Kapolda Papua Prihatin KKB Bakar Gedung Sekolah di Pedalaman
Gedung SD-SMP satu atap di Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya yang dibakar KKB, Rabu (30/3). (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)
MerahPutih.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya, Rabu (30/3), membakar gedung SD-SMP satu atap di Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya. KKB juga menganiaya warga, salah satunya seorang guru.
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri menyatakan, keprihatinannya terhadap aksi pembakaran gedung sekolah yang dilakukan KKB.
Sangat tidak beralasan aksi KKB yang terus membakar gedung sekolah karena itu akan berdampak bagi pendidikan anak-anak.
Baca Juga:
Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB Papua, Korban Anggota Koramil Yalimo
"Bagaimana generasi muda Papua bisa maju dan cerdas bila gedung sekolah dibakar dan gurunya dianiaya, " ungkap Irjen Fakhiri di Jayapura, Jumat (4/1), dikutip Antara.
Dikatakan, seharusnya semua pihak termasuk KKB tetap menjaga bangunan baik gedung sekolah juga fasilitas kesehatan.
Dengan bersekolah, maka anak-anak akan bisa membaca dan menulis serta nantinya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Namun bila bangunan dibakar dan guru dianiaya, maka akan terjadi kemunduran di bidang pendidikan.
Baca Juga:
Polri Tembak Mati Pentolan KKB Papua
Fakhiri berharap KKB atau kelompok mana pun tidak lagi membakar fasilitas umum sehingga anak-anak dapat bersekolah dan bagi yang sakit bisa berobat ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.
"Mari kita semua menjaga semua fasilitas pendidikan dan kesehatan, sehingga anak-anak bisa mendapat pendidikan seperti halnya anak di daerah lainnya, " harap Kapolda. (*)
Baca Juga:
KKB Serang Pos Marinir dengan GLM, Seorang Prajurit Meninggal Dunia
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan