucap Listyo, Kamis (15/5).

Baca juga:

Kecam Aksi Premanisme Berkedok Ormas, Kejaksaan Ancam Jerat Pidana

Ia menjelaskan bahwa Polri saat ini memfokuskan diri pada pengamanan program-program pemerintah yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan investasi. Oleh karena itu, pemberantasan premanisme akan diarahkan pada pihak-pihak yang mengganggu aktivitas industri.

Menurutnya, seluruh jajaran Polri harus bersinergi dan mengawal kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Astacita, serta visi dan misi program unggulan yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Ini adalah komitmen bersama kita untuk menjaga dan mengawal pertumbuhan ekonomi dan investasi, sambil mencari solusi," ujarnya.

Baca juga:

Ormas Palak Pelaku Usaha di Solo Rp 3 Juta per Bulan, Korbannya Ibu-Ibu

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di lapangan untuk selalu menjalin komunikasi dengan masyarakat agar dapat memahami lebih dekat permasalahan yang menjadi keluhan, terutama terkait aksi premanisme.

"Dan dapat memberikan respons cepat sesuai dengan tugas kita dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat di bidang keamanan dan hal-hal lainnya," tambahnya.

#Premanisme #Ormas #Organisasi Masyarakat
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Premanisme Marak Lagi, DPRD Desak Pemprov DKI Lakukan Tindakan Lebih Keras
Premanisme di Jakarta kembali marak. DPRD DKI minta pelaku dihukum, bukan dibina, dan dorong pembentukan satgas gabungan dengan polisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Premanisme Marak Lagi, DPRD Desak Pemprov DKI Lakukan Tindakan Lebih Keras
Indonesia
Maju Jadi Caketum HIPMI, Reynaldo Bryan Serahkan Berkas Pendaftaran
Reynaldo Bryan maju sebagai calon ketua umum HIPMI. Ia sudah menyerahkan formulir pendaftaran di BPP HIPMI, Senin (20/4).
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Maju Jadi Caketum HIPMI, Reynaldo Bryan Serahkan Berkas Pendaftaran
Indonesia
Viral Video Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku
Video pemalakan sopir bajaj di Tanah Abang viral. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku berinisial DP. Tegaskan tak ada toleransi premanisme.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Viral Video Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku
Indonesia
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan UU Organisasi Profesi Bakal Tertibkan Ormas Gadungan
Boleh saja membuat perkumpulan, nggak ada yang marah. Tapi tidak bisa memberi sanksi misalnya kepada dokter yang melakukan malapraktik. Nah, ini yang belum ada sampai sekarang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan UU Organisasi Profesi Bakal Tertibkan Ormas Gadungan
Indonesia
Polda Metro Jaya Ingatkan Sweeping Rumah Makan Bukan Tugas Ormas, Ada Polisi dan Pemerintah
Polda Metro Jaya menegaskan larangan bagi organisasi masyarakat (Ormas) untuk melakukan sweeping rumah makan selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Polda Metro Jaya Ingatkan Sweeping Rumah Makan Bukan Tugas Ormas, Ada Polisi dan Pemerintah
Indonesia
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan
Chico Hakim menambahkan bahwa tindakan main hakim sendiri berpotensi melanggar ketertiban umum
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan
Indonesia
DPRD DKI Harap Kerja Satpol PP Tertibkan Atribut di Flyover Tidak Musiman
Mujiyono menilai tindakan tersebut merupakan implementasi nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Februari 2026
DPRD DKI Harap Kerja Satpol PP Tertibkan Atribut di Flyover Tidak Musiman
Indonesia
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, membenarkan bahwa agenda utama yang diterima pihaknya adalah koordinasi terkait dewan perdamaian internasional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Indonesia
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025
Polda Metro Jaya mengungkap 250 kasus premanisme dengan 348 tersangka sepanjang 2025. Kejahatan terhadap perempuan dan anak tercatat menurun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025
Indonesia
DPR Kecam Aksi Ormas terhadap Mie Gacoan, Minta Polisi Tindak Tegas Premanisme
Tidak ada hak bagi ormas atau kelompok mana pun untuk melarang pengusaha menerapkan kebijakan internal, termasuk pengelolaan parkir secara digital.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
DPR Kecam Aksi Ormas terhadap Mie Gacoan, Minta Polisi Tindak Tegas Premanisme
Bagikan